Tsunami Selat Sunda, 4 Perantau Minang Dikabarkan Meninggal

Tsunami Selat Sunda, 4 Perantau Minang Dikabarkan Meninggal

Foto: Kumparan

Langgam.id – Kepala Biro Kerja Sama, Pembangunan dan Rantau Sekretariat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Luhur Budianda, mengatakan bahwa ada empat perantau asal Minangkabau yang menjadi korban musibah tsunami yang menerjang Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12) sekitar pukul 21.40 WIB.

“Tercatat 4 orang perantau kita meninggal dunia dan 4 rumah dengan kondisi rusak parah dan 11 rumah rusak sedang serta ringan. Lokasi yang terkena dampak cukup parah adalah Desa Way Muli Kalianda di Kabupaten Lampung Selatan,” kata Luhur Budianda, Senin (24/12).

Ia mengatakan, terdapat 22 kepala keluarga perantau asal Minangkabau yang berdomisili di Desa Way Muli Kalianda. Sementara itu, di Labuan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, ada sekitar 100 kepala keluarga perantau asal Minangkabau.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa perantau minang yang berdomisili di Labuan Carita dan sekitarnya,” ujarnya.

Ketua Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang) Sumatera Barat, Boy Lestari, mengatakan bahwa pihaknya masih berupaya melakukan pengecekan terhadap para perantau asal Sumatera Barat yang menjadi korban. Pihaknya sedang berkoordinasi dengan Gebu Minang Pusat.

“Ini yang sedang kami cek sekarang, belum dapat kabar kami, belum positif lagi. Kita cek dulu, masih kroscek ke Gebu Minang Pusat, apakah ada korban. Mudah-mudahan tidak ada,” kata Boy Lestari

Baca Juga

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: 225 tahun lalu,gGempa berkekuatan M8,4 yang bersinambung tsunami, dengan dampak yang besar saat itu; bukan saja Padang, melainkan juga sebagian besar wilayah pantai barat Sumatra.
Menyelami Dahsyatnya Tsunami 1797 Padang, Ikhtiar Menghadapi Ancaman Mentawai Megathrust
Langgam.id - Seorang jurnalis media online, Jefrimon menjadi korban pencurian di Padang. Dua unit sepeda motor miliknya hilang digasak maling
Polisi Ringkus Mantan Cleaning Service Diduga Curi Uang Toko Ponsel di Padang
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Harga Cabai di Pasar Raya Padang Masih Bertahan, Merah Jawa Rp65 Ribu
Harga Cabai di Pasar Raya Padang Masih Bertahan, Merah Jawa Rp65 Ribu
Truk Rusak, Lalin di Cubadak Bungkuak Padang Panjang Sempat Buka Tutup Pagi Ini
Truk Rusak, Lalin di Cubadak Bungkuak Padang Panjang Sempat Buka Tutup Pagi Ini
Malam Ini Hingga Besok, Sejumlah Daerah di Sumbar Berpotensi Dikepung Hujan
Cuaca Hari Ini: Hujan Petir Mengintai 8 Wilayah Sumbar