Visiting Professor di Unand: Langkah Maju Fakultas Farmasi dalam Kerjasama Internasional

PalantaLanggam – Kegiatan Visiting Professor di Fakultas Farmasi Universitas Andalas (Unand) menandai langkah besar dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui kolaborasi internasional. Acara ini menghadirkan profesor ternama dari universitas luar negeri untuk berbagi wawasan dan pengetahuan terbaru di bidang farmasi kepada mahasiswa dan staf pengajar.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan mendorong penelitian internasional melalui pertukaran ide dan pengalaman, serta mempromosikan kolaborasi global di bidang farmasi. Pengembangan kurikulum pendidikan farmasi juga menjadi fokus utama, dengan tujuan menyempurnakan kurikulum agar sesuai dengan standar internasional melalui diskusi dan evaluasi bersama para ahli dari luar negeri.

Fakultas Farmasi Unand, bekerja sama dengan Direktorat Kerjasama Unand, mengadakan kegiatan Visiting Professor ini dengan tujuan memperluas jaringan akademik dan membangun hubungan profesional antara Universitas Andalas dan institusi pendidikan lainnya di tingkat global. Acara ini secara resmi dibuka oleh Fatma Sri Wahyuni, Dekan Fakultas Farmasi Unand, yang menyatakan bahwa ini adalah kali pertama kegiatan Visiting Professor diadakan di Fakultas Farmasi Unand dan berharap kegiatan ini akan terus berlanjut di masa mendatang.

Kegiatan ini menghadirkan Mohd Cairul Iqbal Mohd Amin, guru besar dari Universiti Kebangsaan Malaysia, sebagai narasumber. Beliau berbagi pengetahuan dan pengalaman di bidang farmasi kepada seluruh peserta, dengan rangkaian acara selama lima hari, dari tanggal 1-5 Juli 2024.

Rangkaian acara meliputi:

  1. Guest Lecture dengan tema “Hydrogel and Novel Drug” pada tanggal 1 Juli 2024.
  2. Talk on “How to Apply International Research Grants” pada tanggal 2 Juli 2024.
  3. Discussion on “Recognition of Undergraduate Pharmacy Curriculum by Pharmacy Board Malaysia” pada tanggal 2 Juli 2024.
  4. Scopus/Publication Camp pada tanggal 3-4 Juli 2024.
  5. Pengabdian Masyarakat dengan tema “Penggunaan Obat Tradisional dan Pelatihan Pembuatan Sediaan Celup Daun Kelor” di Kelurahan Batu Gadang, Kota Padang pada tanggal 5 Juli 2024.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, ilmu yang diperoleh diharapkan diaplikasikan dalam bentuk pelatihan dan penyuluhan, memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar.

Mohd Cairul Iqbal Mohd Amin merasa kagum dengan semangat dan antusiasme seluruh peserta selama kegiatan berlangsung. Ia juga menyatakan bahwa sumber daya manusia di Fakultas Farmasi Unand memiliki potensi besar untuk berkembang lebih lanjut. Harapannya, dalam beberapa tahun ke depan, Fakultas Farmasi Unand dapat menjadi fakultas farmasi yang bergengsi di ranah mancanegara.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga merupakan momentum penting dalam memperkuat posisi Fakultas Farmasi Unand di kancah internasional, membuka jalan bagi kerjasama yang lebih luas dan berkelanjutan di masa depan.

Tag:

Baca Juga

Payakumbuh bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan sosial pendidikan kepada 100 mahasiswa kurang mampu.
Baznas Payakumbuh Salurkan Bantuan Pendidikan Bagi 100 Mahasiswa Kurang Mampu
Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memberhentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dharmasraya Sungai Rumbai.
Dugaan Gangguan Kesehatan Siswa, BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Sungai Rumbai
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengunjungi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK)
Kunjungi Kemenko PMK, Bupati Annisa Bahas Rehab Sekolah Terintegrasi dan Sekolah Unggul Garuda
Manajemen Bank Nagari Beri Klarifikasi Soal Kebijakan Uang Akhir Tahun bagi Pegawai
Manajemen Bank Nagari Beri Klarifikasi Soal Kebijakan Uang Akhir Tahun bagi Pegawai
Awali 2026, KAI Sumbar Sabet 3 Penghargaan Nasional
Awali 2026, KAI Sumbar Sabet 3 Penghargaan Nasional
Gunung Marapi di Sumatra Barat kembali mengalami erupsi pada Senin (16/3/2025) sekitar pukul 11.20 WIBDilansir dari situs Magma Indonesia
Gunung Marapi Kembali Erupsi, Warga Diminta Tak Beraktivitas dalam Radius 3 Km