10 Unit Bus Baru NPM Segera Beroperasi: Jenis Mercedes Benz OH 1626, Perjalanan Semakin Nyaman

Langgam.id-NPM

Deretan bus baru NPM yang telah sampai di Kota Padang. [foto: Dok. PT NPM]

Langgam.id – Perusahaan otobus PT Naiklah Perusahaan Minang atau NPM mendatangkan 10 unit armada bus barunya untuk menunjang operasional.

Keseluruhan armada bus telah sampai sejak Minggu (19/12/2021) dan langsung melakukan konvoi keliling Sumatra Barat (Sumbar).

Bus dengan bermerek Mercedes Benz OH 1626 L ini kemudian sampai di Kota Padang pada Kamis (23/12/2021).

Konvoi keliling Sumbar tersebut salah satu cara perusahaan otobus NPM mengenalkan unit bus barunya kepada masyarakat.

“Udah dari beberapa hari ini sampai di Sumbar. Sekarang ke Padang mau take video di Masjid Raya Sumbar dan Pantai Padang,” kata Direktur Utama Perusahaan Otobus NPM, Angga Vircansa Chairul kepada langgam.id, Kamis (23/12/2021).

Angga mengungkapkan, keseluruhan unit armada bus baru NPM akan diperuntukkan untuk rute Padang-Jabodetabek. Bus dengan tipe ini berkapasitas 30 kursi penumpang.

“Insya Allah start 29 Desember dari Sumbar kemudian 31 Desember dari Jabodetabek. Unit baru semua dan untuk rute Padang-Jabodetabek,” jelasnya.

Penambahan unit armada baru milik perusahaan otobus tertua di Sumbar ini tentunya semakin menunjang moda transportasi darat di Tanah Minang. Dengan tipe bus yang canggih menambah kenyamanan bagi penumpang.

Mercedes Benz OH 1626 ini memiliki fitur air suspension yang merupakan andalan Mercedes Benz Indonesia. Dengan adanya fitur air suspension tentunya kenyamanan chasis bus ini sudah tidak perlu diragukan lagi.

Baca juga: Mengenal Konsep Manyambuik Dunsanak, Pemenang Sayembara Desain Gerbang Batas Sumbar

Suspensi jenis air suspension membuat guncangan bus menjadi lebih lembut saat melewati jalan terjal atau membelok. Sehingga membuat perjalanan, terutama untuk perjalanan jauh tidak melelahkan.

Baca Juga

Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Djangan sekali-kali meninggalkan sedjarah! Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sedjarahnya sendiri. Dari sedjarah
Gala Adat dan Pertaruhan Marwah
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar