Wako Paparkan 5 Konsep Smart City Kota Padang di Yogyakarta

Wako Paparkan 5 Konsep Smart City Kota Padang di Yogyakarta

Wali Kota Padang Hendri Septa dalam seminar Apeksi di Yogyakarta. (Foto: Adpim Pemko Padang)

Langgam.id – Wali Kota Hendri Septa memaparkan lima konsep smart city (kota cerdas) yang sedang ia kembangkan dalam membangun pariwisata dan ekonomi kreatif di Padang. Lima “smart” yang disampaikan Hendri adalah smart enviromenmet, smart economy, smart government, smart society dan smart living.

Wako Padang menyampaikan hal itu saat menjadi narasumber dalam forum seminar Indo Smart City Forum dan Expo (ISCFE) yang digelar Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi), Kamis (14/10/2021).

Smart environment, menurutnya, adalah membangun pariwisata berwawasan lingkungan. Hal itu diwujudkan dengan mengkampanyekan konsep Padang Beriman (Padang bersih, indah dan nyaman) sebagai motivasi bagi masyarakat senantiasa menjaga kebersihan.

“Dalam konsep ini kita mengubah tempat pembuangan sampah menjadi taman dan naik bus wisata membayarnya dengan sampah plastik. Kita juga memberikan sertivikasi CHSE bagi industri pariwisata yang proaktif dalam memajukan pariwisata,” katanya, sebagaimana dirilis Humas Pemko Padang.

Dalam konsep smart economy, pemko di antaranya membangun youth center atau pusat kegiatan kreativitas bagi generasi muda. Juga membangun kampung tematik pariwisata berbasiskan potensi, budaya dan kearifan lokal.

Baca Juga: Wako Hendri Septa: Padang Siap Jadi Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2022

“Untuk smart economy ini kita telah membangun kampung wisata alam, kampung ‘eco enzyme’, kampung nelayan, kampung akrilik, kampung ikan hias dan kampung nelayan bestari. Kemudian kampung adat, kampung manggis dan kampung sejarah serta lainnya di beberapa tempat di Kota Padang. Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik dan sesuai harapan sejauh ini,” tuturnya.

Sedangkan “smart government” dilaksanakan dalam bentuk panduan informasi pariwisata melalui aplikasi. Kemudian, juga peta geospaial potensi wisata kota sert e-payment pajak dan retribusi industri dan objek pariwisata.

“Tak hanya itu, kita juga telah menjalankan smart society, yaitu meningkatkan potensi bagi para kelompok sadar wisata (pokdarwis). Smart living supaya wisatawan bisa betah dan berlama-lama di Kota Padang,” kata Hendri.

Ia mengatakan, memajukan sektor pariwisata adalah bahagian dari visi Kota Padang. “Kemajuan pariwisata bagi sebuah daerah sangat penting untuk penambahan pendapatan asli daerah (PAD),” ujarnya.

Bersama Hendri, juga menjadi narasumber Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud dan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. Selain itu, juga Kepala Inovasi Kota Cerdas Prof. Dr. Suhono Supangkat dan Signify Commersial Indonesia Raymond Firdaus. (*/SS)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre