8 Gempa Terjadi di Sumbar Selama Periode 11-17 Oktober 2024

Selama periode 11-17 Oktober 2024 terdapat delapan kali gempa bumi di wilayah Sumatra Barat (Sumbar) dan sekitarnya.

Peta sebaran gempa di Sumbar dan sekitarnya pada periode 11-17 Oktober 2024. [foto: BMKG Padang Panjang]

Langgam.id – Selama periode 11-17 Oktober 2024 terdapat delapan kali gempa bumi di wilayah Sumatra Barat (Sumbar) dan sekitarnya.

Dilansir dari laman Instagram BMKG Padang Panjang pada Sabtu (19/10/2024), bahwa pada periode ini tidak terdapat gempa bumi yang dirasakan.

Untuk peta sebaran gempa bumi, berdasarkan magnitudo, ada dua gempa dengan magnitudo kecil dari 3. Kemudian ada enam gempa dengan magnitudo besar dari tiga dan kecil dari 5.

BMKG Padang Panjang melaporkan bahwa pada periode ini magnitudo maksimal yaitu 3,8 dan magnitudo minimal 2,2.

Selanjutnya berdasarkan kedalaman, ada delapan gempa dengan kedalaman kecil dari 60 Km. Kedalaman maksimal yaitu 31 Km dan minimal 9 Km. (*/yki)

Baca Juga

51 Sirine Peringatan Dini Tsunami Terpasang di 7 Daerah Sumbar, 2 Unit Tak Aktif!
51 Sirine Peringatan Dini Tsunami Terpasang di 7 Daerah Sumbar, 2 Unit Tak Aktif!
Berita Agam - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Bayi usia tiga bulan terdampak Gempa Pasbar itu menbgalami luka di kepala.
Edukasi Masyarakat Soal Bencana Gempa, Ahli Geologi: Media Punya Peran Sangat Strategis
Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Goncangan gempa di Pasaman Barat bisa memberikan pengaruh terhadap patahan lain.
Ahli Geologi: Gempa Tak Bisa Dicegah, Bangunan Aman Jadi Kunci Kurangi Korban
Pakar Fisika Kebencanaan UNP Dorong Masyarakat Sumbar Perkuat Kesiapsiagaan
Pakar Fisika Kebencanaan UNP Dorong Masyarakat Sumbar Perkuat Kesiapsiagaan
Ahli Geologi Sumatra Barat (Sumbar), Ade Edward meminta masyarakat untuk selalu memantau perkembangan dari gempa terkait dengan evakuasi
2 Gempa Berdekatan Guncang Sumut hingga terasa di Sumbar, Ini Kata Pakar
Sumbar Diguncang 2 Gempa dalam 3 Hari, Pengamat: Peta Risiko Harus Jadi Kebijakan
Sumbar Diguncang 2 Gempa dalam 3 Hari, Pengamat: Peta Risiko Harus Jadi Kebijakan