45 Dokter Baru Lulusan Unand Diambil Sumpah Secara Online

45 Dokter Baru Lulusan Unand Diambil Sumpah Secara Online

Prosesi yudisium dan pengucapan sumpah dokter secara online di Unand. (Foto: Humas)

Langgam.id - Akibat pandemi Covid-19, Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) mengadakan yudisium dan pengucapan lafal sumpah dokter periode I tahun 2020 Program Studi Pendidikan Dokter dengan cara live teleconference via zoom meeting di Aula Fakultas Kedokteran Unand Jati Padang, Selasa (21/4/2020).

Sebelum diyudisium, para calon dokter baru tersebut dilakukan absensi oleh Sekretaris Prodi Profesi Dokter, dr. Taufik Hidayat, M.Sc. SpF.

Dalam yudisium dan pengucapan sumpah dokter periode I tersebut, diikuti sebanyak 45 calon dokter baru yang sudah tersebar di beberapa wilayah Indonesia dan Malaysia.

Yudisium dan Pengucapan Lafal Sumpah Dokter Periode I ini juga diikuti oleh Rektor Unand, Dekan dan Wakil Dekan I dan II Fakultas Kedokteran Unand,  juga Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang yang diwakili Direktur SDM Pendidikan dan Umum RS.UP, Direktur RS Unand, Direktur RST Reksodiwiryo, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar, Ketua Alumni Fakultas Kedokteran Unand cabang Padang, Ketua-Ketua Bagian dan Staf Pengajar Fakultas Kedokteran Unand, para rohaniawan, serta dokter baru yang didamping orang tua atau keluarga.

Selanjutnya, seluruh calon dokter mengikuti yudisium yang pimpin oleh Ketua Jurusan Fakultas Kedokteran dr. Rina Gustia, Sp.KK.

Ia mengatakan setelah calon dokter diyudisium dan pengucapan lafal sumpah maka para calon dokter baru sudah bisa menambah gelar dokter di depan nama masing-masing. Mereka yang dinyatakan lulus adalah yang  sudah menyelesaikan setiap siklus kependidikan kedokteran dan mengikuti setiap tahap Family Oriented Medical Education (FOME) sampai ke FOME III dan sudah mengikuti ujian kompetensi kedokteran.

Sebelum diikrarkan sumpah dokter, para calon dokter baru mengambil sumpah menurut agama dan kepercayaan masing-masing yang dipandu oleh pertama rohaniawan Islam, kedua rohaniawan katolik, dan ketiga rohaniwan agama Hindu.

Setelah dilantik dan ikrar sumpah dokter, Dekan Fakultas Kedokteran menyerahkan sebanyak 45 dokter baru kepada ketua Alumni Fakultas Kedokteran Unand Cabang Padang dr. M. Hidayat, SpM (K).

Direktur Utama RSUP Dr M Djamil Padang yang diwakili Direktur SDM Pendidikan dan Umum Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG,(K) mengatakan lulusan Fakultas Kedokteran Unand adalah  lulusan dengan kualitas terbaik karena kedokteran menjadi program studi terfavorit dan terbaik dengan berkat kerjasama dengan RSUP Dr M Djamil Padang sebagai lahan praktik mahasiswa kedokteran yang sudah terakreditasi internasional dan bintang 6.

Selain itu, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG,(K) berpesan kepada dokter baru agar tetap meng-upgrade ilmu pengetahuan baik hard maupun soft skill, menjadi seorang dokter adalah panggilan hati nurani, berjalan sesuai dengan etika profesi dokter, dan teruslah berkomunikasi dengan almamater.”katanya.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kedokteran Unand mengucapkan selamat kepada dokter baru dan permohonan maaf acara prosesi yudisium dan sumpah dokter diundur.

”Secara akademik harusnya tanggal 24 Maret 2020, tetapi diundur karena kita dalam situasi pandemi Covid-19 yang mengharuskan tidak boleh berkumpul salah satunya untuk merayakan pelantikan dokter ini. Sehingga prosesi ini dapat terlaksana di tanggal 21 April yang bertepatan dengan hari kartini dan dilakukan dengan cara teleconference,” kata Dr. dr. Rika Susanti, Sp.F. M. (K).

Selain itu, Dekan Fakultas Kedokteran meminta agar para dokter baru juga dapat berpartisipasi bahu-membahu mencegah dan melawan Covid-19 ini. Seperti menjadi relawan tenaga medis Kemendikbud atau berpartisipasi dalam pencegahan pandemi dengan cara melaksanakan upaya-upaya yang lainnya.

Rektor Universitas Andalas, Prof. Dr. Yuliandri, SH., MH mengucapkan atas nama pimpinan Universitas Andalas memberikan ucapan selamat kepada dokter baru yang baru saja dilantik hari ini.

“Covid-19 ini adalah tantangan bagi profesi seorang dokter. Maka dari itu, para lulusan yang menyandang status dokter baru saat ini agar menjaga nama baik almamater dan berkontribusi mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.

Selain itu, dalam teleconference tersebut, juga ada sambutan perwakilan dari Orang Tua dari dokter baru yang diwakili oleh Dr. Ir. H. Jafrinur, MSP orangtua dari dr. Atika Nurul Ilmi dan sambutan perwakilan dari dokter baru yang diwakili oleh dr. Zikril Ariliusra.

Baca Juga

Rektor Universitas Andalas (UNAND) Efa Yonnedi memastikan bahwa tidak ada kenaikan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada tahun ajaran baru
Rektor UNAND Pastikan Tidak Ada Kenaikan UKT
Muhammad Nasir
Antara Yang Sekarang dan Yang akan Datang (Catatan Diskusi Zelfeni Wimra dan Fajar R. Vesky)
M. FAJAR RILLAH VESKY
"Kerbau Punya Susu, Sapi Punya Nama"(Jawaban Mengapa Kabupaten Limapuluh Kota Tidak Memiliki Perguruan Tinggi?)
Sosialisasi di UNAND, BPOM Buka 781 Formasi CASN Tahun Ini
Sosialisasi di UNAND, BPOM Buka 781 Formasi CASN Tahun Ini
Tim Tanggap Bencana UNAND Laporkan Masyarakat Terdampak Galodo Masih Butuh Alat Pembersih dan Penyedot Air
Tim Tanggap Bencana UNAND Laporkan Masyarakat Terdampak Galodo Masih Butuh Alat Pembersih dan Penyedot Air
Lestarikan Bahasa Daerah, SMP 28 Korong Gadang Padang Peragakan 'Babako Babaki'
Lestarikan Bahasa Daerah, SMP 28 Korong Gadang Padang Peragakan 'Babako Babaki'