126.235 Warga Sumbar Sudah Diperiksa, 3.386 Orang Positif Covid-19

sampel

Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal (Foto: Dok. Pribadi / FB Jasman Rizal)

Langgam.id- Sebanyak 126.235 warga Sumatra Barat telah menjalani pemeriksaan terkait Covid-19, hingga Minggu (13/09/2020) pukul 18.00 WIB.

“Jumlah yang diperiksa 126.235 orang dan jumlah spesimen diperiksa 150.785,” ujar Juru Bicara Penanganan Covid-19 Jasman Rizal dalam keterangan tertulisnya Minggu (13/09/2020).

Kata dia, dari 126.235 orang yang telah diperiksa, ditemukan 3.386 terkonfirmasi positif Covid-19.

“Angka positivity rate atau rasio kasus positif Covid-19 di Sumbar 2,68 persen,” ujarnya.

Dari 3.386 kasus tersebut, kata Jasman, 1.764 di antaranya sudah sembuh. Pasien yang meninggal menjadi 72 orang.

Jasman menyebutkan, pasien yang masih terpapar Covid-19, dirawat diberbagai rumah sakit.

Isolasi mandiri 1.121 orang, isolasi daerah 57 orang, isolasi di BPSM 60 orang dan di PPDM 75 orang ,” ujarnya. (*/AE)

Baca Juga

Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD
BPBD Evakuasi 16 Jenazah Korban Galodo Silaing Jembatan Kembar
Terisolir Akses Putus, Warga di Sejumlah Nagari di Palembayan Butuh Bantuan Sembako
Terisolir Akses Putus, Warga di Sejumlah Nagari di Palembayan Butuh Bantuan Sembako
Proses evakuasi korban galodo di kawasan jembatan kembar, Silaing Bawah, Padang Panjang, Sabtu (29/11/2025). BPBD
Galodo Jembatan Kembar Silaing, Tiga Jenazah Korban Berhasil Dievakuasi
Proses evakuasi korban banjir bandang atau galodo di Salareh Aia, Palembayan, Kabupaten Agam, Jumat (27/11/2025. BPBD
Rekap Bencana Sumbar: 88 Meninggal, 85 Orang Hilang
Banjir bandang merendam pemukiman wawrga di Kota Padang, Jumat (28/11/2025). BPBD
Update Banjir Bandang Kota Padang: 9 Orang Meninggal Dunia
Jembatan Kembar Silaing di Kota Padang Panjang dihantam longsor pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 11.52 WIB.
Banjir dan Longsor di Sumbar, Anggota DPR RI Mulyadi Minta Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional