238 Nelayan di Padang Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan

238 Nelayan di Padang Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan

Wako Padang Hendri Septa menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada nelayan. (Foto: Diskominfo Padang)

Langgam.id – Sebanyak 238 nelayan di Kota Padang menerima kartu BPJS Ketenagakerjaan alias mendapatkan perlindungan kerja dan hari tua.

“Ini merupakan kerja sama Pemko Padang bersama BPJS. Sebanyak 238 nelayan menerima BPJS Ketenagakerjaan yang berasal dari lima kecamatan, yaitu Koto Tangah, Padang Utara, Padang Barat, Padang Selatan dan Lubuk Begalung, ini sudah dibagi sesuai dengan proposisi,” jelas Wako Hendri Septa, dikutip Minggu (24/9/2023).

Dikatakannya dengan BPJS ini dapat meringankan beban dari keluarga nelayan di Kota Padang, sebagaimana Pemko Padang juga memperhatikan warga dari berbagai latar belakang.

“Jumlah nelayan di Padang 7 ribu lebih, insya Allah secara bertahap akan diberikan BPJS, jadi mohon kesabarannya. Bersama Dinas Perikanan dan Pangan akan didata lagi dan bekerja sama dengan instansi terkait” lanjutnya.

Dijelaskannya, terdapat 7.570 nelayan di Padang, di dalamnya terdapat 127 Kelompok Usaha Bersama, 34 kelompok Pengolah dan Pemasar Ikan, dan 89 kelompok Budidaya Ikan.

“Di sepanjang tahun 2021-2023, sudah diserahkan 955 unit sarana prasarana penangkap ikan (alat penangkap ikan, jaring, pancing, perahu, dan alat penunjang lainnya). Selain itu bantuan uang sebesar 65 juta dan hibah berbentuk barang pengolahan perikanan sebanyak 128 unit,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan, Alfiadi menyebut ini merupakan bagian dari kepedulian pemerintah dalam melayani masyarakat.

“Oleh sebab itu, semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi kita bersama,” jelas Alfiadi.

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan ruang diskusi bagi nelayan untuk menyampaikan aspirasinya.

Turut hadir pada kesempatan itu, Asisten Bidang Pembangunan dan Perkenomian Didi Ariyadi, Kadis Pangan dan Perikanan Alfiadi, Kadis Kominfo Boby Firman, Kabag Umum Harry Khrisna Mulya, Camat Koto Tangah Darmalis, dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Pemprov Akui Ada 300 Titik Tambang Emas Ilegal di Sumbar
Pemprov Akui Ada 300 Titik Tambang Emas Ilegal di Sumbar
PETI Kian Masif di Sumbar, Gubernur Ajak Forkopimda Bersatu Hentikan Tambang Ilegal
PETI Kian Masif di Sumbar, Gubernur Ajak Forkopimda Bersatu Hentikan Tambang Ilegal
KAI Sumbar Tutup 3 Perlintasan Liar di Padang Pariaman
KAI Sumbar Tutup 3 Perlintasan Liar di Padang Pariaman
Anggota DPR RI Mulyadi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Sumbar Ada Bekingnya, Desak TNI Tertibkan
Anggota DPR RI Mulyadi Ungkap Tambang Emas Ilegal di Sumbar Ada Bekingnya, Desak TNI Tertibkan
Ilustrasi kekerasan anak. (Dok. Istimewa)
10 Fakta Mencemaskan Kekerasan Anak di Sumbar yang Naik Drastis, Korban Dilecehkan hingga Disiksa Ayah Kandung
Syarat Madrasah dan Pesantren Tatap Muka | 9 Ribu Siswa SMP di Pasaman Barat Mulai Sekolah
Sumbar Mulai Deteksi Trauma Kekerasan Anak Sejak Hari Pertama Sekolah