66 Ribu Orang di Sumbar Sudah Diperiksa Covid-19, 957 Orang Positif

Kepala Labor Unand

Kepala Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand Andani Eka Putra memperlihatkan alat dalam pemeriksaan spesimen corona (Foto: Irwanda/Langgam.id)

Langgam.id- Jumlah spesimen yang diperiksa terkait Covid-19 di Sumatra Barat, sudah mencapai 72 ribuan, hingga Minggu (02/08/2020).

Baca juga: Jubir: Pasien Covid-19 di Sumbar Bertambah 9 Orang dari 3 Kabupaten dan Kota

Pemeriksaan spesimen dilakukan di 2 labortorium di Sumbar, yaitu Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso.

“72 ribuan spesimen yang sudah diperiksa itu berasal dari 66 ribu orang,” ujar Kepala Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand Andani Eka Putra kepada langgam.id Minggu (02/08/2020).

Baca juga: Lonjakan 40 Kasus Covid-19 di Sumbar, Dr. Andani: Bukan Gelombang Kedua

Kata Andani, target pemeriksaan Covid-19 di Sumbar sesuai pedoman WHO adalah 1 per 1.000 penduduk per minggu atau 5.400 per minggu atau 750 per hari.

Ia menyebutkan, dengan banyaknya pemeriksaan kemungkinan akan terjadi peningkatan jumlah kasus positif. Namun, itu bagus secara epidemilogis untuk pemutusan rantai.

“Untuk kepentingan masyarakat, lakukan upaya test masif di daerah masing-masing'” ujarnya.

Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, jumlah kasus positif Covid-19 menjadi 957 hingga Minggu (02/08/2020) pukul 02.00 WIB.

Sedangkan jumlah pasien yang sembuh dari Covid -19 juga bertambah menjadi 768 orang atau 80,25 persen dari total kasus. (SRP)

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak