<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita UMKM Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/umkm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/umkm/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Sun, 19 Oct 2025 04:31:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita UMKM Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/umkm/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Daya Saing Pelaku Usaha Diperkuat Lewat Sosialisasi HAKI</title>
		<link>https://langgam.id/daya-saing-pelaku-usaha-diperkuat-lewat-sosialisasi-haki/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Oct 2025 04:27:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hakim]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=236631</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang terus berupaya memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tengah derasnya arus ekonomi kreatif. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Diskusi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) yang digelar di Cafe Kupi Batigo, Sabtu (18/10/2025). Sebanyak 40 pelaku UMKM dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kerajinan tangan, antusias mengikuti tersebut. Mereka dibekali pemahaman tentang pentingnya melindungi produk, ide, dan inovasi usaha melalui berbagai bentuk HAKI, seperti merek dagang, paten, dan hak cipta. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Padang, Didi Aryadi,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/daya-saing-pelaku-usaha-diperkuat-lewat-sosialisasi-haki/">Daya Saing Pelaku Usaha Diperkuat Lewat Sosialisasi HAKI</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Langgam.id &#8211; Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang terus berupaya memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tengah derasnya arus ekonomi kreatif. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi dan Diskusi Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) yang digelar di Cafe Kupi Batigo, Sabtu (18/10/2025).</p>



<p>Sebanyak 40 pelaku UMKM dari berbagai sektor, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kerajinan tangan, antusias mengikuti tersebut. Mereka dibekali pemahaman tentang pentingnya melindungi produk, ide, dan inovasi usaha melalui berbagai bentuk HAKI, seperti merek dagang, paten, dan hak cipta.</p>



<p>Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Padang, Didi Aryadi, menegaskan bahwa penguatan pemahaman HAKI merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi UMKM daerah.</p>



<p>“UMKM adalah tulang punggung ekonomi lokal. Dengan memahami HAKI, pelaku usaha dapat melindungi karya dan inovasinya sekaligus memperkuat posisi mereka di pasar yang semakin kompetitif,” ujar Didi, dilansir dari Padang.go.id, Minggu (19/10/2025).</p>



<p>Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta aktif bertanya mengenai prosedur pendaftaran HAKI di era digital serta bagaimana sertifikasi HAKI dapat dijadikan modal bersaing di pasar global.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi, dalam kesempatan itu menekankan pentingnya kesadaran hukum dan inovasi berkelanjutan bagi pelaku usaha.</p>



<p>“Kami ingin UMKM Padang tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tapi juga menembus pasar nasional bahkan internasional. Dengan perlindungan HAKI, kita bisa mencegah plagiarisme dan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi kreatif Kota Padang,” ujarnya.</p>



<p>Selain dari pemerintah daerah, kegiatan ini juga menghadirkan mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sebagai narasumber. Ia menjelaskan secara rinci tentang prosedur pendaftaran HAKI, manfaatnya bagi pengembangan usaha, hingga risiko hukum yang dapat timbul jika terjadi pelanggaran.</p>



<p>Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kota Padang berharap muncul gelombang baru pelaku UMKM yang lebih sadar hukum, kreatif, dan berdaya saing tinggi. Tidak hanya menciptakan produk berkualitas, tetapi juga mampu melindungi hak intelektualnya sebagai aset ekonomi jangka panjang.</p>



<p>“Kita ingin UMKM Padang menjadi pelaku ekonomi kreatif yang tangguh, beridentitas, dan dihargai atas inovasinya. HAKI adalah kunci agar ide lokal bisa menjadi kekuatan global,” tutup Fauzan. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/daya-saing-pelaku-usaha-diperkuat-lewat-sosialisasi-haki/">Daya Saing Pelaku Usaha Diperkuat Lewat Sosialisasi HAKI</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">236631</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Melihat Usaha Kerupuk Hiu Zikra di Pasie Nan Tigo</title>
		<link>https://langgam.id/melihat-usaha-kerupuk-hiu-zikra-di-pasie-nan-tigo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Sep 2025 07:58:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=233503</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Kreativitas di dunia kuliner tak ada habis-habisnya. Kali ini, Sri Zikra Fadillah di Pasie Nan Tigo, Kota Padang mengembangkan penganan kerupuk dari kulit ikan Hiu. Tangan cekatan Zikra mampu menyulap kulit hiu menjadi camilan renyah nan gurih. Dari dapur rumahnya di RT 03 RW 08, Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, usaha kerupuk kulit hiu lahir sebagai penopang ekonomi keluarga setelah pandemi. “Ide ini muncul ketika kondisi melemah setelah pandemi. Kerupuk kulit hiu Zikra memanfaatkan ikan hiu sirip hitam yang memang biasa dikonsumsi masyarakat,” tutur Zikra, dikutip dari Kominfo Jumat (5/9/2025). Proses pembuatannya terbilang unik. Kulit hiu yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/melihat-usaha-kerupuk-hiu-zikra-di-pasie-nan-tigo/">Melihat Usaha Kerupuk Hiu Zikra di Pasie Nan Tigo</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> – Kreativitas di dunia kuliner tak ada habis-habisnya. Kali ini, Sri Zikra Fadillah di Pasie Nan Tigo, Kota Padang mengembangkan penganan kerupuk dari kulit ikan Hiu.</p>



<p>Tangan cekatan Zikra mampu menyulap kulit hiu menjadi camilan renyah nan gurih. Dari dapur rumahnya di RT 03 RW 08, Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, usaha kerupuk kulit hiu lahir sebagai penopang ekonomi keluarga setelah pandemi.</p>



<p>“Ide ini muncul ketika kondisi melemah setelah pandemi. Kerupuk kulit hiu Zikra memanfaatkan ikan hiu sirip hitam yang memang biasa dikonsumsi masyarakat,” tutur Zikra, dikutip dari Kominfo Jumat (5/9/2025).</p>



<p>Proses pembuatannya terbilang unik. Kulit hiu yang sudah dipisahkan dari dagingnya dicuci bersih, direbus, lalu dipotong kecil menyerupai kerupuk. Setelah itu, kulit dijemur hingga kering, bisa memakan waktu hingga satu minggu bila cuaca bersahabat, sebelum akhirnya digoreng seperti kerupuk pada umumnya.</p>



<p>Dengan lima orang tenaga kerja yang membantunya, Zikra mampu memproduksi 3–5 kilogram kerupuk kulit hiu setiap minggu, tergantung pesanan.</p>



<p>“Kalau ada orderan banyak, biasanya kami lembur. Rasanya makin semangat kalau melihat orang suka dengan produk ini,” ujarnya.</p>



<p>Perjalanan usahanya pun tidak sendiri. Zikra mendapat pendampingan dari tenaga pendamping UMKM Dinas Koperasi dan UMKM. Melalui program itu, usahanya difasilitasi untuk mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), legalitas, sertifikasi halal, hingga PIRT.</p>



<p>Kini, produk kerupuk kulit hiu buatannya sudah punya pasar sendiri. Dengan harga Rp25 ribu per 100 gram, Zikra mengandalkan media sosial untuk promosi. Foto-foto kerupuk yang renyah dan gurih kerap ia bagikan, berharap bisa menjangkau lebih banyak pelanggan.</p>



<p>Bagi Zikra, usaha ini bukan sekadar mencari penghasilan, melainkan bukti bahwa kreativitas bisa melahirkan peluang baru.</p>



<p>“Saya ingin produk ini dikenal lebih luas, sekaligus memberi manfaat bagi orang-orang yang ikut bekerja bersama saya,” tutupnya. (Mizwa/Diskominfo)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/melihat-usaha-kerupuk-hiu-zikra-di-pasie-nan-tigo/">Melihat Usaha Kerupuk Hiu Zikra di Pasie Nan Tigo</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">233503</post-id>	</item>
		<item>
		<title>UMKM Masih jadi Penopang Ekonomi Sumbar, Perbankan Salurkan Rp31,62 Triliun per Juni 2025</title>
		<link>https://langgam.id/umkm-masih-jadi-penopang-ekonomi-sumbar-perbankan-salurkan-rp3162-triliun-per-juni-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 07:49:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=232919</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. Perannya semakin diperkuat oleh dukungan perbankan, dengan total penyaluran kredit mencapai Rp31,62 triliun pada posisi Juni 2025. Menurut Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat, Roni Nazra, angka tersebut menunjukkan bahwa UMKM tetap menjadi sektor krusial bagi keberlanjutan ekonomi daerah. Penyaluran kredit untuk UMKM tumbuh 0,62 persen secara tahunan dan menyumbang 43,10 persen dari total seluruh kredit perbankan. &#8220;Sektor UMKM merupakan tulang punggung ekonomi Sumatera Barat. Dukungan dari industri jasa keuangan, terutama perbankan, menjadi sangat penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ini,&#8221; ujar</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/umkm-masih-jadi-penopang-ekonomi-sumbar-perbankan-salurkan-rp3162-triliun-per-juni-2025/">UMKM Masih jadi Penopang Ekonomi Sumbar, Perbankan Salurkan Rp31,62 Triliun per Juni 2025</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> – Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. Perannya semakin diperkuat oleh dukungan perbankan, dengan total penyaluran kredit mencapai Rp31,62 triliun pada posisi Juni 2025.</p>



<p>Menurut Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Barat, Roni Nazra, angka tersebut menunjukkan bahwa UMKM tetap menjadi sektor krusial bagi keberlanjutan ekonomi daerah. Penyaluran kredit untuk UMKM tumbuh 0,62 persen secara tahunan dan menyumbang 43,10 persen dari total seluruh kredit perbankan.</p>



<p>&#8220;Sektor UMKM merupakan tulang punggung ekonomi Sumatera Barat. Dukungan dari industri jasa keuangan, terutama perbankan, menjadi sangat penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ini,&#8221; ujar Roni Nazra, dalam keterangan resmi, Jumat (29/8/2025).</p>



<p>Secara keseluruhan, kinerja industri jasa keuangan di Sumatera Barat menunjukkan kondisi yang solid, tercermin dari pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) triwulan II-2025 yang mencapai 3,94 persen. Total aset perbankan juga tumbuh 2,79 persen menjadi Rp84,22 triliun.</p>



<p>Selain perbankan konvensional, Bank Perekonomian Rakyat (BPR) juga memainkan peran besar dalam mendukung UMKM. Pada posisi Juni 2025, penyaluran kredit dan pembiayaan oleh BPR mencapai Rp2,23 triliun, dengan 71,33 persen dari angka tersebut disalurkan untuk UMKM. Hal ini menunjukkan fokus BPR dalam melayani kebutuhan pembiayaan di tingkat akar rumput.</p>



<p>Kinerja positif ini menjadi sinyal kuat bahwa kolaborasi antara sektor keuangan dan UMKM akan terus menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi di Sumatera Barat.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/umkm-masih-jadi-penopang-ekonomi-sumbar-perbankan-salurkan-rp3162-triliun-per-juni-2025/">UMKM Masih jadi Penopang Ekonomi Sumbar, Perbankan Salurkan Rp31,62 Triliun per Juni 2025</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232919</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Sepuluh Produk UMKM Lamongan Diluncurkan di Ritel Modern</title>
		<link>https://langgam.id/sepuluh-produk-umkm-lamongan-diluncurkan-di-ritel-modern/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin Palanta]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2025 06:34:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=232271</guid>

