4 Hari Hilang, Pakaian Kakek yang Hilang di Hutan Agam Ditemukan

4 Hari Hilang, Pakaian Kakek yang Hilang di Hutan Agam Ditemukan

Proses pencarian kakek yang hilang di hutan kawasan Kabupaten Agam terus dilanjutkan (ist)

Langgam.id – Memasuki hari keempat, proses pencarian terhadap Kalidun Datuak Malaka yang hilang di Hutan Saluak di Jorong Sigiran, Nagari Malalak Utara, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, belum membuahkan hasil. Hingga hari ini, kakek 80 tahun itu belum juga ditemukan tim gabungan.

Meski begitu, beberapa pakaian yang diduga digunakan warga Jorong subarang Pakan Usang, Nagari Malalak Timur ini, berhasil ditemukan. Pakaian itu terdiri dari baju, celana hingga sarung.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Agam, Wahyu Bestari mengatakan, pakaian yang diduga milik korban ditemukan di belantara hutan yang berjarak 30 meter dari titik kediaman korban. Namun, barang bukti ini ditemukan secara terpisah.

“Kami mendapat petunjuk pakaian diduga milik korban, siang tadi ditemukan. Berada masih di dalam hutan di daerah Bawah Parit, Sungai Batang sekitar 30 meter dari kediaman korban,” ujar Wahyu dihubungi langgam.id, Rabu (23/10/2019) sore.

Ia mengatakan, pakaian pertama ditemukan adalah baju yang diduga milik korban. Kemudian, disusul sarung dan terkahir baru celana. Jarak antara barang yang ditemukan itu terpisah ratusan meter.

“Jarak antara baju dengan sarung ada sekitar 50 meter, dan terakhir di sekitar 100 meter. Kami sudah melakukan proses pencarian hingga puluhan meter. Untuk hari ini pencarian sudah kami tutup,” katanya.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri hingga instansi terkait akan melanjutkan proses pencarian pada Kamis (24/10/2019). Fokus pencarian akan dilakukan hingga ke bawah jurang dengan kembali menjelajah belantara hutan.

“Malam ini kami akan rapat bersama, terkait pencarian selanjutnya. Begitupun rapat untuk membahas apakah setelah tujuh hari proses pencarian tetap dilanjutkan atau dihentikan. Kalau dari keluarga ingin korban ini ditemukan segera,” tuturnya.

Sebelumnya, Kalidun dikabarkan telah hilang sejak Minggu (20/10/2019) pagi. sebelum dinyatakan hilang, korban sempat dilihat oleh warga setempat. Bahkan telah disuruh pulang namun tidak mau. Diduga, korban tersesat akibat lupa jalan keluar. (Irwanda/RC)

Baca Juga

Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun
Banjir bandang di Nagari Batang Pisang, Jorong Pasa, Nagari Maninjau, Kabupaten Agam Jumat dini hari (2/1/2026).
Banjir Bandang Kembali Terjang Maninjau, Akses Lubuk Basung–Bukittinggi Terputus
Banjir dan longsor melanda Jorong Ngungun, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Selasa (30/12/2025)
Banjir dan Longsor Landa Salareh Aia Agam, 3 Warga Selamat Usai Sempat Tertimbun
Kitabisa Salurkan Bantuan Rp.1,1 Miliar Untuk Korban Terdampak Bencana di Agam
Kitabisa Salurkan Bantuan Rp.1,1 Miliar Untuk Korban Terdampak Bencana di Agam