Wako Padang Ingatkan ASN Tidak Boleh Terima Parsel

bisnis kala pandemi

Ilustrasi hampers. [pixel]

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang mengingatkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak menerima parsel saat Lebaran. Jika ketahuan, siap-siap kena sanksi.

Wali Kota Padang Hendri Septa mewanti-wanti pejabat ASN di lingkup kerjanya untuk tidak menerima parsel dari siapa saja.

“Pejabat ASN kita harap jangan sampai menerima parsel dari masyarakat,” katanya, dikutip dari Diskominfo Padang, Minggu (7/4/2024).

Wali Kota menekankan, pejabat ASN agar menghindari jika ada masyarakat yang menghadiahkan hampers atau parsel menjelang lebaran. Karena hal itu termasuk gratifikasi.

“Jika ada (pejabat) yang kedapatan tentu akan ada sanksi, karena ada aturannya, kita harap jangan sampai (ada yang menerima parsel),” harap Hendri Septa.

Sisi lain Hendri Septa menyebut bahwa pihaknya telah melakukan sidak parrsel beberapa hari lalu. Dalam sidak itu ditemukan produk minuman yang sudah lewat masa edar atau kedaluarsa.

“Kita imbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat membeli parsel. Perhatikan tanggal kedaluarsa barang di dalam parsel tersebut,” ujarnya.

Selain itu Hendri Septa juga mengimbau kepada pedagang hampers untuk tidak memasukkan barang yang sudah kedaluarsa di dalam parsel yang dijual.

“Tentunya kita tidak ingin warga mengonsumsi makanan atau minuman yang sudah kedaluarsa, karena itu pedagang dan pembeli harus berhati-hati dan memperhatikan itu,” sebutnya. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Gerbang Tol Padang - Sicincin. (Foto: Dok. PT Hutama Karya)
Apakah Sumatera Barat Berpihak pada Masa Depan?
Gubernur Sumbar Resmikan Asrama Putri SMAN 1 Bukittinggi
Gubernur Sumbar Resmikan Asrama Putri SMAN 1 Bukittinggi
Kelurahan Air Pacah Maksimalkan Layanan Perlinsos, Warga Sakit Dijemput untuk Pendaftaran
Kelurahan Air Pacah Maksimalkan Layanan Perlinsos, Warga Sakit Dijemput untuk Pendaftaran
MAVI Resmi Hadir di Sumbar, Wiji Hastuti Yakin Voli Ranah Minang Kembali Berjaya
MAVI Resmi Hadir di Sumbar, Wiji Hastuti Yakin Voli Ranah Minang Kembali Berjaya
Dedi Mulyadi menyoroti persoalan tata kelola sektor pertambangan saat berorasi pada Muswil VII KAHMI Sumbar di Auditorium UNP, Sabtu (18/7/2026). (Foto: Langgam.id/ Buliza Rahmat)
KDM Kritik Tata Kelola Tambang di Hadapan Wagub Sumbar, Sebut Daerah Tak Bisa Bergantung SDA Saja
Remaja Bernegara, Cara NasDem Sumbar Kenalkan Politik Lewat Simulasi Jadi Anggota DPRD Sehari
Remaja Bernegara, Cara NasDem Sumbar Kenalkan Politik Lewat Simulasi Jadi Anggota DPRD Sehari