16 Gempa Terjadi di Sumbar Selama Periode 8-15 November 2024

Tiga kali gempa beruntun terjadi di Sumatra Barat pada Jumat (2/5/2025). Dua kali mengguncang Padang Panjang dan satu kali terjadi

Ilustrasi gempa. [foto: canva.com]

Langgam.id – Selama periode 8-15 November 2024 tercatat terdapat 16 kali gempa bumi terjadi di wilayah Sumatra Barat (Sumbar) dan sekitarnya.

Dilansir dari laman Instagram BMKG Padang Panjang pada Sabtu (16/11/2024), bahwa selama periode tersebut tidak terdapat gempa bumi yang dirasakan.

Berdasarkan magnitudo, ada 7 gempa dengan magnitudo kecil dari 3 dan ada 9 gempa dengan magnitudo besar dari 3 dan kecil dari 5.

Magnitudo maksimal pada periode 8-15 November 2024 ini yaitu 4,0 dan minimal ialah 1,9.

Sedangkan berdasarkan kedalaman, ada 10 gempa dengan kedalaman kecil dari 60 Km dan 6 gempa dengan kedalaman 60-300 Km.

Kedalaman maksimal di periode ini ialah 184 Km dan minimal yaitu 3 Km. (*/yki)

Baca Juga

Sumbar Diguncang 2 Gempa dalam 3 Hari, Pengamat: Peta Risiko Harus Jadi Kebijakan
Sumbar Diguncang 2 Gempa dalam 3 Hari, Pengamat: Peta Risiko Harus Jadi Kebijakan
Ahli Geologi Sumatra Barat (Sumbar), Ade Edward meminta masyarakat untuk selalu memantau perkembangan dari gempa terkait dengan evakuasi
Penjelasan BMKG Soal Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Nias Selatan hingga Dirasakan di Padang
Gempang bumi berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (12/12/2024) pukul 13.36 WIB.
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Nias Selatan, Terasa hingga Padang
BMKG mencatat terdapat sebanyak 13 kali gempa bumi terjadi di Sumatra Barat (Sumbar) dan sekitarnya selama periode 23-29 Mei 2025.
Gempa Sumut Magnitudo 6,4 SR Dirasakan Cukup Kuat di Sumbar
Seabad Gempa Padang Panjang, Sekolah Pascasarjana Unand Ajak Publik Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
Seabad Gempa Padang Panjang, Sekolah Pascasarjana Unand Ajak Publik Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
Mengenang Seabad Gempa Dahsyat Padang Panjang, Yose Hendra Luncurkan Buku Gempa Tujuh Hari
Mengenang Seabad Gempa Dahsyat Padang Panjang, Yose Hendra Luncurkan Buku Gempa Tujuh Hari