Balai Bahasa Sumbar Dorong Pengunaan Bahasa Indonesia dan Daerah dalam Promosi Produk

Balai Bahasa Sumbar Dorong Pengunaan Bahasa Indonesia dan Daerah dalam Promosi Produk

Gelar wicara "Diskusi Peranan Bahasa dalam Ekonomi Kreatif dan Pameran Niaga Bahasa" oleh Balai Bahasa Sumbar. (Foto: Dok. Langgam)

Langgam.id – Ketimbang menggunakan bahasa asing, Balai Bahasa Provinsi Sumatra Barat mendorong pelaku usaha menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa daerah dalam mempromosikan produknya.

Kepala Balai Bahasa Sumbar Eva Krisna mengatakan penggunaan bahasa daerah justru lebih bagus dalam mengenalkan produk usahanya, dibandingkan menggunakan bahasa asing.

“Ada nilai lebihnya, penggunaan bahasa daerah itu menjadikan lebih unik. Sehingga kosakatanya mudah tersimpan dalam ingatan,” katanya dalam gelar wicara Diskusi Peranan Bahasa dalam Ekonomi Kreatif dan Pameran Niaga Bahasa, Minggu (27/8/2023).

Menurutnya, produk-produk lokal sebaiknya menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa daerah. Dan tidak disarankan menggunakan bahasa asing dalam setiap promo produk.

Ia mengatakan, sesuai dengan semboyan utamakan bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing, maka penggunaan bahasa Indonesia dan bahasa lokal perlu terus didorong dan dipertahankan.

“Misalnya bahasa Mentawai, ini unik dan perlu dilestarikan bahasanya. Makanya, produk-produk UMKM perlu menggunakan bahasa daerah,” ujarnya.

Ia menyebutkan saat ini, dalam kontek niaga di Sumatra Barat penggunaan bahasa daerah sudah cukup banyak digunakan. Namun, perlu terus diperluas dan dijaga agar tetap lestari.

“Kita dukung untuk penggunaan bahasa Indonesia maupun bahasa daerah,” katanya.

Eva menuturkan untuk jangka panjang, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha untuk menggunakan bahasa Indonesia maupun bahasa daerah dalam setiap promosi produk.

Lampiran Gambar
Penyerahan plakat oleh panitia. (Foto: Dok. Langgam)

Balai Bahasa, imbuhnya, akan menggandeng semua pihak termasuk organisasi di bidang kewirausahaab, seperti Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI), Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas), maupun Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) untuk memperkuat sosialisasi.

Adapun, kegiatan gelar wicara tersebut mendatangkan pelaku usaha sebagai pembicara, yakni Yusrizal KW pendiri usaha di bidang media, penerbitan dan berbagai usaha lainnya, dan Yulviadi pengusaha periklanan dengan merek Abang Adek, Kopi Batigo, dan berbagai usaha lainnya di bidang pariwisata dan periklanan.

Balai Bahasa Sumbar bersama Ikatan Duta Bahasa Sumbar menggelar Niaga Bahasa 2023 yang diisi dengan berbagai kegiatan seperti gelar wicara, bazar UMKM, lomba menyanyi, dan lomba cipta baca puisi pada 27-28 Agustus 2023 di Gedung Rohana Kudus. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).
Pemkab Agam Salurkan Rp11,7 Miliar untuk Ribuan Korban Bencana Banjir Bandang
Daya Saing Pariwisata, 35 Pengelola Homestay di Padang Panjang Didorong Naik Kelas
Daya Saing Pariwisata, 35 Pengelola Homestay di Padang Panjang Didorong Naik Kelas
Meski Runner-up, PSPP Padang Panjang Lolos ke Putaran Nasional Liga 4
Meski Runner-up, PSPP Padang Panjang Lolos ke Putaran Nasional Liga 4
Masjid Baitul Jalal Diresmikan, Wawako Maigus Nasir Dorong Penguatan Program Smart Surau
Masjid Baitul Jalal Diresmikan, Wawako Maigus Nasir Dorong Penguatan Program Smart Surau
Cahaya Berekor di Langit Sumbar, BMKG: Puing Antariksa
Cahaya Berekor di Langit Sumbar, BMKG: Puing Antariksa
Gempa M 5,7 Guncang Mentawai
Gempa M 5,7 Guncang Mentawai