2 dari 11 Warga Sumbar yang Dinyatakan Positif Corona Berprofesi sebagai Pelaut

Positif Corona

Ilustrasi Positif Corona (Covid-19) (Foto: Fernando Zhiminaicela/pixabay.com)

Langgam.id – Dua dari 11 warga Sumatra Barat (Sumbar) yang baru dilaporkan terkonfirmasi positif corona (covid-19) pada Sabtu (30/5/2020) adalah pelaut. Mereka diduga terpapar di tempat mereka bekerja.

Demikian disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal dalam keterangan tertulisnya. “Dari 619 sampel yang diterima dan diperiksa, terkonfirmasi tambahan warga Sumbar positif terinfeksi covid-19 sebanyak 11 orang lagi setelah tracing ulang sebagai koreksi,” katanya, Sabtu.

Dengan penambahan ini, total warga Sumbar yang positif Corona menjadi 552 orang. Sementara, jumlah yang sembuh sudah 256 orang, bertambah 6 orang pada Sabtu.

Dari 11 tersebut, 8 orang berasal dari Kota Padang dan 3 lainnya, masing-masing dari 1 orang dari Kabupaten Limapuluh Kota, Agam, dan Padang Pariaman.

Sebanyak 8 warga Padang yang baru dinyatakan positif tersebut, 1 orang adalah balita berusia 1 tahun. Kemudian, dua anak-anak masing-masing berusia 8 dan 12 tahun. Lalu, 5 lainnya orang dewasa.

Warga Limapuluh Kota dan Agam yang baru diumukan terinfeksi Corona adalah pelaut. Masing-masing pria berumur 40 dan 46 tahun. Keduanya diduga sama-sama tertular dari tempat mereka bekerja. “Saat ini dilakukan penanganan isolasi di Balai Latihan Koperasi (Balatkop) Sumbar,” kata Jasaman.

Sedangkan pasien dari Kabupaten Padang Pariaman adalah seorang pria 60 tahun, warga Lurah Ampalu. Ia terinfeksi karena sebagai pedagang Pasar Raya Padang, dan telah dilakukan penanganan isolasi mandiri sementara.

Total kasus covid-19 di Sumbar sampai Sabtu sore adalah 552 orang. Rinciannya sebanyak 119 orang dirawat di berbagai Rumah Sakit, isolasi mandiri 49 orang, isolasi daerah 2 orang, Bapelkes 13 orang, BPSDM 34 orang, BPP Padang 14 orang, dan di BDK 38 orang, Balatkop 2 orang, meninggal dunia 25 orang dan sembuh 256 orang. (Rahmadi/SS)

Baca Juga

Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Djangan sekali-kali meninggalkan sedjarah! Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sedjarahnya sendiri. Dari sedjarah
Gala Adat dan Pertaruhan Marwah
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Anggota KPID Sumbar Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Gubernur: Penjaga Etika Publik
Anggota KPID Sumbar Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Gubernur: Penjaga Etika Publik