Cari ke Tanah Datar, Sandiaga Uno Malah Ketemu Lord Adi di Sini

Langgam.id-Sandiaga dan Lord Adi

Menparekraf Sandiaga Uno bersama para juri saat grand final MasterChef Indonesia season 8. [foto: IG Sandiaga Uno]

Langgam.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengaku ingin bertemu dengan peserta MasterChef Indonesia season 8 Suhaidi Jamaan atau Lord Adi saat kunjungannya ke Sumbar beberapa waktu lalu.

Ketika itu, Sandiaga berkesempatan mengunjungi Tanah Datar yang merupakan kampungnya Lord Adi. Sandiaga saat itu datang ke Desa Wisata Nagari Sumpur yang masuk ke dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

Namun saat kunjungan tersebut, Sandiaga tidak bertemu dengan juara 3 MasterChef Indonesia season 8 tersebut. Ia menyampaikan hal itu di postingan Instagramnya, Sabtu (4/9/2021).

“Kemarin saya ke Tanah Datar, saya tadinya ingin cari kesempatan ketemu langsung sama Lord Adi, tapi gak ketemu kontaknya, baru sekarang. Kapan nih kita bisa ketemu nih, kolaborasi bareng nih,” tanya Sandiaga saat video call dengan Lord Adi.

Sandiaga juga sempat membalas komentar salah satu warganet terkait dirinya yang tidak bertemu Lord Adi saat di Tanah Datar. Namun hanya ketemu lewat video call.

“Kemarin sempat kita samperin ke Tanah Datar, enggak ketemu, ketemunya malah video call,” tulis Sandiaga di kolom komentar.

Baca juga: Perkenalkan Kuliner Indonesia ke Dunia, Sandiaga Uno Ajak Lord Adi Berkolaborasi

Sandiaga sempat menceritakan pengalamannya saat melakukan kunjungan ke Sumbar. Dimana setiap postingannya selalu ado komentar dari warganet tentang Lord Adi.

“Hits banget, setiap saya posting kuliner, pasti isi komennya Lord Adi. Awal bisa jadi terkenal ini gimana nih Lord Adi,” tanya Sandiaga.

Mendapat pertanyaan tersebut, Lord Adi hanya bisa tersenyum. Ia sendiri tidak tahu kenapa dirinya bisa menjadi terkenal seperti saat sekarang.

“Saya sendiri gak tahu pak, gimana tiba-tiba saya itu jadi trending kan,” ungkapnya.

“Pasalnya dalam galeri itu kan sejarah itu. Saya memenangkan delapan kali berturut-turut dan umumnya masakan saya itu memang tepat sasaran, rasanya tepat dan senantiasa menantang waktu. Kalau biasanya orang masak 60 menit, saya bisa masak 45 menit,” bebernya.

Perjuangan Lord Adi Jadi Inspirasi

Dalam postingannya, Sandiaga mengaku paham kenapa netizen memanggil ayah dua anak itu dengan sebutan Lord Adi. Yaitu, karena delapan kali menang tantangan MasterChef Indonesia dan selalu percaya diri dalam setiap kesempatan.

“Kisah perjuangannya menjadi inspirasi bagi kita semua. Tetap semangat meski belum berhasil memenangan kontes MasterChef. Semoga ke depan dapat terus berkarya dan menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” harap Sandiaga.

Sandiaga pun mengungkapkan rencananya untuk berkolaborasi dengan Lord Adi untuk mendukung kegiatan Spice Up The World Kemenparekraf. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan keanekaragaman kuliner nusantara kepada dunia.

Baca Juga

TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kondisi Terkini Korban Selamat Keracunan Asap Genset Saat Listrik Padam di Tanah Datar 
Polisi saat mendatangi lokasi kejadian tiga remaja di Nagari Pandai Sikek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, diduga menjadi korban keracunan asap genset. (Dok. Polisi)
7 Fakta Kematian Tragis Dua Pelajar di Tanah Datar, Diduga Keracunan Asap Genset Saat Mati Listrik Massal
Ilustrasi jenazah. (Dok. Langgam.id)
Petaka Asap Genset di Tanah Datar Saat Mati Listrik Massal, Dua Pelajar Meninggal Beda Sekolah
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Petugas BPBD mengevakuasi warga terdampak banjir di Tanah Datar, pada Selasa malam. DOK BPBD
Bupati Tanah Datar: 5 Rumah Hanyut hingga 100 Ha Sawah Terdampak Banjir
Banjir dan Longsor di Lintau Buo Tanah Datar, Rumah hingga Lahan Pertanian Warga Terdampak
Banjir dan Longsor di Lintau Buo Tanah Datar, Rumah hingga Lahan Pertanian Warga Terdampak