					<description><![CDATA[<p>PalantaLanggam &#8211; Sebanyak sepuluh produk UMKM asli Kabupaten Lamongan dilaunching di ritel modern oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Selasa (19/8) di Alfamart Jl. Veteran Lamongan. Di antaranya adalah Opak Ladusing (Sito Bandeng), Kembang Goyang ( Ar Rayyan Sejahtera), Merupuk Singkong (Navid Snack), Tempe Kriuk (Lisfood), Rengginang (Jajanan Ibu), Stick Balado (2R Snack), Seblak Krispi (Mama Iin), Teri Krezz (Kirana Food Indonesia), Cotton Candy Arumanis (Ratita Snack), dan Keripik Seledri (Dins Snack). Dituturkan oleh Bupati yang akrab disapa Pak Yes, kegiatan ini merupakan upaya Pemkab Lamongan dalam merealisasikan program prioritas &#8220;UMKM Naik Kelas&#8221;. Karena dukungan dan fasilitasi terhadap UMKM diyakini dapat</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sepuluh-produk-umkm-lamongan-diluncurkan-di-ritel-modern/">Sepuluh Produk UMKM Lamongan Diluncurkan di Ritel Modern</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>PalantaLanggam &#8211; </strong>Sebanyak sepuluh produk UMKM asli Kabupaten Lamongan dilaunching di ritel modern oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Selasa (19/8) di Alfamart Jl. Veteran Lamongan.</p>



<p>Di antaranya adalah Opak Ladusing (Sito Bandeng), Kembang Goyang ( Ar Rayyan Sejahtera), Merupuk Singkong (Navid Snack), Tempe Kriuk (Lisfood), Rengginang (Jajanan Ibu), Stick Balado (2R Snack), Seblak Krispi (Mama Iin), Teri Krezz (Kirana Food Indonesia), Cotton Candy Arumanis (Ratita Snack), dan Keripik Seledri (Dins Snack).</p>



<p>Dituturkan oleh Bupati yang akrab disapa Pak Yes, kegiatan ini merupakan upaya Pemkab Lamongan dalam merealisasikan program prioritas &#8220;UMKM Naik Kelas&#8221;. Karena dukungan dan fasilitasi terhadap UMKM diyakini dapat menaikkan pertumbuhan ekonomi Lamongan.</p>



<p>&#8220;Pemkab Lamongan terus bekerja sama dengan ritel modern untuk mendukung produk UMKM terus berkembang. Salah satunya adalah sepuluh produk yang hari ini dilaunching, yang menunjukkan produk UMKM Lamongan terus mengalami peningkatan dalam segi kualitas,&#8221; tutur Pak Yes.</p>



<p>Sebelum masuk ke ritel modern, seluruh produk UMKM Lamongan telah melewati proses kurasi yang dilakukan langsung oleh PT Sumber Alfaria Trijaya. Kurasi dilakukan untuk memastikan produk memiliki kualitas yang baik, memenuhi standar keamanan dan perizinan, serta memiliki kemasan yang menarik dan informatif.&nbsp;</p>



<p>Untuk bisa mencapai kriteria kurasi, Pemkab Lamongan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lamongan terus memberikan pendampingan mulai dari perencanaan, produksi, sampai dengan pemasaran. Yangmana bertujuan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produk UMKM Lamongan.</p>



<p>Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Kota Soto juga melakukan penandatanganan MoU program kemitraan bersama Branch Manager PT Sumber Alfaria Trijaya Nurcahyo Rahutomo.</p>



<p>Nurcahyo Rahutomo mengungkapkan komitmennya dalam melangsungkan kolaborasi dalam rangka memberikan dukungan UMKM agar terus berkembang. Ia mengatakan bahwa untuk memajang produk UMKM di Alfamart tidak dipungut biaya, melainkan harus memenuhi kriteria kurasi yang telah ditetapkan. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/sepuluh-produk-umkm-lamongan-diluncurkan-di-ritel-modern/">Sepuluh Produk UMKM Lamongan Diluncurkan di Ritel Modern</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">232271</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Target 30 Juta UMKM Terdigitalisasi, Kemen UMKM Bersama Tokopedia dan TikTok Shop Latih Ribuan Juragan di Padang</title>
		<link>https://langgam.id/target-30-juta-umkm-terdigitalisasi-kemen-umkm-bersama-tokopedia-dan-tiktok-shop-latih-ribuan-juragan-di-padang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Apr 2025 11:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=225689</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah melalui Kementerian UMKM Republik Indonesia terus bergerak cepat untuk mencapai target ambisius, yaitu mendigitalisasi 30 juta UMKM pada tahun 2025 ini. Langkah konkret terbaru terlihat di Padang, Sumatera Barat, pada Senin (28/4/2025), di mana pemerintah bersama Tokopedia dan TikTok Shop berkolaborasi dalam program ‘Juragan UMKM’ untuk melatih ribuan pelaku usaha mikro menjadi penjual terpercaya di era discovery e-commerce. Sinergi platform digital raksasa dan pemerintah ini bertujuan untuk membekali UMKM dengan keterampilan penting untuk #JualanNyaman sekaligus meningkatkan penjualan melalui kekuatan konten video. Program ini secara khusus menghadirkan ‘Creators Lab’, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mengedukasi para kreator, baik</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/target-30-juta-umkm-terdigitalisasi-kemen-umkm-bersama-tokopedia-dan-tiktok-shop-latih-ribuan-juragan-di-padang/">Target 30 Juta UMKM Terdigitalisasi, Kemen UMKM Bersama Tokopedia dan TikTok Shop Latih Ribuan Juragan di Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pemerintah melalui Kementerian UMKM Republik Indonesia terus bergerak cepat untuk mencapai target ambisius, yaitu mendigitalisasi 30 juta UMKM pada tahun 2025 ini. </p>



<p>Langkah konkret terbaru terlihat di Padang, Sumatera Barat, pada Senin (28/4/2025), di mana pemerintah bersama Tokopedia dan TikTok Shop berkolaborasi dalam program ‘Juragan UMKM’ untuk melatih ribuan pelaku usaha mikro menjadi penjual terpercaya di era <em>discovery e-commerce</em>.</p>



<p>Sinergi platform digital raksasa dan pemerintah ini bertujuan untuk membekali UMKM dengan keterampilan penting untuk #JualanNyaman sekaligus meningkatkan penjualan melalui kekuatan konten video. Program ini secara khusus menghadirkan ‘Creators Lab’, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mengedukasi para kreator, baik afiliasi maupun penjual, mengenai optimalisasi konten video pendek (<em>short video</em>) dan <em>live streaming</em>.</p>



<p>Vonny Ernita Susamto, Direktur Tokopedia dan TikTok E-commerce, menekankan betapa krusialnya konten video dalam lanskap <em>e-commerce</em> saat ini. “Melalui Creators Lab, Tokopedia dan TikTok Shop mengedukasi kreator baik <em>affiliate</em> maupun penjual mengenai pemanfaatan konten video pendek (<em>short video</em>) dan <em>live streaming</em> di era <em>discovery e-commerce</em> di mana keputusan berbelanja cenderung dipengaruhi oleh konten video TikTok,” ujarnya.</p>



<p>Fenomena <em>live streaming</em> sebagai pendorong penjualan juga disoroti. Contohnya, selama bulan Ramadan tahun ini, <em>live streaming</em> di TikTok mencatatkan angka tontonan fantastis, mencapai 2,8 miliar kali. Bahkan, kenaikan nilai transaksi di TikTok Shop akibat <em>live streaming</em> saat sahur melonjak hingga 24 kali lipat.</p>



<p>Lebih lanjut, Vonny menjelaskan komitmen Tokopedia dan TikTok Shop dalam mendukung program ‘Juragan UMKM’. </p>



<p>“Ada jutaan penjual di Tokopedia dan TikTok Shop yang mayoritas UMKM, maka kami mendukung ‘Juragan UMKM’ KemenUMKM RI dengan mengintegrasikan Creators Lab, agar makin banyak UMKM yang mahir membuat konten video dan merasakan manfaatnya dalam membangun merek, memperluas pasar, dan meningkatkan penjualan,” katanya.</p>



<p>Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza, yang turut hadir dalam acara di Padang, menyampaikan optimisme pemerintah terhadap kontribusi sektor ekonomi digital. </p>



<p>“Pemerintah menargetkan 30 juta UMKM terdigitalisasi pada tahun 2025 untuk memperkuat sektor ekonomi digital. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan Workshop Digital Juragan UMKM bekerja sama dengan Tokopedia dan TikTok Shop. Kami menargetkan dalam satu tahun ke depan, sebanyak 22.000 pengusaha mikro akan terhubung melalui kegiatan Workshop Digital Juragan UMKM yang tersebar di 50 titik PLUT, bekerja sama dengan <em>marketplace</em>. Melalui kegiatan ini, diharapkan kontribusi sektor ekonomi digital terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dapat meningkat hingga 8-9% pada tahun 2025,” jelasnya.</p>



<p>Dalam workshop di Padang, setidaknya 50 pengusaha mikro mendapatkan pelatihan intensif mengenai berbagai aspek, mulai dari pengenalan kreator afiliasi, pengembangan <em>personal branding</em>, perancangan skrip video afiliasi, hingga strategi dan praktik pembuatan konten dan <em>live streaming</em>. Tak hanya itu, edukasi mengenai Hak Kekayaan Intelektual (HKI) juga menjadi bagian penting dari materi Creators Lab, bertujuan agar pelaku UMKM dapat #JualanNyaman di Tokopedia dan TikTok Shop.</p>



<p>“Setidaknya, terdapat 50 pengusaha mikro terlibat dalam workshop ini, yang mencakup materi pengenalan kreator afiliasi, pengembangan <em>personal branding</em>, perancangan skrip video afiliasi, serta strategi dan praktik pembuatan konten dan <em>live streaming</em> hingga edukasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) agar pelaku UMKM bisa #JualanNyaman di Tokopedia dan TikTok Shop,” ungkap Helvi.</p>



<p>Materi HKI dalam Creators Lab dirancang untuk memberikan pemahaman kepada UMKM mengenai pentingnya menaati peraturan, seperti larangan menggunakan foto, judul, atau deskripsi produk dari merek lain tanpa izin. Selain itu, peserta juga diajarkan strategi untuk menjadi penjual dengan status ‘Power Shop’ atau ‘Mall’ di TikTok Shop, yang diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan pembeli sekaligus mendongkrak pendapatan.</p>



<p>Tokopedia dan TikTok Shop juga aktif menyampaikan informasi mengenai regulasi perlindungan HKI, fitur-fitur yang tersedia untuk melindungi kekayaan intelektual, serta mengajak UMKM untuk bergabung dalam Pusat Perlindungan KI guna mempermudah proses perlindungan HKI mereka.</p>



<p>Kolaborasi antara pemerintah dan platform <em>e-commerce</em> ini menjadi angin segar bagi UMKM di Padang dan seluruh Indonesia. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh melalui program ‘Juragan UMKM’ dan Creators Lab, diharapkan semakin banyak UMKM yang mampu memanfaatkan potensi <em>e-commerce</em> dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi digital nasional, mencapai target 30 juta UMKM terdigitalisasi pada tahun 2025. (*/f)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/target-30-juta-umkm-terdigitalisasi-kemen-umkm-bersama-tokopedia-dan-tiktok-shop-latih-ribuan-juragan-di-padang/">Target 30 Juta UMKM Terdigitalisasi, Kemen UMKM Bersama Tokopedia dan TikTok Shop Latih Ribuan Juragan di Padang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225689</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polemik Tarif Impor 32 Persen Donald Trump, Muhammadiyah Minta UMKM Indonesia Genjot Inovasi Digital</title>
		<link>https://langgam.id/polemik-tarif-impor-32-persen-donald-trump-muhammadiyah-minta-umkm-indonesia-genjot-inovasi-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Apr 2025 08:46:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Toni Firmansyah]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=225113</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebesar 32 persen terhadap produk impor dari Indonesia memicu kekhawatiran serius di kalangan pelaku usaha, terutama sektor UMKM Indonesia. Lembaga Pengembang UMKM PP Muhammadiyah menilai kebijakan ini bukan hanya mengganggu stabilitas perdagangan luar negeri. Lebih dari itu, juga bisa berdampak besar terhadap kondisi ekonomi domestik. Menurut Ketua Lembaga Pengembang UMKM PP Muhammadiyah Tony Firmansyah, kebijakan tarif tinggi dari pemerintahan Trump itu berdampak langsung pada beberapa sektor unggulan ekspor Indonesia. Seperti tekstil, alas kaki, furniture Indonesia, karet, hingga produk perikanan ekspor menjadi rentan terguncang akibat penurunan daya saing di pasar Amerika</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polemik-tarif-impor-32-persen-donald-trump-muhammadiyah-minta-umkm-indonesia-genjot-inovasi-digital/">Polemik Tarif Impor 32 Persen Donald Trump, Muhammadiyah Minta UMKM Indonesia Genjot Inovasi Digital</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebesar 32 persen terhadap produk impor dari Indonesia memicu kekhawatiran serius di kalangan pelaku usaha, terutama sektor UMKM Indonesia.</p>



<p>Lembaga Pengembang UMKM PP Muhammadiyah menilai kebijakan ini bukan hanya mengganggu stabilitas perdagangan luar negeri. Lebih dari itu, juga bisa berdampak besar terhadap kondisi ekonomi domestik.</p>



<p>Menurut Ketua Lembaga Pengembang UMKM PP Muhammadiyah Tony Firmansyah, kebijakan tarif tinggi dari pemerintahan Trump itu berdampak langsung pada beberapa sektor unggulan ekspor Indonesia. Seperti tekstil, alas kaki, furniture Indonesia, karet, hingga produk perikanan ekspor menjadi rentan terguncang akibat penurunan daya saing di pasar Amerika Serikat.</p>



<p>&#8220;Kebijakan tarif Trump ini menciptakan tekanan berat bagi industri kecil dan menengah yang selama ini sudah berjuang untuk memperluas pasar ekspor,&#8221; ujar Tony dalam keterangan persnya, Kamis (17/5/2025).</p>



<p>Putra Minang itu menegaskan bawha dampak langsung dari kebijakan Trump antara lain adalah pelemahan nilai tukar rupiah. Kemudian, peningkatan potensi PHK massal, serta penurunan penerimaan pajak negara.</p>



<p>&#8220;Situasi ini juga dapat menciptakan over supply akibat penumpukan barang di banyak negara yang kesulitan menembus pasar AS,&#8221; katanya.</p>



<p>Kondisi ini tentu sangat mengkhawatirkan bagi pelaku UMKM Indonesia, terutama mereka yang tidak memiliki kekuatan finansial dan teknologi produksi mumpuni untuk bersaing di tengah pasar global yang semakin kompetitif.</p>



<p>&#8220;Ketidaksiapan menghadapi gelombang barang impor juga bisa menjadi ancaman bagi stabilitas harga dan ketahanan ekonomi mikro nasional,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurut Tony, penumpukan barang impor yang masuk ke pasar dalam negeri turut melemahkan posisi industri lokal. Hal ini diperparah dengan belum optimalnya perlindungan dari sisi regulasi dan kebijakan pemerintah terhadap pelaku usaha kecil dan menengah.</p>



<p>Dalam situasi seperti ini, Lembaga Pengembang UMKM PP Muhammadiyah memberikan beberapa rekomendasi penting. Pertama, UMKM diminta untuk meningkatkan daya saing dengan memperkuat kemampuan membaca tren pasar global.</p>



<p>Kedua, pelaku usaha harus mulai fokus pada pengembangan produk berbasis inovasi digital UMKM. Ketiga, pelaku UMKM disarankan untuk bergabung dengan ekosistem organisasi bisnis yang dapat mendukung pertumbuhan mereka secara berkelanjutan.</p>



<p>&#8220;UMKM harus berpacu berinovasi, bergabung dengan organisasi yang kapable di bidang ekonomi bisnis agar dapat bersaing menyongsong masa depan ekonomi yang kuat dan mengakar,&#8221; terangnya.</p>



<p>Di sisi lain, Muhammadiyah juga meminta pemerintah untuk turun tangan secara serius. Beberapa langkah strategis yang perlu dilakukan antara lain adalah memberikan insentif untuk UMKM ekspor, memperkuat regulasi yang pro-UMKM, serta memberikan perhatian lebih kepada sektor produksi dan distribusi industri kecil.</p>



<p>Menurut Muhammadiyah, ketiga kementerian, yakni Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Perdagangan, serta Kementerian Perindustrian, perlu bersinergi dalam merumuskan kebijakan jangka pendek dan panjang guna melindungi pelaku usaha kecil dari dampak perang dagang global.</p>



<p>&#8220;Dibutuhkan kebijakan konkret dan terukur agar sektor UMKM Indonesia tetap bisa bertahan dan berkembang,” katanya. (**)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polemik-tarif-impor-32-persen-donald-trump-muhammadiyah-minta-umkm-indonesia-genjot-inovasi-digital/">Polemik Tarif Impor 32 Persen Donald Trump, Muhammadiyah Minta UMKM Indonesia Genjot Inovasi Digital</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">225113</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bank Nagari Klaim 82,47 Persen Kredit Produktif Disalurkan ke Sektor UMKM</title>
		<link>https://langgam.id/bank-nagari-klaim-8247-persen-kredit-produktif-disalurkan-ke-sektor-umkm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Mar 2025 23:18:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Nagari]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=223889</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Bank Nagari menegaskan komitmennya dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menyalurkan 82,47 persen dari total kredit produktifnya ke sektor tersebut pada tahun 2024. Pencapaian ini diungkapkan oleh Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, dalam pidatonya pada Upacara Peringatan HUT ke-63 Bank Nagari. &#8220;Setiap tantangan yang dihadapi dan keberhasilan yang diraih merupakan bagian dari sejarah panjang Bank Nagari. Kami terus menjaga tekad untuk mengoptimalkan potensi dan sumber daya demi mencapai visi besar kami,&#8221; ujar Gusti Candra, dikutip Kamis (13/3/2025). Gusti Candra menjelaskan bahwa tahun 2024 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi perbankan, termasuk Bank Nagari. Namun,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bank-nagari-klaim-8247-persen-kredit-produktif-disalurkan-ke-sektor-umkm/">Bank Nagari Klaim 82,47 Persen Kredit Produktif Disalurkan ke Sektor UMKM</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Bank Nagari menegaskan komitmennya dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menyalurkan 82,47 persen dari total kredit produktifnya ke sektor tersebut pada tahun 2024. Pencapaian ini diungkapkan oleh Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, dalam pidatonya pada Upacara Peringatan HUT ke-63 Bank Nagari.</p>



<p>&#8220;Setiap tantangan yang dihadapi dan keberhasilan yang diraih merupakan bagian dari sejarah panjang Bank Nagari. Kami terus menjaga tekad untuk mengoptimalkan potensi dan sumber daya demi mencapai visi besar kami,&#8221; ujar Gusti Candra, dikutip Kamis (13/3/2025).</p>



<p>Gusti Candra menjelaskan bahwa tahun 2024 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi perbankan, termasuk Bank Nagari. Namun, di tengah tantangan tersebut, Bank Nagari berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang positif.</p>



<p>Bank Nagari berhasil mencatatkan total aset Rp 32,96 triliun, kredit/pembiayaan yang diberikan Rp 25,55 triliun, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun Rp 26,68 triliun, dan laba bersih Rp538,07 miliar. Rasio keuangan utama pun terjaga dalam kondisi sehat, dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 23,13%, Non-Performing Loan (NPL) 1,85%, serta Return on Equity (ROE) mencapai 14,55%.</p>



<p>Fokus utama Bank Nagari pada tahun 2024 adalah mendukung UMKM. Sebanyak 82,47 persen dari total kredit/pembiayaan produktif disalurkan kepada UMKM, menjadikannya BPD dengan kontribusi terbesar terhadap UMKM di Indonesia. Bank Nagari juga aktif dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), dengan plafon mencapai Rp1,92 triliun kepada 11.008 debitur.</p>



<p>Dalam perjalanannya menuju transformasi digital, Bank Nagari terus meningkatkan layanan berbasis teknologi, seperti Super Apps Ollin by Nagari. Bank Nagari juga berperan aktif dalam pembangunan ekonomi Sumatera Barat dengan menyumbangkan dividen sebesar Rp 356,22 miliar kepada pemegang saham.</p>



<p>&#8220;Bank Nagari berkomitmen untuk mempercepat digitalisasi layanan perbankan. Dengan izin pembukaan rekening tabungan online dari OJK dan BI, kami semakin siap meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan layanan,&#8221; tambah Gusti Candra.</p>



<p>Di tahun 2025, Bank Nagari menargetkan pertumbuhan berkelanjutan dengan proyeksi aset Rp 36,04 triliun, DPK Rp 28,93 triliun, kredit/pembiayaan Rp 27,60 triliun, dan laba bersih Rp 563,61 miliar.</p>



<p>&#8220;Kami akan terus mendorong inovasi dan transformasi bisnis, dengan berlandaskan pada budaya kerja IMSTAR (Inovasi, Mutu, Sinergi, Tangguh, Amanah, dan Religius),&#8221; ujar Gusti Candra.</p>



<p>Dengan kinerja positif, fokus pada UMKM, transformasi digital, dan kontribusi daerah, Bank Nagari optimis dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan perekonomian Sumatera Barat. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bank-nagari-klaim-8247-persen-kredit-produktif-disalurkan-ke-sektor-umkm/">Bank Nagari Klaim 82,47 Persen Kredit Produktif Disalurkan ke Sektor UMKM</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">223889</post-id>	</item>
		<item>
		<title>250 Pelaku UMKM Ikuti Event Padang Festival Kulek-Kulek Edisi Pertama</title>
		<link>https://langgam.id/250-pelaku-umkm-ikuti-event-padang-festival-kulek-kulek-edisi-pertama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Feb 2025 01:12:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=221769</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemko Padang menggelar Padang Festival Kulek-Kulek di Lapangan Apeksi Balai Kota Padang. Event yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut berlangsung pada Jumat-Minggu (14-16/2/2025). Pelaksanaan Festival Kulek-Kulek merupakan hasil kolaborasi Pemko Padang dengan pelaku UMKM. Ini merupakan bentuk dukungan langsung pemerintah terhadap pengembangan ekonomi kreatif di daerah. Pada edisi pertama, sebanyak 16 kelompok UMKM dan forum kecamatan se-Kota Padang mengikuti Festival Kulek-Kulek edisi pertama ini. Yaitu dengan total ada sekitar 250 pelaku usaha dari berbagai sektor, utamanya kuliner dan kriya. Selain bazar produk, festival ini juga dimeriahkan berbagai perlombaan, seperti lomba memasak berbahan dasar ubi kayu, lomba stand kreatif,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/250-pelaku-umkm-ikuti-event-padang-festival-kulek-kulek-edisi-pertama/">250 Pelaku UMKM Ikuti Event Padang Festival Kulek-Kulek Edisi Pertama</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Pemko Padang menggelar Padang Festival Kulek-Kulek di Lapangan Apeksi Balai Kota Padang. Event yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut berlangsung pada Jumat-Minggu (14-16/2/2025).</p>



