Tanggapan Wako Padang Soal Dugaan Malapraktik di Puskesmas Ulak Karang

Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Wako Padang menunggu laporan Dinkesdugaan malapraktik di Puskesmas Ulak Karang.

Wali Kota Padang Hendri Septa. [foto: IG Hendri Septa]

Berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Wako Padang masih menunggu laporan dari Dinkes soal dugaan malapraktik di Puskesmas Ulak Karang.

Langgam.id – Wali Kota Padang Hendri Septa menyebut dirinya masih menunggu laporan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) terkait kasus dugaan malapraktik di Puskesmas Ulak Karang.

Hal ini disampaikan Hendri saat dimintai tanggapannya terkait peristiwa tersebut.

Dia menyebut belum menerima laporan secara utuh dari Dinkes Padang terkait kasus dugaan kelalaian yang dilakukan oleh petugas Puskesmas Ulak Karang hingga menyebabkan mata seorang anak terancam buta akibat salah pemberian obat.

“Sampai saat ini saya belum menerima laporan lengkap dari Dinas Kesehatan mengenai kejadian itu,” katanya, Selasa (22/2/2022).

Dia melanjutkan, terkait apakah akan ada sanksi bagi petugas atau pemanggilan kepala Dinkes mengenai kejadian itu, ia mengaku ingin terlebih dahulu mendengarkan keterangan dari pihak-pihak terkait mengenai peristiwa itu.

“Belum ada pemanggilan karena saya belum mendapatkan laporan dari Dinas Kesehatan Kota Padang, nantinya kalau sudah dapat laporan baru kita serahkan untuk tindak lanjutnya,” ujarnya.

Selain itu menurutnya, dalam waktu dekat ia juga akan mengunjungi kediaman keluarga korban, untuk mengetahui perkembangan terbaru kondisi anak berinisial AK (12)  itu.

“Insya Allah nanti kita akan mengunjungi korban dan melihat kondisinya dalam waktu dekat ini,” katanya.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, seorang anak yang masih berumur 12 tahun diduga menjadi korban malapraktek berupa salah pemberian obat dari Puskesmas Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang.

Akibat tindakan itu, mengakibatkan mata kiri korban terancam kehilangan separuh kemampuan penglihatan. Hal itu disebabkan kelalaian petugas yang memberikan obat telinga kepada mata korban.

Baca juga: Ini Kata Dinkes Soal Puskesmas Salah Beri Obat Mata untuk Anak di Padang

Kasus malapraktik yang diduga dilakukan oleh Puskesmas Ulak Karang tersebut diketahui dari seorang ibu korban yang bernama Murniati (43) saat mendatangi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang untuk meminta keadilan.

Dapatkan update berita Padang – berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Profil Kapolda Sumbar Baru Irjen Djati Wiyoto, Kawan Seangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Profil Kapolda Sumbar Baru Irjen Djati Wiyoto, Kawan Seangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Glamping Lakeside di Alahan Panjang saat dipasang garis polisi. (Foro: Polsek Lembah Gumanti)
Update Kasus Bulan Madu Berujung Maut di Glamping Lakeside Alahan Panjang, Polisi Bakal Periksa 2 Dokter SPH
Tim medis RSUP M Djamil Padang melakukan perawatan kepada Sena, balita 3 tahun korban penganiayaan. (Irwanda/Langgam.id)
Pengobatan Balita Dianiaya Ayah Tiri Tak Ditangggung BPJS, Pemkab Solok Cari Solusi
Warga negara (Citizen Lawsuit) menuju PTUN Padang mendaftarkan gugatan. (Foto: LBH Padang)
Bupati hingga Gubernur Sumbar dan Kapolda Digugat Warga ke PTUN, Buntut Bencana Ekologis
Petugas KAI menutup perlintasan liar selebar dua meter di Padang Pariaman. (Foto: Humas KAI Divre II Sumbar)
KAI Divre II Sumbar Tutup Perlintasan Liar di Padang Pariaman
Massa aksi membakar ban dan menutut keadilan kematian Karim di Balai Kota. (Foto: Fajar Hardiansyah/Langgam.id)
Tuntutan Massa Aksi Kasus Kematian Karim: Copot Kepala Satpol PP Padang, Polisi Usut Tuntas