Warga Padang Pariaman Temukan Mayat Bayi Laki-laki Dalam Keranjang Sayur

Warga Padang Pariaman Temukan Mayat Bayi Laki-laki Dalam Keranjang Sayur

Ilustrasi bayi. (Foto: pixabay)

Langgam – Penemuan mayat bayi laki-laki menggegerkan warga Padang Pariaman. Bayi malang itu ditemukan tidak bernyawa di Jorong Olo Bangau, Nagari Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (19/11/2021).

Warga menemukan mayat bayi laki-laki itu dalam keadaan terbungkus kain sarung sekitar pukul 16.00 WIB. Nahasnya lagi mayat bayi ditemukan dalam sebuah keranjang sayur.

“Mayat ditemukan salah seorang warga dalam keranjang sayur,” tulis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman dalam instragam resminya.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui identitas korban secara pasti. Satuan tugas BPBD Kabupaten Padang Pariaman bekerjasama dengan pihak kepolisian setempat telah melakukan evakuasi terhadap korban.

“Mayat tersebut dibawa ke RS Bayangkara Padang untuk dilakukan otopsi,” tulis BPBD. (*/Dewi Habibah)

Tag:

Baca Juga

Langgam.id - Pertamina Patra Niaga PT Pertamina (Persero) menurunkan atau menyesuaikan harga sejumlah BBM non subsidi.
Harga Pertamax Naik, Pertamina Tunggu Kajian Soal Usulan Tambahan Kuota Pertalite di Sumbar
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi melawat ke luar negeri dalam agenda kunjungan kerja ke Jepang
Gubernur Sumbar Mahyeldi Kunker Luar Negeri ke Jepang
Anggaran DPRD Sumbar 2026 disorot
Anggaran Janggal Miliaran Rupiah DPRD Sumbar
Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran ratusan juta untuk pengadaan barang rumah tangga dan elektronik di rumah dinas gubernur
Pengadaan Barang Mentereng di Rumah Dinas Gubernur Mahyeldi, dari Macbook Pro – Mesin Kopi
Miliaran Rupiah Pengadaan Barang Mewah di Rumah Dinas Vasko Ruseimy
Miliaran Rupiah Pengadaan Barang Mewah di Rumah Dinas Vasko Ruseimy
Pemprov Sumbar menyiapkan anggaran Rp885 juta untuk renovasi rumah dinas Sekda. Di luar itu juga ada anggaran pemeliharaan senilai Rp90 juta.
Anggaran Renovasi Rumah Dinas Sekda Sumbar Capai Rp800 Juta Lebih