Cerita Ihsanul Fakhri, Siswa Asal Bukittinggi Raih Emas KSM Nasional 2021

Ihsanul fakhri

Ihsanul Fakhri siswa asal Bukittinggi meraih emas di KSM Nasional 2021 [foto:Kemenag Sumbar]

Langgam.id – Ihsanul Fakhri, siswa asal Bukittinggi sumbagkan medali emas untuk Sumatra Barat (Sumbar) di  Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Nasional Tahun 2021.

Siswa MTsN 1 Bukittinggi itu meraih emas dengan total nilai 140. Ihsanul menjadi satu-satunya peserta asal Sumbar yang membawa pulang emas.

Ihsan, begitu panggilan akrabnya mengatakan, baru kali pertama mengikuti lomba di tingkat nasional.

Sebelumnya, ia pernah mengikuti KSM IPA Terpadu Terintegrasi Tingkat Kabupaten/ Kota Tahun 2021 dan meraih juara 1 dengan nilai 74. Dan juara 1 KSM IPA Terpadu Terintegrasi Tingkat Provinsi Tahun 2021 dengan nilai 76. Dua prestasi itulah yang membawa Ihsan maju ke tingkat nasional. 

Sebelum mengikuti KSM Nasional, Ihsan mengaku mulai melakukan persiapan dengan giat belajar. Ia bangun jam setengah 5 dan selalu menyempatkan diri untuk membaca dan menghafal pelajaran sbelum berangkat sekolah.

Kemudian dilanjutkan setelah magrib kembali mengulang pelajaran dan mengerjakan tugas hingga pukul 9 atau 10 malam.

“Apabila waktunya belajar, maka berlajar, dan jika waktunya bermain maka saya akan bermain,” kata Ihsan dalam keterangannya, Minggu (31/10/2021).

Namun menurutnya, karena pandemi covid-19, pertandingan kurang terasa gebyar kompetisi tingkat nasionalnya karena dilaksakanakan di daerah masing-masing.

Baca juga: Sumbar Peringkat 9 KSM Nasional 2021, Ini Daftar Peraih Medali

Akan tetapi hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya dalam memberikan nilai yang baik.

“KSM Nasional yang agenda awalnya dilaksanakan di Kendari, namun karena pandemi yang belum usai pelaksanaannya diselenggarakan di provinsi masing masing,” terang Ihsan.

“Semoga saat penyerahan piala dan hadiahnya bisa ikut ke Jakarta. Sekalian bisa refresing, capek belajar terus, pengen jalan jalan,” sambungnya.

Guru pendampingnya, Aulia Putri mengatakan, Ihsanul Fakhri bukanlah tipe anak yang kutu buku saja. Akan tetapi waktu bermain dimanfaatkanya bergaul dengan teman-temannya.

“Anaknya sopan dan gigih serta selalu bersemangat,” terang dia.(Mg Lisa)

Baca Juga

Masyarakat Nagari Kubang Putiah Agam menolak trase Tol Sicincin-Bukittinggi. (Dok. Saluak Kreasi)
Pemerintah Batalkan Trase Tol Sicincin Bukittinggi yang Lewati Kubang Putiah
Suasana proses belajar mengajar di MAN 3 Padang, Rabu (15/7/2026).
Usai Insiden Bom Rakitan, Aktivitas Belajar di MAN 3 Padang Kembali Normal
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Insiden MAN 3 Padang, Polda Sumbar Temukan 4 Bom, 1 Meledak 
Bekas ledakan bom rakitan di meja belajar miliki salah seorang siswa MAN 3 Padang.
Polda Ungkap Bahan Bom Rakitan Siswa MAN 3 Padang, Dari Kelereng hingga Mesiu
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Bom Rakitan MAN 3 Padang, Polda: Siswa Belajar Otodidak di Internet 
Tim Gegana Polda Sumbar di TKP bom rakitan di MAN 3 Padang.
Polda Pastikan Tidak Ada Korban dari Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang