Motif ART dan Satpam Susun Skenario Perampokan: Sakit Hati dengan Majikan

Langgam.id-perampokan dan pembunuhan

Tiga pelaku perampokan dan pembunuhan yang terjadi di kawasan Belimbing, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, yang berhasil ditangkap. [foto: Irwanda/langgam.id]

Langgam.id – Satpam dan asisten rumah tangga (ART) terlibat dalam kasus perampokan dan pembunuhan yang terjadi di kawasan Belimbing, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar).

Pelaku mengatur skenario aksi perampokan agar dapat menguasai harta majikannya yang merupakan seorang pengusaha agen gas elpiji. Motifnya, diketahui sebelumnya ART sakit hati dengan majikannya karena sering dimarahi.

“Jadi ART pulang kampung (ke Sumatra Selatan), ada ketidaknyamanan atau sering dimarahi,” kata Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir saat jumpa pers, Jumat (5/11/2021).

Kemudian, kata Imran, ART tersebut meminta tolong kepada saudaranya di kampung halaman untuk mencarikan orang melakukan aksi perampokan. Sehingga, pelaku dapat menguasai harta benda majikan.

Saudara ART yang diketahui bernama Rusmanila (42) kemudian mencari tiga orang sebagai eksekutor perampokan. Ketiganya bernama Mada (28), Roji Hardani dan Darwani (41) asal Palembang, Sumatra Selatan.

“Kami sudah koordinasi dengan Polda Sumatra Selatan untuk berusaha menangkap pelaku lainnya (3 pelaku yang buron). Untuk saudara ART bernama Rusmanila sudah ditangkap di Sumatra Selatan,” jelasnya.

Para pelaku akan dikenakan pasal 364 KUHP ayat 4. Imran menegaskan, pelaku terancam hukuman penjara maksimal seumur hidup.

Baca juga: 3 Aktor Kasus Perampokan dan Pembunuhan di Padang Diringkus Polisi

Sebelumnya, kasus perampokan dan pembunuhan ini terjadi pada Sabtu (23/10/2021) sekitar pukul 21.00 WIB. Korban meninggal dunia dalam peristiwa ini bernama Yuni Nelti.

Sedangkan suaminya Kusdiantara mengalami patah tulang. Para pelaku berhasil membawa kabur pelaku berikut dengan emas serta kartu ATM. Dalam kejadian ini total kerugian korban mencapai Rp500 juta.

Baca Juga

Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Wasiat Mahasiswa PNP Jelang Diduga Bunuh Diri di Padang, Minta HP dan WA Dibuka
Kasubag Umum Politeknik Negeri Padang (PNP), Fajri Arianto, memberikan keterangan kasus kematian seorang mahasiswa PNP. (Langgam.id/ Irwanda S)
Mahasiswa PNP Diduga Bunuh Diri di Kos Disebut Tertutup, Pihak Kampus: Seminggu Tak Bisa Dihubungi!
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Geger Mahasiswa di Padang Meninggal di Kamar Kos, Diduga Bunuh Diri dan Tubuh Menghitam
Dari Rantau ke Ranah Minang, SR12 Hadirkan Training Center Baru di Padang
Dari Rantau ke Ranah Minang, SR12 Hadirkan Training Center Baru di Padang