Kembangkan Inovasi, P2B UIN IB Studi Banding ke UIN Raden Intan Lampung

Langgaminfo – Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Imam Bonjol Padang berkunjung dan studi banding (benchmark) ke UIN Raden Intan Lampung.

Kunjungan yang dilakukan oleh Kepala P2B beserta tim tersebut guna melihat dan mempelajari bisnis yang dikelola P2B UIN Raden Intan Lampung.

Kedatangan tim P2B UIN IB disambut Wakil Rektor II UIN Lampung, Dr. Safari Daud, M.Sos.I dan Kepala P2B UIN Lampung, Dr. Evi Ekawati, SE, M.Si.

Kepala P2B UIN IB Alfi Syukri Rama, S.E, M.M, CCMs, CPSp mengatakan kegiatan benchmarking ini dilakukan untuk melihat cara pengelolaan bisnis di UIN Raden Intan Lampung.

“Kunjugan ini akan menjadi masukan dan inovasi untuk P2B UIN IB dalam mengelola bisnis yang sesuai dengan pasaran,” katanya.

Beliau berharap benchmarking ini dapat membentuk kolaborasi antar P2B dan menjawab tantangan bisnis di PTKIN.

“Setelah benchmarking ini diharapkan tim P2B UIN IB memiliki inovasi dalam mempertimbangkan setiap potensi aset yang kampus miliki,” kata dia. (Advertorial)

Baca Juga

2 Kecamatan di Padang Jadi Lokasi KKN Lingkar Kampus UIN Imam Bonjol
2 Kecamatan di Padang Jadi Lokasi KKN Lingkar Kampus UIN Imam Bonjol
Kejati Sumbar Periksa 20 Saksi soal Dugaan Korupsi Kampus III UIN Imam Bonjol
Kejati Sumbar Periksa 20 Saksi soal Dugaan Korupsi Kampus III UIN Imam Bonjol
Peminat SPAN-PTKIN 2026, UIN Imam Bonjol Padang Masuk 4 Besar Nasional
Peminat SPAN-PTKIN 2026, UIN Imam Bonjol Padang Masuk 4 Besar Nasional
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof Dr Martin Kustati MPd menghadiri Forum Konsolidasi Strategi Publikasi SPAN PTKIN 2026 di Surabaya
Hadiri Konsolidasi Strategi SPAN PTKIN 2026, Rektor UIN IB Tekankan Transformasi Kehumasan
Perkuat Sinergi Kelembagaan, UIN IB Padang Audiensi dengan Kejaksaan Tinggi Sumbar
Perkuat Sinergi Kelembagaan, UIN IB Padang Audiensi dengan Kejaksaan Tinggi Sumbar
Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Martin Kustati mengapresiasi langkah Kementerian Agama Republik Indonesia yang konsisten memperjuangkan
UIN IB Padang Apresiasi Langkah Kemenag Soal Kesejahteraan Guru Madrasah dan Dosen