1 Letkol dan 2 AKBP Bahas Sinergi TNI dan Polri di Luhak 50

1 Letkol dan 2 AKBP Bahas Sinergi TNI dan Polri di Luhak 50

Dari kiri ke kanan: Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, Komandan Batalyon 131 Letkol Inf Reno Handoko dan Kapolres Payakumbuh AKBP Wahyuni Sri Lestari. (Foto: Dok, Polres Payakumbuh)

Langgam.id - Tiga perwira menengah, masing-masing satu orang berpangkat letnan kolonel (letkol) dan dua orang berpangkat ajun komisaris besar polisi (AKBP) bertemu untuk silaturahim dan membahas sinergi TNI dan Polri.

Para perwira menengah tersebut adalah Komandan Batalyon 131 Letkol Inf Reno Handoko, Kapolres Payakumbuh AKBP Wahyuni Sri Lestari dan Kapolres Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kapolres Limapuluh Kota, Senin (6/3/2023).

Situs resmi Polres Payakumbuh merilis, pemimpin tiga satuan tersebut berkoordinasi untuk memperkuat sinergitas antara personel TNI dan Polri di wilayah Luhak 50 atau Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota.

"Hal ini untuk meningkatkan sinergitas TNI-Polri sebagai bukti nyata dari soliditas antara TNI-Polri, yang merupakan garda terdepan negara yang solid," kata AKBP Wahyuni dalam keterangan tertulisnya.

Menurutnya, koordinasi tersebut merupakan salah satu bentuk kerjasama dalam menangkal segala ancaman gangguan keamanan sehingga keutuhan NKRI tetap terjaga yang terimplementasi pada tugas sehari-hari.

“Terjalinnya hubungan kekeluargaan dan silaturahmi akan mewujudkan sinergitas yang baik dan harmonis antara TNI dan Polri,” kata Wahyuni.

Menurutnya, komunikasi, koordinasi dan kerja sama yang erat antara TNI dan Polri dapat meminimalisasi berbagai masalah.

Sementara itum, menurut Letkol Inf Reno, dengan saling bersinergi dan berkoordinasi bersama dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sehingga terwujud kesejahteraan pada daerah tersebut.

“Mari saling bersinergi, rapatkan barisan untuk menjaga keamanan yang ada di wilayah Kabupaten 50 Kota dan Payakumbuh” ujarnya. (*/SS)

Baca Juga

Ramly Syarif Dt. Gindak Simano, warga Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar) kecewa dan
Truk Dirampas Debt Collector Tanpa Prosedur, Warga Limapuluh Kota Lapor Polisi
Festival Maek Mengungkap Misteri Peradaban Dunia
Festival Maek Mengungkap Misteri Peradaban Dunia
Aku berjalan kaki sepanjang jalan Koto Gadang, Nagari Maek, suatu pagi ketika udara terasa sejuk di kulit dan wajah Bukik Posuak masih
Rumah Gadang Terakhir di Maek: Sepasang Tingkap Menanti Anak-anak Pulang
Bupati Limapuluh Kota Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Korban Galodo Tanah Datar
Bupati Limapuluh Kota Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Korban Galodo Tanah Datar
Pemilik Travel Agency Buatkan Rumah Untuk Nenek Nurbaina, Donasi yang Digalang Pemuda dan Nagari Tetap Disalurkan
Pemilik Travel Agency Buatkan Rumah Untuk Nenek Nurbaina, Donasi yang Digalang Pemuda dan Nagari Tetap Disalurkan
Percikan Kisah Nenek Berusia 83 Tahun di Situjuah yang Tinggal di Rumah Mirip Kandang Ternak, Bantuan Berdatangan
Percikan Kisah Nenek Berusia 83 Tahun di Situjuah yang Tinggal di Rumah Mirip Kandang Ternak, Bantuan Berdatangan