200 Peserta Ikuti Kemah Seniman di Payakumbuh, Hadirkan Pameran Seni

Kemah seniman

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar, Gemala Ranti [Afdal/Langgam.id]

Langgam.id – Dinas Kebudayaan UPTD Taman Budaya Sumatra Barat (Sumbar) akan mengelar Kemah Seniman pada 11-13 November 2021 di Kota Payakumbuh. Kegiatan ini dijadwalkan akan dibuka secara langsung oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah.

“Kemah Seniman ini akan diikuti oleh 200 seniman dengan latar belakang seni yang berbeda. Selain itu, kemah ini adalah kegiatan perdana sejak dinas kebudayaan berdiri sendiri,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumbar, Gemala Ranti pada konferensi pers, Selasa (9/11/2021).

Kegiatan ini, katanya, menjadi silahturahmi para seniman. Selain itu juga akan muncul kolaborasi-kolaborasi baru dalam berbagai bentuk seni.

“Nantinya akan berkolaborasi dengan banyak pihak, kami menekanan kolaborasi ini tetap berlanjut. Kalau sudah berkolaborasi, para seniman ini akan bekerja sama dengan perguruan tinggi,” ujarnya.

Baca juga: Panitia Peparnas Tak Merespon Protes Soal Pembatalan Medali Perunggu Atlet Sumbar

Ia menambahkan, Kemah Seniman juga akan pameran seni rupa Sumbar. Ia berharap kegiatan nanti akan berjalan dengan lancar.

“Kegiatan nanti juga diharapkan akan meningkatkan kebahagiaan para seniman dan kami tentunya,” tuturnya.

Baca Juga

Ilustrasi - temperatur saat panas. (Foto: geralt/pixabay.com
Sumbar Dilanda Cuaca Panas, Ini 5 Cara Menjaga Tubuh Tetap Fit dan Aman Beraktivitas
Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: BMKG mencatat kenaikan suhu karena berkurangnya awan di langit Kota Padang.
Panas! Suhu di Sumbar Tembus 33 Derajat Celsius, BMKG Ingatkan Bahaya Paparan Sinar UV
Macet di Sitinjau Lauik ulah truk bermasalah. (Dok. WAG Sitinjau Lauik)
Dua Jam Sitinjau Lauik Lumpuh Ulah Dua Truk Bermasalah, Jalur Padang–Solok Kembali Lancar
Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih