Efek Masuk Wajib Vaksin, Kunjungan ke Pantai Air Manis Turun 30 Persen

Langgam.id-Pantai Air Manis

Pantai Air Manis. [foto: Wista Yuki]

Langgam.id – Wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Pantai Air Manis menurun dibanding biasanya sejak dibuka 23 Agustus 2021. Penurunan terjadi akibat pengunjung diwajibkan menunjukkan bukti telah divaksin covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Arfian mengatakan, saat ini bagi pengunjung yang masuk ke Pantai Air Manis, wajib menunjukan bukti telah divaksin. Selain Pantai Air Manis, syarat serupa juga diterapkan ke objek wisata Gunung Padang dan Pantai Pasir Jambak.

“Memang akibat adanya kewajiban vaksin, wisatawan jauh terjadinya pengurangan jumlah. Hal inii karena memang sebagian belum divaksin atau bagaimananya,” katanya di Padang, Senin (30/8/2021).

Dia menjelaskan, ke depan untuk masuk semua tempat wisata di Padang, bukti telah ikut vaksinasi menjadi semacam standar operasional prosedur (SOP). Aturan itu sesuai instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca juga: Objek Wisata di Padang Dibuka, Pengunjung Wajib Tunjukan Kartu Vaksin

Ia mengungkapkan, kewajiban vaksin dilakukan terhadap semua tempat wisata yang dikelola resmi oleh Pemko Padang. Bagi yang tidak dikelola pemko, juga akan diterapkan berkoordinasi dengan pokdarwis masing-masing tempat wisata.

Sementara itu, soal vaksinasi yang masih rendah di Sumbar, ia menyebut tidak akan berpolemik. Pihaknya akan tetap patuh seperti instruksi Kemendagri dan vaksinasi menjadi persyaratan masuk tempat wisata.

“Bagaimananpun ini menjadi persyaratan, masyarakat disuruh vaksin tapi vaksinnya kurang. Kami taat dan patuh terhadap instruksi Kemendagri meskipun nanti memengaruhi jumlah kunjungan,” katanya.

Dia mengatakan, ada pengurangan sekitar 30 persen per hari akibat kewajiban vaksin sejak dibuka sekitar satu minggu. Bagi pengunjung tidak ada bukti vaksin maka disuruh putar balik.

Pengunjung ke Pantai Air Manis terang Arfian,  agak ramai pada Sabtu dan Minggu saja.

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre