2 Hari Pencarian, Korban Tenggelam di Lubuk Buaya Akhirnya Ditemukan

Langgam.id – Korban tenggelam di Sungai Simpang Kalumpang, Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah bernama Erlangga (11), berhasil ditemukan Tim gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (16/4/2025) pukul 15.50 WIB.

Setelah upaya pencarian intensif selama dua hari, remaja tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar dua ratus meter dari tempat korban dilaporkan hilang. Jasadnya pun langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk penanganan lebih lanjut.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir yang ikut terlibat dalam pencarian korban menyampaikan apresiasi kepada tim gabungan Kantor SAR Kelas A Padang atas kerja kerasnya dalam pencarian korban.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami menyampaikan turut berbelasungkawa yang mendalam atas musibah ini. Kami mengimbau kepada para orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya saat bermain di sekitar perairan. Semoga musibah seperti ini bisa kita hindari,” ujarnya kepada wartawan di lokasi pencarian.

Maigus Nasir juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya di sekitar sungai, terutama saat musim hujan, ketika debit air sungai meningkat.

“Apalagi dalam beberapa hari ini tingkat intensitas hujan cukup tinggi di Kota Padang. Kita harus lebih berhati-hati,” tambahnya.

Lebih lanjut Wakil Wali Kota Padang ini juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kanal pengaduan darurat milik Pemerintah Kota Padang melalui kontak 112.

“Warga Kota Padang silakan melaporkan kejadian seperti pohon tumbang, banjir, longsor, dan bencana alam lainnya yang terjadi. Kita segera menindaklanjutinya,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik melaporkan bahwa informasi kejadian korban tenggelam tersebut pertama kali diterima pada Selasa (15/4/2025) pukul 16.45 WIB.

“Berdasarkan kronologi yang kami terima, korban bermain bersama teman-temannya di pinggir sungai pada Selasa sore sekitar pukul 16.30 WIB. Kemudian terjatuh ke sungai dan hilang,” kata Abdul Malik. (*/fs)

Baca Juga

Wako Padang Tinjau Banjir di Guo Kuranji, Instruksikan Seluruh OPD Siaga Penuh
Wako Padang Tinjau Banjir di Guo Kuranji, Instruksikan Seluruh OPD Siaga Penuh
Wawako Padang Ajak Orang Tua Sukseskan Program Smart Surau Lewat Pendampingan 3T
Wawako Padang Ajak Orang Tua Sukseskan Program Smart Surau Lewat Pendampingan 3T
Wako Padang Monitoring Progul Smart Surau, Pastikan Kurikulum 3T Berjalan Optimal
Wako Padang Monitoring Progul Smart Surau, Pastikan Kurikulum 3T Berjalan Optimal
Kementerian PKP Bantu 183 Unit Huntap Terpusat di Sungkai, Pembangunan Dimulai September
Kementerian PKP Bantu 183 Unit Huntap Terpusat di Sungkai, Pembangunan Dimulai September
HJK ke 357, Dishub Padang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Lonjakan Pengunjung
HJK ke 357, Dishub Padang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Lonjakan Pengunjung
Pendaftaran Perlinsos di Koto Tangah Capai 17.221 KK, Warga Diimbau Aktif Perbarui Data
Pendaftaran Perlinsos di Koto Tangah Capai 17.221 KK, Warga Diimbau Aktif Perbarui Data