241 Tenaga Medis Baru Siap Bantu Hadapi Virus Corona di Sumbar

241 Tenaga Medis Siap Bantu Hadapi Virus Corona di Sumbar

Ilustrasi (Pixabay)

Langgam.id – Sebanyak 241 tenaga medis telah direkrut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Barat (Sumbar) untuk menghadapi wabah Virus Corona (Covid-19). Mereka merupakan tenaga medis yang dikontrak hingga Desember 2020.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengatakan, nama-nama 241 tenaga medis baru itu telah diumumkan. Mereka akan segera diberikan pelatihan sebelum diterjunkan ke rumah sakit-rumah sakit di Sumbar.

“Tentu dengan semakin hari semakin meningkatnya yang terjangkit, tenaga medis ini akan segera disebar,” ujarnya saat jumpa pers online Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) bersama awak media, Jumat (3/4/2020).

Mereka, kata Nasrul, nantinya dikerahkan untuk mengurus pasien dalam pengawasan (PDP) atau pasien yang berada di rumah sakit, terutama rumah sakit rujukan. Para tenaga medis itu berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar.

“Tenaga medis ini diharapkan bisa membantu penguatan perlawanan terhadap wabah corona. Sehingga, tidak lagi bertambah pasien terjangkit,” ungkapnya.

Tenaga medis itu, jelas Nasrul, terdiri dari sepuluh dokter, 93 perawat, 27 bidan, 32 tenaga gizi, 13 tenaga laboratorium dan 13 tenaga sanitasi.

Baca Juga: Hadapi Corona, Pemprov Sumbar Butuh 220 Tenaga Kesehatan

Diketahui sebelumnya, perekrutan tenaga medis tersebut juga telah diterbitkan dalam pengumuman tentang Pengadaan Tenaga Kesehatan dalam Rangka Penanganan Corona di Sumatra Barat dengan nomor: 065/848/ORG-2020. (Rahmadi/ZE)

Baca Juga

Tim medis RSUP M Djamil Padang melakukan perawatan kepada Sena, balita 3 tahun korban penganiayaan. (Irwanda/Langgam.id)
Pengobatan Balita Dianiaya Ayah Tiri Tak Ditangggung BPJS, Pemkab Solok Cari Solusi
Warga negara (Citizen Lawsuit) menuju PTUN Padang mendaftarkan gugatan. (Foto: LBH Padang)
Bupati hingga Gubernur Sumbar dan Kapolda Digugat Warga ke PTUN, Buntut Bencana Ekologis
Petugas KAI menutup perlintasan liar selebar dua meter di Padang Pariaman. (Foto: Humas KAI Divre II Sumbar)
KAI Divre II Sumbar Tutup Perlintasan Liar di Padang Pariaman
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Tuntutan Massa Aksi Kasus Kematian Karim: Copot Kepala Satpol PP Padang, Polisi Usut Tuntas
Pimpinan Perum Bulog Kantor Wilayah Sumbar, R. Darma Wijaya. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Perum Bulog Sumbar Akui Harga Minyakita Masih Tembus HET, Distribusi Diklaim Aman
Wakil Ketua DPRD Sumbar, Eviyandri. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
DPRD Sumbar Akan Bentuk Pansus, Usut 371 Buruh Perusahaan Kelapa Dipecat dan Tak Digaji