<p>Pelaksanaan Festival Kulek-Kulek merupakan hasil kolaborasi Pemko Padang dengan pelaku UMKM. Ini merupakan bentuk dukungan langsung pemerintah terhadap pengembangan ekonomi kreatif di daerah.</p>



<p>Pada edisi pertama, sebanyak 16 kelompok UMKM dan forum kecamatan se-Kota Padang mengikuti Festival Kulek-Kulek edisi pertama ini. Yaitu dengan total ada sekitar 250 pelaku usaha dari berbagai sektor, utamanya kuliner dan kriya.</p>



<p>Selain bazar produk, festival ini juga dimeriahkan berbagai perlombaan, seperti lomba memasak berbahan dasar ubi kayu, lomba stand kreatif, serta lomba fashion show tingkat PAUD/TK, solo song untuk kategori pelajar SMP/SMA dan dewasa, serta lomba senam kreasi.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi memberikan apresiasi yang tinggi terhadap semangat dan kerja keras para pelaku UMKM Kota Padang dalam mensukseskan festival ini.</p>



<p>&#8220;Sebagai kota yang dikenal dengan kekayaan kulinernya, Padang memiliki banyak makanan khas yang mendunia. Namun, kita tidak boleh berpuas diri,&#8221; ujarnya. </p>



<p>&#8220;Melalui festival ini kita ingin memperkenalkan lebih banyak lagi keunikan kuliner kita, mendukung inovasi dari para pelaku usaha, serta meningkatkan daya saing UMKM agar lebih maju dan berkembang,&#8221; sambung Fauzan Ibnovi.</p>



<p>Ia mengungkapkan bahwa Pemko Padang terus berkomitmen dalam mendorong pertumbuhan UMKM melalui berbagai program strategis.</p>



<p>&#8220;Kami di Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang terus berupaya menciptakan ekosistem usaha yang lebih baik bagi UMKM. Selain pelatihan dan pendampingan, kami juga mendorong digitalisasi pemasaran agar produk-produk unggulan UMKM kita bisa bersaing lebih luas,&#8221; bebernya. </p>



<p>&#8220;Festival ini adalah salah satu bukti bahwa dengan kolaborasi yang baik, kita bisa membawa UMKM ke tingkat yang lebih tinggi,&#8221; tambah Fauzan Ibnovi.</p>



<p>Ketua Panitia Padang Festival Kulek-Kulek, Rima Noviana mengatakan bahwa UMKM di Kota Padang harus semakin maju dan terus berinovasi dalam mengembangkan usahanya.</p>



<p>&#8220;Kami ingin menunjukkan bahwa UMKM bisa mandiri dan berdaya saing. Festival ini menjadi wadah bagi para pelaku usaha untuk lebih aktif memasarkan produk mereka sendiri, sekaligus memperluas jaringan bisnis,&#8221; terangnya.</p>



<p>Ia mengajak seluruh warga untuk meramaikan acara ini, mendukung UMKM lokal, serta menikmati sajian kuliner terbaik yang ditawarkan.</p>



<p>&#8220;Terima kasih kepada Dinas Koperasi dan UKM atas dukungan dan kepercayaannya. Semoga festival ini sukses dan jualan para pelaku UMKM laris manis,&#8221; harap Rima. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/250-pelaku-umkm-ikuti-event-padang-festival-kulek-kulek-edisi-pertama/">250 Pelaku UMKM Ikuti Event Padang Festival Kulek-Kulek Edisi Pertama</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">221769</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemko Padang Bakal Perkuat Digitalisasi 45.000 Pelaku UMKM</title>
		<link>https://langgam.id/pemko-padang-bakal-perkuat-digitalisasi-45-000-pelaku-umkm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 03:31:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Pemko Padang]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=220991</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kota Padang bakal memperkuat digitalisasi atau pemasaran digital serta penguatan modal bagi pengembangan sekitar 45.000 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah itu. Kota Padang yang memiliki hampir 1 juta penduduk, dan sebagian besar dari mereka merupakan pelaku UMKM. Namun, jumlah UMKM yang secara resmi terdaftar dan dibina oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang saat ini mencapai 45.000 unit usaha. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi, mengungkapkan bahwa mayoritas UMKM di Kota Padang bergerak di sektor retail dan kuliner. &#8220;Selama dua tahun terakhir, kami fokus pada pembinaan digitalisasi pemasaran bagi UMKM.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-padang-bakal-perkuat-digitalisasi-45-000-pelaku-umkm/">Pemko Padang Bakal Perkuat Digitalisasi 45.000 Pelaku UMKM</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pemerintah Kota Padang bakal memperkuat digitalisasi atau pemasaran digital serta penguatan modal bagi pengembangan sekitar 45.000 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah itu.</p>



<p>Kota Padang yang memiliki hampir 1 juta penduduk, dan sebagian besar dari mereka merupakan pelaku UMKM. Namun, jumlah UMKM yang secara resmi terdaftar dan dibina oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang saat ini mencapai 45.000 unit usaha.</p>



<p>Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Fauzan Ibnovi, mengungkapkan bahwa mayoritas UMKM di Kota Padang bergerak di sektor retail dan kuliner.</p>



<p>&#8220;Selama dua tahun terakhir, kami fokus pada pembinaan digitalisasi pemasaran bagi UMKM. Saat ini, digitalisasi sangat penting agar produk UMKM bisa lebih kompetitif di pasar global,&#8221; ujar Fauzan, dikutip dari Infopublik, Selasa (4/2/2025).</p>



<p>Pemko Padang terus memberikan bimbingan teknis (bimtek) kepada pelaku UMKM agar lebih memahami strategi pemasaran berbasis digital. Selain itu, dinas juga memfasilitasi bazar dan berbagai program promosi agar produk UMKM lebih dikenal luas.</p>



