Langgam.id – Wali Kota Padang, Fadly Amran mengungkapkan bahwa gangguan distribusi air saat ini merupakan dampak langsung dari bencana banjir bandang yang merusak infrastruktur vital, termasuk unit intake milik PDAM.
“Saat ini, upaya perbaikan terus dilakukan secara bertahap di lapangan,” ujar Fadly dilansir dari laman Facebook Diskominfo Padang, Selasa (27/1/2026).
Fadly menjelaskan bahwa poin-poin utama terkait penanganan krisis air yang sudah dan sedang dilakukan Pemko Padang adalah pemulihan infrastruktur terhadap kerusakan pada unit-unit intake akibat banjir bandang.
Kemudian, terang Fadly, yaitu penggantian pipa. Saat ini tim teknis telah melakukan penggantian pipa-pipa yang rusak, meskipun saat ini statusnya masih bersifat sementara (temporary) sehingga layanan belum kembali prima.
Selanjutnya, sinergi antar lembaga juga dilakukan dan penanganan tidak hanya dibebankan kepada PDAM. Melainkan melibatkan lintas instansi Pemko, Pemprov, Balai Wilayah Sungai (BWS), hingga koordinasi dengan kementerian terkait.
Fadly mengatakan, saat ini seluruh pihak terkait sedang bekerja keras untuk memaksimalkan distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak pascabencana.
“Ini bukan masalah PDAM saja, ini masalah kita bersama. Beban ini harus kita pikirkan secara bersama-sama. Pemerintah kota, Provinsi, hingga Balai dari kementerian sedang bekerja untuk memaksimalkan distribusi air,” bebernya. (*)






