RSUD Rasidin Padang Kekurangan Nakes di Tengah Lonjakan Covid-19

varian corona

Ilustrasi covid-19. [pixabay.com]

Langgam.id – RSUD dr. Rasidin Padang mengalami kekurangan tenaga kesehatan (nakes) di tengah lonjakan kasus covid-19. Masalah itu diadukan pihak rumah sakit kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi.

Direktur RSUD dr. Rasidin, Herlin Sridiani, mengatakan kebutuhan nakes di rumah sakit itu bertambah seiring penambahan fasilitas dan jam kerja. Meski sudah dilakukan penerimaan nakes, namun jumlah yang dibutuhkan belum terpenuhi.

“Kita sudah pernah coba rekrut, tapi hanya 25 persen yang mendaftar. selain perawat, kita juga akan menambah enam dokter umum, radiographer dan tenaga analisis,” kata Herlin, Selasa (27/7/2021).

Dia mengatakan, saat ini RSUD Rasidin Padang memiliki 100 tenaga perawat dan masih kurang sekitar 40 tenaga perawat lagi. Kekurangan jumlah itu diperparah dengan adanya nakes yang terkonfirmasi positif covid-19.

Terkait masalah RSUD Rasidin kekurangan nakes itu, Gubernur Mahyeldi berjanji akan mengupayakan penambahan dengan mendatangkan nakes dari daerah di luar Padang. Sebab rumah sakit di Padang sedang berjibaku melayani pasien yang datang dari berbagai daerah.

“Kita akan coba koordinasikan dengan kabupaten kota yang surplus SDM-nya untuk bisa mensuplai ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan lainnya yang membutuhkan SDM. Mungkin dari Solok Selatan misalnya, atau dari kabupaten kota lain. Untuk penanganan covid ini memang perlu tenaga yang terampil, tidak bisa yang baru,” kata Mahyeldi. (ABW)

Baca Juga

Langgam.id-Adel Wahidi
Ombudsman Sumbar Kawal Audit Internal RSUP M Djamil Padang Buntut Balita Meninggal Diduga Kelalaian Medis
RSUP M Djamil Padang
Pakar Hukum Kesehatan Soroti Kasus Bayi Meninggal di RSUP M Djamil Padang, Sebut Potensi Kelalaian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
Dua Bocah Tenggelam di Pantai Ujung Karang Padang Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian
KPU Sumbar menunjuk RSUP Dr M Djamil Padang dan Rumah Sakit Universitas Andalas sebagai pusat pemeriksaan kesehatan bagi calon kepala
RSUP M Djamil Klaim Mediasi Kasus Balita Meninggal di Padang, Bentuk Tim Investigasi
Kapolres Solok Kota AKBP Mas,ud Ahmad minta maaf usai heboh rombongan kendaraan yang dikawal anggotanya melakukan foto-foto di tikungan Panorama I Sitinjau Lauik. (Dok. Tangkapan layar video Konfrensi Pers)
Kapolres Solok Kota Minta Maaf Usai Heboh Anak Buah Kawal Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Sitinjau Lauik
Rombongan yang diduga ada Arteria Dahlan saat berfoto-foto di tikungan Sitinjau Lauik, Kota Padang. (Dok. Istimewa)
Heboh Rombongan Arteria Dahlan Foto-foto di Tikungan Ekstrem Sitinjau Lauik, Kendaraan Lain Terpaksa Antre