2022, Pemkab Pessel Alokasikan Rp15 Miliar untuk Pengembangan Irigasi

Langgam.id-irigasi

Kondisi irigasi di Pesisir Selatan. [foto: Pemkab Pessel]

Langgam.id – Kabid Irigasi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pesisir Selatan Novi Irawan mengatakan, pada 2022 nanti dialokasikan dana Rp15 miliar untuk pengembangan irigasi.

Ia menambahkan, bahwa anggaran senilai Rp15 miliar, rinciannya akan digunakan untuk kelanjutan pembangunan irigasi Lubuk Buaya di Kecamatan Linggo Sari Baganti sebesar Rp10 miliar.

Selanjutnya terangnya, Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN senilai Rp5,2 miliar akan digunakan untuk pengembangan irigasi sepanjang 22 kilometer.

“Kegiatan ini tersebar di sejumlah daerah. Antara lain irigasi Air Singkarak Punggasan, Irigasi Pondok Baru Kecamatan BAB Tapan, dan irigasi Sawah liek Lumpo Kecamatan IV Jurai,” ujarnya dilansir di situs Pemkab Pessel, Jumat (26/11/2021).

Kemudian sebut Novi Irawan yaitu, Irigasi Sungai Batang dan Irigasi Sungai Kuyung Masing-masing di Kecamatan Pancung Soal. Selain itu, juga akan dilakukan renovasi dua unit pelayanan teknis dinas (UPTD).

“Sejumlah titik irigasi ini sudah dipastikan. Sedangkan untuk pembangunan gedung UPTD titiknya belum,” bebernya.

Ia mengatakan, bahwa akan ada dana yang bersumber dari APBD senilai Rp1,1 miliar untuk perbaikan irigasi.

Novi Irawan menjelaskan, saat ini daerah irigasi di Pesisir Selatan sebanyak 323 unit, luas 49 ribu hektare.

“Dari jumlah itu, kewenangan kabupaten 2,907 hektare dengan 312 derah irigasi. Sisanya kewenangan provinsi dan pusat,” bebernya.

Baca juga: Lantik Direktur Baru, Wabup Pessel Harap PDAM Tirta Langkisau Produksi Air Mineral

Kemudian terangnya, irigasi berkondisi baik di Pesisir Selatan saat ini hanya sebesar 57,50 persen.

Pemkab Pessel ungkapnya, menargetkan total irigasi berkondisi baik sebesar 66,70 persen pada 2026.

Hal ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Baca Juga

Semen Padang FC degradasi ke Liga 2 pada musim depan.
Semen Padang FC Degradasi, Statistik Buruk Gonta-Ganti Pelatih
Oktavinus Warga Nagari Manggu Tana mengumpulkan pasir yang menimbun sawah usai diterjang banjir bandan, Senin 30 Maret 2026. Abdul Latif
Saat Petani Solok Bertahan Hidup dari Sisa Bencana
Tim gabungan melakukan pencarian pria lansia yang hilang. (Foto: BPBD Limapuluh Kota).
Berangkat ke Ladang, Pria Lansia di Limapuluh Kota Dilaporkan Hilang
Ketua DPD KSPSI Sumbar, Ruli Eka Putra. (Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id)
Gelombang Protes Buruh Sumbar: Upah Dipotong, Anggaran BPJS Diduga Digelapkan Perusahaan
Sejumlah warga menyeberangi sungai Batang Anai mengunakan rakit. (Foto: Camat 2x11 Kayu Tanam)
Jembatan Darurat Rusak Lagi, Putus Akses 3 Nagari di Padang Pariaman hingga Menyeberang Pakai Rakit
Puluhan massa buruh menggelar aksi damai di Kantor Gubernur Sumbar, Senin (4/5/2026). Foto: Buliza Rahmat/Langgam.id
Gubernur Sumbar Tak Muncul, Buruh Ancam Gelombang Demo Besar!