UNAND dan DLH Padang Kelola Sampah Organik dengan Maggot

UNAND dan DLH Padang Kelola Sampah Organik dengan Maggot

UNAND kolaborasi dengan DLH Padang dalam pengelolaan sampah dengan maggot. (Foto: Diskominfo Padang)

Langgam.id – Universitas Andalas bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang mendorong peran masyarakat dalam mengelola sampah organik berbasis sirkular ekonomi.

Salah satunya dengan menggelar bimbingan teknis pengelolaan sampah organik melalui pemanfaatan maggot di Rumah Maggot, Komplek Bukit Belimbing Indah, Kuranji, Kota Padang, Rabu (3/10/2024).

Rangkaian kegiatan dimulai dengan bimbingan teknis budidaya magot dengan narasumber Dr. Resti Rahayu, dosen Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNAND.

Dalam pemaparannya, ia mengatakan latar belakang diadakannya kegiatan ini adalah semakin kompleksnya permasalahan sampah di Kota Padang.

“Sebagai akademisi, saya merasa terpanggil untuk ikut mencari solusi pengelolaan sampah. Sampah adalah masalah yang tidak pernah selesai, dan mengatasinya tidak bisa dilakukan sendiri,” jelasnya dikutip dari Diskominfo.

Selama ini, sambungnya, sudah ada beberapa metode pengelolaan sampah yang dikenal masyarakat, seperti kompos dan ekoenzim. Maggot dipilih karena dinilai lebih efektif dan menghasilkan nilai ekonomi.

“Selain menghasilkan pupuk, juga bisa menjadi pakan ternak. Pengolahan sampah dengan pupuk kompos memerlukan waktu yang lama, sementara maggot lebih cepat dan efisien,” tutur dia.

Melalui bimbingan teknis kali ini, pihaknya berharap masyarakat dapat mulai mengelola sampah organik mereka sendiri di rumah dengan maggot.

“Cukup dengan menggunakan dua baskom berukuran 4×60 cm di rumah, sudah bisa mengelola sampah dari 5-7 orang,” tambahnya.

Bibit maggot bisa diambil secara gratis di Rumah Maggot untuk pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Padang yang diwakili Penyuluh Lingkungan Hidup Rika Yusniadha menyampaikan apresiasinya terhadap pengabdian masyarakat Unand ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Unand atas inisiatif kegiatan ini. Kegiatan ini membantu kami dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.

Dengan adanya pengelolaan sampah secara mandiri, volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat berkurang.

“Jadi harapannya hanya sampah yang benar-benar tidak bisa diolah yang akan dibuang ke TPA,” jelasnya. (*/Fs)

Baca Juga

Wako Padang Resmikan Masjid Al Amin di Ponpes Darul Ulum
Wako Padang Resmikan Masjid Al Amin di Ponpes Darul Ulum
Pemko Padang memberikan perhatian khusus pada operasional tempat hiburan malam dan penginapan jelang Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Pemko Padang Perketat Pengawasan Tempat Hiburan Malam dan Penginapan Jelang Ramadan
Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana banjir di Kelurahan Balai Gadang mulai dikerjakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi.
Huntap Bagi Korban Banjir Padang Mulai Dibangun di Balai Gadang
Pusat Serahkan Bantuan Tahap I untuk Korban Bencana di Padang Rp4,5 Miliar
Pusat Serahkan Bantuan Tahap I untuk Korban Bencana di Padang Rp4,5 Miliar
Jelang Ramadan, Aktivis KAMMI Minta Pemko Padang Tegakkan Perda Ketertiban Secara Konsisten
Jelang Ramadan, Aktivis KAMMI Minta Pemko Padang Tegakkan Perda Ketertiban Secara Konsisten
Gedung Perpustakaan Daerah Kota Padang Resmi Beroperasi
Gedung Perpustakaan Daerah Kota Padang Resmi Beroperasi