Pekan Depan, Anak-anak Pengungsi Wamena dari Sumbar Mulai Sekolah

Pekan Depan, Anak-anak Pengungsi Wamena dari Sumbar Mulai Sekolah

24 Perantau Pengungsi Wamena mendarat di BIM. Ini merupakan pengungsi gelombang pertama hari ini yang dipulangkan ACT Sumbar (Foto: Rahmadi)

Langgam.id Pemerintah provinsi Sumatra Barat (Sumbar) memastikan anak-anak pengungsi kerusuhan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua yang mengungsi ke kampung halaman dapat melanjutkan kegiatan belajarnya Senin (14/10/2019), pekan depan.

Hal ini dijelaskan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit usai menggelar pertemuan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar di ruang kerjanya, Rabu (9/10/2019).

“Sudah rapat kepala dinas pendidikan Sumbar bersama dinas kabupaten kota. Hari ini diambil langkah-langkah akan dilakukan pendataan semua anak pengungsi usia sekolah,” katanya.

Data sementara, ada 154 anak usia sekolah pengunsi Wamena berada di kampung halaman. Namun, belum jelas berapa jumlah pelajar SD, SMP atau pun SMA. Pendataan ini ditarget rampung dalam waktu dua hari ke depan. Sehingga Senin pekan depan sudah mulai masuk sekolah.

Pengungsi usia sekolah ini tersebar di 6 kabupaten dan kota. Namun, mayoritas di Pesisir Selatan. Ada juga yang berasal dari Tanah Datar, Sijunjung, Kota Padang, Bukittinggi, dan Padang Panjang.

“Apabila itu memang ada kebutuhan pakaian sekolah dan lain-lain maka diminta partisipasi bupati walikota kota masing-masing, kalau tidak ada lagi yang bisa membantu ngomong ke provinsi,” ujarnya.

Sedangkan prosedur bagi anak yang masuk bisa didaftarkan di sekolah terdekat. Nanti datanya juga akan dimasukkan ke (Data Pokok Pendidikan) Dapodik Sumbar agar terdaftar secara resmi.

Meski pindah sementara, mereka tetap terdaftar secara resmi. Sedangkan jika ingin kembali atau tetap di Sumbar nantinya, diserahkan kepada masing-masing pengungsi.

“Kepala Dinas Pendidikan menjamin tidak akan ada kesulitan. Kalau mereka ingin pulang akan kita data lagi. Kita kasih keterangan lagi, yang jelas mereka tidak boleh putus sekolah, harus sekolah,” katanya. (Rahmadi/RC)

Baca Juga

Lantik Pejabat Fungsional, Sekda Sumbar: Jabatan Bukan Hak ASN, tetapi Amanah
Lantik Pejabat Fungsional, Sekda Sumbar: Jabatan Bukan Hak ASN, tetapi Amanah
Akses Tanah Datar-Sijunjung Kembali Pulih, Pemprov Bangun Jembatan Bailey Rp4,9 Miliar
Akses Tanah Datar-Sijunjung Kembali Pulih, Pemprov Bangun Jembatan Bailey Rp4,9 Miliar
APBD Perubahan Sumbar 2026 Masih Dibahas di Tingkat Komisi Bersama OPD
APBD Perubahan Sumbar 2026 Masih Dibahas di Tingkat Komisi Bersama OPD
Produksi padi Sumbar pada 2023 lalu mencapai 1.457.502,44 ton. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan 2022 lalu yaitu 1.373.532,19 ton.
Penerapan PM-AAS, Pemprov Sumbar Targetkan Produksi Gabah 12 Ton per Hektare
Hari Bakti TNI AU ke-79, Wagub Vasko: Pemprov Sumbar Komitmen Perkuat Kolaborasi
Hari Bakti TNI AU ke-79, Wagub Vasko: Pemprov Sumbar Komitmen Perkuat Kolaborasi
TKD Pemprov Sumbar Bertambah Rp534 Miliar, Fokus Pemulihan Infrastruktur hingga Penguatan Ekonomi Masyarakat
TKD Pemprov Sumbar Bertambah Rp534 Miliar, Fokus Pemulihan Infrastruktur hingga Penguatan Ekonomi Masyarakat