KWT Gurun Laweh Peduli Bakal Optimalkan Produk Eco Enzim

KWT Gurun Laweh Peduli Bakal Optimalkan Produk Eco Enzim

KWT Gurun Laweh Peduli bakal optimalkan eco enzim. (Foto: Diskominfo Padang)

Langgam.id– Kelompok Wanita Tani Gurun Laweh Peduli (Gurlaw Peduli) Kecamatan Lubuk Begalung, Padang, bakal mengoptimalkan produk eco enzim inisiasinya menjadi produk yang digemari di pasaran.

Wali Kota Padang Hendri Septa mengapresiasi produk kreatif yang dihasilkan KWT Gurlaw Peduli. Menurutnya, produk eco enzim tersebut berpeluang besar menghasilkan pundi rupiah hingga menciptakan lapangan kerja.

“Produk ini sangat bagus, akan tetapi agar lebih bagus lagi jika kita optimalkan keberadaannya. Baik secara pengoptimalan produksi, hingga hasil akhir yang harus ada BPOM,” ujarnya yang didampingi langsung Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Padang, Fauzan Ibnovi saat berkantor sehari di kecamatan itu, Senin (28/8/2023) lalu.

Dikutip dari Kominfo, Hendri mengatakan untuk produk rumah tangga yang dihasilkan harus teruji keabsahannya. Salah satunya yaitu pendaftaran BPOM yang akan meyakinkan konsumen dalam membeli produk herbal.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Padang, Fauzan Ibnovi menuturkan saat ini pihaknya terus memberikan subsidi margin untuk pelaku usaha UMKM.

Ke depan, Gurlaw Peduli akan difasilitasi lebih lanjut guna mempermudah peningkatan produksi dan kemudahan pendaftaran NIB, hingga pemasaran.

Pimpinan KWT Gurlaw Peduli, Tuti, menuturkan bahwa usaha kecil yang dimiliki RW IV Kelurahan Gurun Laweh terdiri dari nonorganik dan organik. Produk organik olahan kelompoknya berupa yang bisa dikonsumsi dan non konsumsi.

“Kebanyakan fermentasi buah-buahan. Kalau untuk dikonsumsi salah satunya ada cuka nenas yang mengandung enzim bromelin, fungsinya mampu menjadi penawar bagi orang yang menderita kanker,” katanya.

Kemudian, untuk produk nonkonsumsi yaitu larutan untuk pel lantai, netralisir udara, hingga cuci piring. Saat ini, produksi dari produk eco enzim Gurlaw Peduli sudah mulai dimanfaatkan masyarakat RW IV Kelurahan Gurun Laweh.

“Jika nanti sudah dipermudah modal, pengurusan BPOM, hingga tujuan pemasaran, kami akan terus bergerak optimalkan produk eco enzim ini,” tutup Tuti. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Jalur Lembah Anai Longsor Lagi, Padang-Bukittinggi Putus Total Malam Ini
Jalur Lembah Anai Longsor Lagi, Padang-Bukittinggi Putus Total Malam Ini
Jelang Hoegeng Awards 2026, Katim Klewang David Wewe Minta Doa Warga Sumbar
Jelang Hoegeng Awards 2026, Katim Klewang David Wewe Minta Doa Warga Sumbar
Wako Padang Tinjau Progres Revitalisasi Pasar Raya, Pembenahan Basement Blok III Dikebut
Wako Padang Tinjau Progres Revitalisasi Pasar Raya, Pembenahan Basement Blok III Dikebut
Bulan Ramadan 1445 Hijriah akan memasuki 10 malam yang terakhir. Oleh karena itu dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dengan berdzikir,
Pengasuh Ponpes Ungkap Kondisi Santri yang Diduga Diintimidasi saat Beribadah
PIAGEX 2026 Berakhir, Disdikbud Padang Apresiasi Kreativitas Pelajar di Bidang Animasi dan Game
PIAGEX 2026 Berakhir, Disdikbud Padang Apresiasi Kreativitas Pelajar di Bidang Animasi dan Game
Semester I 2026, Klinik Mediska KAI Divre II Sumbar Layani Lebih dari 8.300 Pengguna
Semester I 2026, Klinik Mediska KAI Divre II Sumbar Layani Lebih dari 8.300 Pengguna