<p>&#8220;Pelaku UMKM harus melek teknologi dan terus beradaptasi. Saat ini, kemajuan global tidak bisa dihindari, sehingga mereka harus mampu bersaing di dunia digital,&#8221; tambah Fauzan.</p>



<p>Selain itu, Pemko Padang juga menekankan peningkatan kualitas produk, baik dari sisi rasa, kemasan, maupun daya tahan agar aman dikonsumsi lebih lama.</p>



<p>Salah satu aspek penting dalam pemasaran produk makanan adalah sertifikasi halal. Pemko Padang terus membantu pelaku usaha dalam mendapatkan label halal, sehingga produk mereka lebih terpercaya di pasar.</p>



<p>Untuk membantu permodalan UMKM, Pemkot Padang memfasilitasi mereka dengan akses ke lembaga pembiayaan. Salah satu program unggulan yang diberikan adalah subsidi margin pinjaman.</p>



<p>Dalam program ini pelaku UMKM dapat mengajukan pinjaman modal melalui koperasi dengan tenor satu tahun. Dan bunga pinjaman akan dibayarkan oleh Pemko Padang melalui anggaran APBD.</p>



<p>Dengan skema ini, UMKM lebih mudah mendapatkan modal kerja tanpa terbebani bunga pinjaman yang tinggi, sehingga bisa lebih fokus mengembangkan usahanya.</p>



<p>&#8220;Melalui berbagai program ini, kami ingin memastikan bahwa UMKM di Kota Padang semakin berkembang dan mampu bersaing, baik di pasar lokal, nasional, maupun internasional,&#8221; tutup Fauzan.</p>



<p>Dukungan penuh dari Pemkot Padang diharapkan dapat membantu UMKM naik kelas dan meningkatkan perekonomian daerah secara berkelanjutan. (*/Fs)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemko-padang-bakal-perkuat-digitalisasi-45-000-pelaku-umkm/">Pemko Padang Bakal Perkuat Digitalisasi 45.000 Pelaku UMKM</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">220991</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disperdakop Padang Panjang Adakan UMKM QRIS Night Malam Ini</title>
		<link>https://langgam.id/disperdakop-padang-panjang-adakan-umkm-qris-night-malam-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Jan 2025 07:58:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Padang Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=219733</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperdakop UKM) Padang Panjang gelar UMKM Qris Night Supported by Bank Mandiri Kota Padang Panjang di Pasar Pusat. Kegiatan ini dilaksanakan guna meningkatkan efisiensi dan kemudahan dalam menjalankan bisnis. Kabid Perdagangan dan Perindustrian Disperdakop UKM, Azani Maizuar mengatakan, kegiatan ini akan digelar Sabtu (11/1/2025) malam ini, di sebelah Galeri Dekranasda pukul 19.00 WIB. &#8220;Acara ini untuk mengimbau UMKM khususnya pedagang kuliner melakukan transaksi secara online menggunakan aplikasi QRIS,&#8221; ujar Azani dalam keterangan tertulisnya. Azani mengungkapkan, penggunaan QRIS ini dapat digunakan sebagai media pembayaran digital melalui QR Code, yang memungkinkan pelanggan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/disperdakop-padang-panjang-adakan-umkm-qris-night-malam-ini/">Disperdakop Padang Panjang Adakan UMKM QRIS Night Malam Ini</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperdakop UKM) Padang Panjang gelar UMKM Qris Night Supported by Bank Mandiri Kota Padang Panjang di Pasar Pusat. </p>



<p>Kegiatan ini dilaksanakan guna meningkatkan efisiensi dan kemudahan dalam menjalankan bisnis. </p>



<p>Kabid Perdagangan dan Perindustrian Disperdakop UKM, Azani Maizuar mengatakan, kegiatan ini akan digelar Sabtu (11/1/2025) malam ini, di sebelah Galeri Dekranasda pukul 19.00 WIB. </p>



<p>&#8220;Acara ini untuk mengimbau UMKM khususnya pedagang kuliner melakukan transaksi secara online menggunakan aplikasi QRIS,&#8221; ujar Azani dalam keterangan tertulisnya.</p>



<p>Azani mengungkapkan, penggunaan QRIS ini dapat digunakan sebagai media pembayaran digital melalui QR Code, yang memungkinkan pelanggan untuk melakukan pembayaran dengan lebih cepat dan mudah menggunakan aplikasi pembayaran. Yaitu seperti OVO, GoPay, atau Bbank. </p>



<p>&#8220;Ini mengurangi ketergantungan pada transaksi tunai,&#8221; sebut Azani.</p>



<p>Ia menjelaskan, di zaman digitalisasi sekarang ini, kecenderungan masyarakat menggunakan e-Money atau e-Wallet dalam berbelanja memenuhi kebutuhannya untuk mempermudah customer sehingga tidak perlu membawa uang cash.</p>



<p>&#8220;Bagi pedagang sendiri hal ini sangat menguntungkan karena selain aman, QRIS juga mempermudah pedagang dalam mengatur keuangan usaha,&#8221; bebernya.</p>



<p>Di kegiatan ini nanti akan tersedia booth Bank Mandiri yang akan memfasilitasi pedagang yang ingin membuat QRIS secara gratis. Selain itu akan ada hiburan dari grup musik Paratik.</p>



<p>&#8220;Kami mengimbau kepada para pedagang di pasar khususnya pedangan kuliner agar hadir di acara nanti malam. Mari kita ramaikan bersama-sama kegiatan ini,&#8221; harapnya. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/disperdakop-padang-panjang-adakan-umkm-qris-night-malam-ini/">Disperdakop Padang Panjang Adakan UMKM QRIS Night Malam Ini</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">219733</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/85 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-10 19:55:25 by W3 Total Cache
-->