Pengelolaan Keuangan Kabupaten Dharmasraya Terbaik Dua di Sumbar

Langgam.id – Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) Dharmasraya sukses meraih predikat baik. Dharmasraya merupakan satu dari dua kabupaten/kota di Sumbar peraih skor tertinggi pada penetapan hasil pengukuran IKPD se-Sumbar 2022.

Hasil pengukuran IKPD tahun ini, Kabupaten yang dipimpin Sutan Riska itu masuk kategori baik dengan skor 77,0660. Angka tersebut beda tipis dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dengan skor indeks 77,2975.

Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan menyebut, capaian itu berkat kerja dan dedikasi semua pihak khususnya di bidang perencanaan, dan pengelolaan keuangan daerah. IPKD merupakan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2020.

IPKD diukur dari enam dimensi. Yakni kesesuaian dokumen perencanaan dan penganggaran, kualitas anggaran belanja dalam APBD, transparansi pengelolaan keuangan daerah, penyerapan anggaran, kondisi keuangan daerah, dan Opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

“IPKD menjadi satuan ukuran yang ditetapkan berdasarkan indikator untuk menilai kualitas kinerja tata kelola keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel dalam periode tertentu,” kata bupati dua periode itu.

Meski IPKD Kabupaten Dharmasraya sudah berkategori baik, jelas Sutan Riska, jajarannya diminta harus tetap berupaya meningkatkan kinerja. Salah satunya dengan melakukan perbaikan terhadap dimensi-dimensi yang dinilai.

Baca Juga: Dharmasraya Raih Prediket Baik dalam Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah 2021

“Meskipun sekarang indeks kita kategori baik, namun kita tetap harus tingkatkan kinerja,” kata Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu.

Tag:

Baca Juga

logo semen padang fc
Semen Padang FC Akui Gaji Pemain Telat Dibayar, Manajemen Buka Proses Negosiasi
Tersangka penganiayaan anak berusia tiga tahun saat diamankan polisi. (Foto: Polres Solok)
Kronologi Balita 3 Tahun Luka-luka Dianiaya Ayah Tiri, Dalih Santet hingga Dibawa ke Solok
Diskusi Publik IEO 2026 yang diselenggarakan Yayasan KEHATI bersama Biodiversity Warriors Universitas Andalas di Padang, Rabu (6/5/2026).
“Kanibalisme Antar Sektor” Ancam Masa Depan Ekologi Indonesia, Sumatra Jadi Alarm Krisis Sistemik
Langgam.id-kebakaran
Kebakaran Rumah Warga di Padang Padam: Nihil Korban Jiwa, Kerugian Ditaksir Rp125 Juta 
Salah satu pohon pelindung di sudut Kota Padang. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
19 Ribu Pohon Lindungi Kota Padang, Sebagian Berusia Lebih 100 Tahun
Langgam.id-kebakaran
Kebakaran Landa Rumah Warga di Padang, Armada Damkar Dikerahkan