201 Peternak Sapi Betina Produktif di Padang Terima Insentif

Langgam-sapi betina produktif

Kepala Dinas Pertanian Padang menyerahkan insentif kepada peternak sapi betina produktif di Kecamatan Koto Tangah. [foto: FB Syahrial Kamat]

Langgam.id Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat mengatakan, pada 2021 ini, pihaknya menganggarkan sebanyak 201 peternak sapi betina mendapatkan insentif.

Syahrial menjelaskan, insentif ini diberikan kepada peternak yang masih termasuk kategori kurang mampu.

“Insentif ini diberikan bagi peternak yang mampu merawat sapi betina produktif. Kemudian, melahirkan anak yang sehat,” ujarnya seperti dilansir infopublik.id, Kamis (8/7/2021).

Ia mengungkapkan, program pemberian insentif ini bertujuan agar sapi-sapi betina produktif di Padang tetap terus terjaga, tidak dipotong, kecuali mandul.

Selain itu terangnya, sebagai  bentuk dorongan kepada masyarakat agar termotivasi untuk memelihara sapi betina dan merawat kandungannya.

Sebelumnya, Dinas Pertanian Kota Padang memberikan insentif kepada 30 peternak sapi betina produktif di Kecamatan Koto Tangah, Rabu (7/7/2021).

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Syahrial Kamat menyerahkan langsung insentif berupa uang Rp500 ribu kepada para peternak.

 

Tag:

Baca Juga

Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Mitigasi Banjir, BPBD Padang Bersihkan Material Bebatuan di Lapau Munggu
Kondisi bentaran sungai di Lapau Manggu, Gunung Sariak, Padang Kamis (20/8/2026).
Arus Sungai Cepat Naik Saat Hujan, Warga Lapau Munggu Dibayangi Banjir Susulan
Warga menjemur padi yang dipanen dari sawah terdampak banjir Kota Padang
Cerita Petani Lapau Manggu, Panen Padi dari Sawah yang Terendam Banjir
Lokasi pembangunan hunian tetap untuk warga terdampak banjir Kota Padang.
Asa Penyitas Banjir Padang Menunggu Hunian yang Tak Kunjung Rampung
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Udara Kabur di Padang, Begini Penjelasan BMKG
Kondisi tenda pengungsi warga terdampak banjir di Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji, Kota Padang pada Minggu (9/8/2026)
Cerita Korban Banjir Padang yang Masih Memilih Tinggal di Tenda Pengungsian