113 Peserta Tidak Ikut Ujian SKD CPNS Padang Panjang

Langgam.id-CPNS Padang Panjang

Pemeriksaan suhu tubuh peserta ujian SKD CPNS Pemko Padang Panjang. [foto: Pemko Padang Panjang]

Langgam.id – Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kota Padang Panjang berakhir pada Sabtu (9/10/2021). Dari total 1.412 orang yang lulus administrasi, hanya 1.299 yang mengikuti ujian SKD di ISI Padang Panjang.

Sementara itu, sebanyak 113 orang lainnya tidak menguti ujian sama sekali. Ujian SKD CPNS Padang Panjang dilaksanakan sejak Selasa (5/10/2021).

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Padang Panjang Rudy Suarman menjelaskan, bahwa selama pelaksanaan ujian SKD, tidak ada kendala besar yang dihadapi.

Namun begitu terangnya, ada beberapa kendala kecil yang dihadapi. Seperti, ada dua peserta ujian yang tidak memenuhi syarat surat keterangan tes swab antigennya.

“Kita memang menyediakan tempat swab antigen yang dikelola Dinas Kesehatan. Kita langsung meminta peserta ujian tersebut agar mengulangi tes swab, dan akhirnya mereka bisa memenuhi syarat untuk mengikuti SKD ini,” ujarnya, Sabtu (9/10/2021).

Rudy mengatakan, selama pelaksanaan ujian SKD, banyak pihak lain yang terlibat demi kelancaran ujian. Seperti ISI Padang Panjang, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar).

Kemudian, juga ada Sekretariat Daerah Kota, Dinas Kesehatan, Kominfo, dan masih lainnya.

“Kita sangat berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan ujian SKD. Terutama kepada ISI Padang Panjang yang sudah bersedia melaksanakan ujian SKD di kampusnya,” beber Rudy dilansir dari media sosial Pemko Padang Panjang, Sabtu (9/10/2021).

Ia mengungkapkan, untuk tahapan selanjutnya, BKPSDM masih menunggu keputusan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Satpol PP Damkar Turunkan Personel

Sementara itu, untuk menyukseskan ujian SKD, Satpol PP Damkar turut melibatkan anggotanya untuk membantu lancarnya proses ujian.

Kasat Satpol PP Damkar Padang Panjang M Alber Dwitra mengatakan, setiap hari pihaknya menurunkan 13 anggota.

Mereka ini terangnya, bertugas melakukan pengamanan. Mulai dari pos registrasi, pemberian pin peserta, pos penitipan barang milik peserta.

Baca juga: Buka hingga Dini Hari, 7 Warnet di Padang Panjang Dirazia Satpol PP

Serta, pos body checking untuk memastikan peserta hanya membawa barang yang ditentukan untuk keperluan ujian sebelum memasuki ruang steril dan ruang ujian.

“Ini kami lakukan sesuai instruksi dari pusat. Peserta ujian tidak boleh membawa barang apapun, kecuali pensil dan kartu ujian. Kami tentu hanya menjalani sesuai peraturan yang ada, jika ada yang melanggar, kami tegur,” ucapnya.

Baca Juga

Langgam.id-cerah berawan
Cuaca Idul Adha 2026 di Sumbar Diprediksi Cerah, Sebagian Cerah Berawan
salah satu penghuni huntara Kapalo Koto menjemput air untuk kebutuhan harian.
Harap-Harap Cemas Menanti Hunian yang Dijanjikan
Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak