Langgam.id - Sebanyak 43 wali nagari di Kabupaten Dharmasraya, mengakhiri masa jabatannya pada Desember 2022 ini. Jelang mengakhiri jabatan, para wali nagari tersebut menghadiri silaturahmi dengan Bupati Sutan Riska, Selasa, (6/12/22).
Sutan Riska mengatakan, dari 41 wali nagari di antaranya dilantik enam tahun lalu, pada 8 Desember 2016 di halaman kantor bupati setempat. Sementara, dua wali nagari menyusul pada 30 Desember 2016, karena masa jabatannya berakhir lebih belakangan, yaitu Wali Nagari Panyubarangan dan Wali Nagari Ranah Palabi.
Ia menyampaikan ucapan terima kasih yang atas pengabdian 43 wali nagari tersebut. Sutan Riska mengingatkan, agar tidak meninggalkan permasalahan di kemudian hari yang dapat menyebabkan tersangkut dengan urusan administrasi dan hukum.
Untuk itu, ia minta agar segera selesaikan laporan pertanggung-jawaban keuangan dan aset nagari. "Khusus wali nagari yang berganti, lakukan serah terima keuangan aset nagari dan Bumnag termasuk personil perangkat nagari dan lembaga-lembaga dengan baik dan benar. Hal hal teknis terkait yang di atas, koordinasikan dengan OPD terkait dan camat masing-masing," ujarnya, sebagaimana dirlis Diskominfo Dharmasraya.
Bupati Dharmasraya juga menyampaikan rasa syukur atas lancarnya pemilihan wali nagari serentak pada 2022 ini.
Pesta demokrasi tersebut, menurutnya, secara umum berlangsung, aman dan lancar, dan dalam suasana kondusif, walaupun ada sedikit riak-riak di nagari tertentu.
"Di manapun, dinamika penyelenggaraan demokrasi memang demikian adanya. Yang terpenting sikapi semua persoalan dengan kepala dingin dan menempuh prosedur-prosedur yang benar."
Ia juga mengucapkan selamat bekerja kepada 14 wali nagari incumbent yang kembali terpilih untuk periode 2022-2028. Untuk yang purna tugas, bupati menyerahkan pin emas sebagai tanda terima kasih atas pengabdian termasuk untuk Almarhum H. Rasul Hamidi, yang diwakili oleh puterinya, Gusna Leni. (*/SS)