Percepat Vaksinasi di Padang, Pelaku Usaha Diminta Gunakan Aplikasi Pedulilindungi

bansos ppkm padang

Walo Kota Padang Hendri Septa. [foto: Irwanda/langgam.id]

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang minta seluruh pelaku usaha gunakan aplikasi Pedulilindungi. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya percepatan vaksinasi di Kota Padang.

“Dengan adanya aplikasi Pedulilindungi maka dapat diketahui rekam jejak apakah seseorang sudah divaksin Covid-19 atau belum,” jelas Wali Kota Padang, Hendri Septa dalam keterangan tertulis, Selasa (26/10/2021).

Hendri Septa dalam rapat percepatan pencapaian vaksinasi Covid-19 bersama pimpinan OPD terkait di kediaman resminya menyampaikan bahwa peggunaan aplikasi Peduli Lindungi bagi pelaku usaha merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Wali Kota Padang Nomor:400.104/BPBD/Pdg/X/2021.

Surat edaran tersebut berisikan tentang upaya Percepatan Vaksinasi dan Pemberlakuan Aplikasi Pedulilindungi Pencegahan Pandemi Corona Virus Disease 2019 yang dikeluarkan 11 Oktober 2021.

Sebelum diberlakukan, Pemko Padang melalui Dinas Perdagangan Kota Padang saat ini tengah gencar melakukan sosilaisasi penggunaan aplikasi tersebut.

“Kita terlebih dahulu sosialisasikan kepada para pelaku usaha untuk penerapan aplikasi pedulilindungi ini agar para pelaku usaha dapat menyiapkan diri, setelah kita lakukan sosialisasi dan kedapatan bagi yang tidak menerapkan maka akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku,” jelas Hendri.

Wako menjelaskan bahwa kini tingkat vaksinasi warga di Kota Padang masih 53 persen dari target yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat. Maka dari itu upaya ini dilakukan guna mencapai target vaksinasi yang sudah ditetapkan.

“Kita menargetkan 70 persen dari 720 ribu warga harus divaksin sampai akhir tahun ini sehingga kita bisa turun ke zona aman dan turun ke level 1. Oleh sebab itu kita butuh dukungan dari para pelaku usaha di Kota Padang,” ucapnya. (Mg Dewi)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre