13.409 UMKM Agam Akan Terima BLT dari Pemerintah Pusat

ilustrasi gaji dan bantuan

Ilustrasi uang (Foto: Pixabay)

Langgam.id – Pemerintah pusat memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 13.409 pelaku usaha UMKM di Kabupaten Agam. Bantuan itu untuk memulihkan ekonomi nasional bagi para pelaku usaha dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menghadapai tekanan ekonomi akibat pandemi.

Pelaku ekonomi dan UMKM yang telah disetujui akan menerima BLT sebesar Rp 2,4 juta dari pemerintah pusat. Dana tersebut akan disalurkan langsung ke rekening pelaku UMKM melalui transfer bank BRI dan BNI. Untuk pencairan dana BLT tersebut, masih menunggu konfirmasi dari pusat.

“UMKM yang telah terdata tersebut bergerak di berbagai bidang usaha seperti kuliner, kerajinan, dan usaha lainnya yang tersebar di 16 kecamatan dan akan langsung masuk ke rekening pelaku UMKM,” ujar Sekretaris Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Agam, Aguska Dwifajra, Senin(19/10/2020).

Baca juga: 114.409 Nasabah UMKM Sumbar Dapat Penundaan Bayar Cicilan

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam telah mengusulkan sebanyak 7.610 unit UMKM ke Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia pada Juli 2020 untuk penerimaan BLT. Namun, pemerintah pusat menyetujui lebih banyak UMKM yang diusulkan yaiu sebanyak 13.409 unit UMKM.

Penambahan penerima BLT untuk UMKM ini terjadi karena Dinas Sosial Kabupaten Agam juga mengusulkan banyak UMKM untuk penerimaan BLT. Hal ini berdampak baik karena lebih banyak lagi pelaku usaha yang menjadi penerima BLT untuk membangkitkan kembali roda perekonomian.

“Saat ini, Kementerian Koperasi dan UKM RI membuka kembali pendaftaran penerima BLT tambahan, apabila data telah kita peroleh, langsung kita usulkan ke Kementerian Koperasi dan UKM RI,” ujar Aguska.

Informasi tersebut telah disampaikan ke-16 kecamatanyang ada di Agam untuk segera mengusulkan UMKM penerima BLT. Untuk penambahan ini, Disperindagkop Agam akan menunggu data hingga pertengahan November 2020 untuk kemudian diusulkan ke Kementerian Koperasi dan UKM RI. (Farhan/ABW)

Tag:

Baca Juga

PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun