Polemik Mobil Dinas Baru, Irwan Prayitno: Jangan Salahkan Gubernur Sebelumnya

Polemik Mobil Dinas Baru, Irwan Prayitno: Jangan Salahkan Gubernur Sebelumnya

Irwan Prayitno. [foto: langgam.id]

Langgam.id – Mantan Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno berkomentar soal polemik mobil dinas baru gubernur dan wakil gubernur. Menurutnya, gubernur periode sebelumnya tidak bisa disalahkan karena anggaran mobil dinas baru itu.

“Setelah ketok palu di DPRD dan teranggarkan. Maka terserah kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk membeli atau memakainya. Namanya hak, bisa saja ditolak. Anggaran yang ditolak bisa kembali dianggarkan melalui mekanisme normal yaitu anggaran perubahan atau di zaman Covid ini ada refokusing anggaran,” kata Irwan dalam pesan yang dikirimnya kepada langgam.id, Selasa (17/8/2021).

Baca juga: Dikritik Soal Mobil Dinas Baru, Wagub Sumbar: Pas Saya Pakai Mobil Pribadi Tak Ada yang Sorot?

Hal itu disampaikan Irwan untuk merespons ucapan Wakil Gubernus Sumbar Audy Joinaldy tentang anggaran mobil dinas itu. Irwan mengaku tergelitik karena Audy menyebut pengadaan mobil dinas itu memang sudah dianggarkan.

Dia bercerita pernah menolak anggaran mobil dinas baru saat menjabat gubernur. Dia juga menolak pembangunan rumah dinas dan menolak pesawat kelas bisnis.

“Saya dulu di tahun 2010 sempat menolak anggaran kendaraan dinas dan akhirnya memakai mobil pribadi termasuk istri gubernur. Saya pun menolak pembangunan rumah dinas gubernur yang sudah tidak layak. Dalam perjalanan naik pesawat, saya pun menolak naik bisnis class. Tentu banyak juga hak gubernur yang ditolak,” ucapnya.

“Jadi, janganlah Gubernur sebelumnya disalahkan dalam menganggarkan. Coba kita balik berpikirnya. Apa yang terjadi kalau Pemda dan DPRD tidak menganggarkan hak kepala daerah dan wakil kepala daerah baru. Tentu muncul lagi polemik dan masalah baru,” imbuhnya.

Baca juga: Anggota DPRD Kritik Pengadaan Mobil Dinas Baru Gubernur dan Wagub Sumbar

Diketahui saat ini Audy menggunakan mobil Hyundai Palisade sebagai mobil dinas baru. Mobil itu pilihan dirinya sendiri dan menyesuaikan dengan pagu anggaran yang ditetapkan. Mobil dinas baru juga mulai digunakan Gubernur Mahyeldi.

Mobil itu sebut Audy, dibeli karena sudah dianggarkan pada tahun 2020 lalu oleh gubernur sebelumnya dan mobil yang dibeli harganya di bawah anggaran yang ditetapkan. Namun ia tidak tahu berapa harga tepatnya.

“Mobilnya pilihan sendiri, sudah ada anggarannya, jadi kita beli di bawah anggaran, sehingga masih ada yang bisa disaving,” kata Audy, Selasa (17/8/2021).

Baca Juga

Disbud Sumbar Perkuat Pelestarian Budaya Lewat Nagari Creative Hub
Disbud Sumbar Perkuat Pelestarian Budaya Lewat Nagari Creative Hub
Pemprov Sumbar Dorong Nagari Creative Hub Jadi Ruang Kreativitas dan Penggerak Ekonomi
Pemprov Sumbar Dorong Nagari Creative Hub Jadi Ruang Kreativitas dan Penggerak Ekonomi
Tinjau Galodo Solok, Mahyeldi Dorong Percepatan Pemulihan dan Pendataan Kerusakan
Tinjau Galodo Solok, Mahyeldi Dorong Percepatan Pemulihan dan Pendataan Kerusakan
Sumbar–Jeonbuk Perkuat Kerja Sama, Padang Didorong Jajaki Sister City
Sumbar–Jeonbuk Perkuat Kerja Sama, Padang Didorong Jajaki Sister City
Bangunan hotel dan rest area milik PT Hidayah Syariah Hotel (HSH) di kawasan Lembah Anai. (Dok. Istimewa)
Sengketa Bangunan PT HSH di Lembah Anai Berlanjut, Pemprov Sumbar Resmi Ajukan Kasasi
Persoalan Lahan Tuntas, Fly Over Sitinjau Lauik Ditarget Rampung Mei 2028
Persoalan Lahan Tuntas, Fly Over Sitinjau Lauik Ditarget Rampung Mei 2028