Usmar Ismail di Mata Arief Malinmudo: Dia Punya Sepak Terjang Dunia

Usmar Ismail di Mata Arief Malinmudo: Dia Punya Sepak Terjang Dunia

Sutradara film Arief Malin Mudo[foto:Afdal/Langgam.id]

Langgam.id –  Penganugerahan gelar pahlawan nasional untuk Bapak Perfilman Usmar Ismail harus menunggu cukup lama. Antrean tersebut karena banyaknya tokoh Indonesia yang diajukan jadi pahlawan nasional.

“Ketika kita bicara pahlawan nasional di Sumbar, sangat banyak nama yang bisa diajukan menjadi pahlawan. Tapi yang terjadi di Indonesia, dalam pemberian gelar pahlawan harus merata di setiap daerah,” ujar Sineas Muda Indonesia, Arief Malinmudo saat pembukaan Pameran 100 Tahun Usmar Ismail di Segeh Koffiehuis, Rabu (10/11/2021).

Aries menambahkan, Usmar Ismail sendiri memiliki sepak terjang dunia. Hal ini ia contohkan dalam film Lewat Jam Malam yang diputar di Amerika Serikat.

“Sebelumnya kami sudah meriset mengenai karya Usmar Ismail dan beberapa hal otentik yang masih di simpan keluarga. Mulai dari skenario yang diketik oleh Usmar Ismail yang berbentuk arsip, saat ini masih dijaga keluarga,” ungkapnya.

“Lewat pameran ini kita ingin mengembalikan nama Usmar Ismail di tanah kelahiranya. Dan ini didukung dengan karya-karya Usmar Ismail yang sudah bisa diakses setelah resorpsi ulang,” kata Arief.

Ia menambahkan, keluarga Usmar Ismail juga akan mendirikan yayasan Usmar Ismail Sosialti.

“Keluargarnya sendiri juga serius untuk mencoba mempermuda masyarakat untuk mengakses karya Usmar Ismail. Dan kita juga bisa melihat secara langsung karya film pahlawan ini, lokasinya di gedung pusat perfilman Usmar Ismail Kuningan,” tuturnya.

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak