Warga Kota Padang Keluhkan Langkanya Pertalite

Langgam.id - Warga Kota Padang mengeluhkan langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite sejak beberapa hari belakangan.

Ilustrasi. (Foto: Bere Moonlight0/pixabay.com)

Langgam.id – Warga Kota Padang mengeluhkan langkanya Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite sejak beberapa hari belakangan. Bahkan, hingga hari, Jumat (29/7/2022) ini juga masih sulit untuk didapatkan.

Akibat kelangkaan BBM bersubsidi itu, antrean panjang juga kerap terjadi di sejumlah Satasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau SPBU di ibu kota Pronsi Sumatra Barat (Sumbar) itu.

Kelangkaan BBM itu juga turut menggangu aktifitas masyarakat, baik pemilik kedaraan roda dua ataupun roda empat.

Seorang pengendara roda dua, Heri mengku sangat khawatir lanhkanya BBM jenis Pertalite tersebut. “Untuk berkendara jauh saya agak khawatir, satu lagi, jika ini berkepanjangan, saya akan kesulitan untuk beraktivitas sehari-hari karena menggunakan kendaraan bermotor,” ujar Heri kepada langgam.id, Jumat (29/7/2022).

Menurut Heri, jika harga Pertaliet mau dinaikkan, tidak masalah, tapi jangan sampai stok Pertalite kosong berlarut-larut seperti saat ini.

“Harga naik tak masalah, yang perlu harus lancar,” ucapnya.

Pantauan Langgam.id di sejumlah SPBU di Kota Padang, Pertalite memang sudah ada, namun masih sulit.

Di SPBU Jalan S. Parman, Ulak Karang Selatan, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Pertalite masih tersedia hingga pukul 15.00 WIB.

Baca juga: Stok Pertalite Sejumlah SPBU di Padang Cepat Habis dari Biasanya

Lalu, di SPBU di Jalan Khatib Sulaiman juga terlihat antrean panjang pada pengisian BBM jenis pertalite, karena BBM bersubsidi itu baru datang.

“Alhamdulillah BBM pertalite sampai tadi jam 10.00 WIB,” ujar Wira, seorang petugas SPBU di Jalan Khatib Sulaiman Padang. (Kelly/Mg1)

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre