Jalan Penghubung Tapan-Kerinci Amblas akibat Abrasi Sungai

ilustrasi longsor

Ilustrasi longsor. [pixabay.com]

Langgam.id – Jalan Penghubung Tapan-Kerinci di Kenagarian Sungai Gambir Sako, Kecamatan Rahul Tapan, Pesisir Selatan amblas. Amblasnya jalan itu disebabkan abrasi sungai yang ada di pinggir ruas jalan tersebut.

“Disebabkan abrasi sungai oleh karena besarnya debit air Sungai Batang Sako Tapan yang ada dipinggiran jalan tersebut, sehubungan dengan curah hujan yang cukup tinggi,” kata Kapolsek BAB Tapan Iptu Gusmanto, Senin (20/9/2021).

Amblasnya badan jalan penghubung Tapan-Kerinci itu terjadi pada Minggu (19/9). Sementara hujan deras mengguyur daerah itu sejak dua hari sebelumnya.

“Tidak ada korban jiwa dan korban materil, yang mana hingga saat ini jalan tersebut masih dapat dilewati kendaraan namun akan dapat berisiko bagi mobil angkutan truk yang bermuatan berat,” ucapnya.

Saat ini polisi sudah berada di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas. Polisi mengimbau kendaraan berat menghindari jalur itu sampai perbaikan dilakukan oleh petugas.

“Kendaraan muatan banyak lebih baik jangan melintas mengurangi resiko terjadinya kecelakaan,” ucap Gusmanto.

Baca Juga

Lubang mirip sinkhole Situjuah. (Foto: Istimewa)
2.000 Jiwa Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, Terhalang Jalan Amblas Mirip Sinkhole
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah - Batusangkar Lumpuh Total
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah – Batusangkar Lumpuh Total
Tim SAR evakuasi jasad bocah 10 tahun yang ditemukan meninggal. (Foto: Basarnas Padang)
Bocah 10 Tahun yang Hilang Terseret Arus Muara di Pisisir Selatan Ditemukan Meninggal 
Lokasi bocah 10 taun hilang terseret arus muara. (Foto: Istimewa)
Pencarian Bocah 10 Tahun Hilang Terseret Arus Muara di Pesisir Selatan
Sosok mayat perempuan ditemukan di aliran sungai di Nagari Barung Barung Balantai, Kacamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan,
Warga Karawang Ditemukan Meninggal di Sungai di Pessel: Kondisi Tak Utuh, Diduga Dimakan Biawak
destinasi wisata
Imbas Bencana, Sektor Pariwisata Pesisir Selatan Terpukul