361 Warga Sumbar Sembuh dari Covid-19, Termasuk 5 Petugas Lapas Sijunjung

covid-19

Ilustrasi hasil tes Covid-19. (Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Sebanyak 10 warga Sumatra Barat (Sumbar) yang positif terpapar covid-19 dinyatakan sembuh dari corona. Dengan begitu, total total pasien covid-19 sembuh menjadi 361 hingga Selasa (9/6/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, selain pasien sembuh bertambah 10 orang, pasien positif juga bertambah sebanyak 19 orang. Sebelumnya, hingga Selasa pagi, gugus tugas provinsi merilis jumlah kasus positif bertambah 18 orang dan kemudian bertambah lagi 1 pada Selasa sore, hingga jadi 19.

“Sampai hari ini total sembuh 361 orang, kemudian yang meninggal bertambah 2 orang lagi sehingga total meninggal 29 orang,” katanya.

Dari 10 orang pasien sembuh tersebut, lima orang di antaranya adalah petugas Lapas Kelas II Muaro Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. Mereka terdiri dari 4 orang pria dan satu wanita.

“Mereka dilaporkan terpapar di tempat kerja. Kemudian mereka dikarantina di gedung BPSDM Sumbar,” katanya.

Sedangkan 5 pasien sembuh lainnya masing-masing, dua orang di Dharmasraya yang dirawat di RSUD Sungai Dareh, 1 asal Padang Panjang, 1 dari Bukittinggi di RSAM, dan 1 warga Kota Padang yang disolasi di BPSDM Sumbar.

“Sementara warga yang meninggal dunia 2 orang merupakan warga Padang dan dirawat di RSUP M Djamil Padang,” katanya. (Rahmadi/ICA)

Baca Juga

Massa aksi melakukan penyegelan Balai Kota Padang. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Balai Kota Padang Disegel Massa Aksi Tuntut Keadilan Kematian Pengamen Karim
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Aksi Tuntut Keadilan Kematian Pengamen Karim, Massa “Geruduk” Balai Kota Padang dan Bakar Ban
Direktur LBH Padang, Diki Rafiki, saat diwawancara awak media. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Nasib Pilu 371 Buruh Perusahaan Kelapa di Padang Pariaman, Dipecat Tanpa Surat dan Gaji
Prakiraan Cuaca | cuaca limapuluh kota
BMKG: Cuaca Ekstrem di Sumbar Dipengaruhi Peralihan Musim
Tersangka penganiayaan anak berusia tiga tahun saat diamankan polisi. (Foto: Polres Solok)
Kronologi Balita 3 Tahun Luka-luka Dianiaya Ayah Tiri, Dalih Santet hingga Dibawa ke Solok
Diskusi Publik IEO 2026 yang diselenggarakan Yayasan KEHATI bersama Biodiversity Warriors Universitas Andalas di Padang, Rabu (6/5/2026).
“Kanibalisme Antar Sektor” Ancam Masa Depan Ekologi Indonesia, Sumatra Jadi Alarm Krisis Sistemik