Kebakaran di Pasar Bawah Bukittinggi Hanguskan 300 Lapak, Kerugian Ditaksir Rp2 Miliar

Kebakaran pasar bawah, pasar bawah bukittinggi

300 lapak pedagang hangus terbakar di Pasar Bawah Bukittinggi [dok. Polres Bukittinggi]

Langgam.id – Polisi mulai melakukan penyelidikan pasca kebakaran melanda kawasan Pasar Bawah, Kota Bukittinggi, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (11/9/2021). Lokasi kebakaran telah disterilkan dengan pemasangan garis polisi.

“Kami masih melakukan penyelidikan asal usul api. Ini masih dalam penyelidikan,” kata Kapolres Bukittinggi, AKBP Dodi Prawiranegara dihubungi langgam.id, Sabtu (11/9/2021).

Dodi menyebutkan, kebakaran ini melanda lapak-lapak pedagang yang berukuran 50×30 meter persegi. Lapak pedagang terdiri dari los ayam, kelapa hingga rempah-rempah.

“304 lapak pedagang. Kerugian bangunan sekitar Rp1 miliar dan lapak-lapak Rp1 miliar,” jelasnya.

Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Proses pemadaman berlangsung dua jam dengan mengerahkan armada pemadam dari berbagai daerah.

Baca juga: Kebakaran Pasar Bawah Bukittinggi, 300 Lapak Pedagang Ludes

Proses pemadaman itu di antaranya dibantu damkar Padang Pariaman, Pariaman, Payakumbuh, Agam dan Padang Panjang.

Baca Juga

3 Rumah dan 1 Warung Terbakar di Payakumbuh, Seorang Warga Alami Luka Bakar
3 Rumah dan 1 Warung Terbakar di Payakumbuh, Seorang Warga Alami Luka Bakar
Polisi Autopsi Jenazah Pasutri Korban Kebakaran di Padang Pariaman
Polisi Autopsi Jenazah Pasutri Korban Kebakaran di Padang Pariaman
Rumah gadang agam terbakar
Pasutri Meninggal Saat Kebakaran di Padang Pariaman, Jasad Ditemukan dalam Kamar
melakukan rotasi besar-besaran untuk jabatan kapolres di Sumatra Barat
Universitas Fort De Kock Polisikan Wali Kota Bukittinggi
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
GMNI Se-Sumbar Desak Usut Dugaan Kekerasan Satpol PP di Kampus Fort De Kock
Kebakaran Ponpes Bustanul Yaqin di Lubuk Alung: dari Ruang Kelas hingga Asrama Santriwati
Kebakaran Ponpes Bustanul Yaqin di Lubuk Alung: dari Ruang Kelas hingga Asrama Santriwati