<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Pantun Irwan Prayitno Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/pantun-irwan-prayitno/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/pantun-irwan-prayitno/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Dec 2020 12:08:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Pantun Irwan Prayitno Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/pantun-irwan-prayitno/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>UNESCO Sahkan Pantun Jadi Warisan Budaya, Ini Kata Irwan Prayitno</title>
		<link>https://langgam.id/unesco-sahkan-pantun-jadi-warisan-budaya-ini-kata-irwan-prayitno/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Rahmadi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2020 12:07:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pantun Irwan Prayitno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=81914</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Organisasi pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan dunia UNESCO menetapkan pantun sebagai warisan dunia takbenda dari Indonesia dan Malaysia. Keputusan itu ditetapkan di Kantor Pusat UNESCO Paris, Perancis, Kamis (17/12/2020). Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengaku bangga pantun menjadi tradisi budaya Indonesia ke-11 yang merupakan warisan budaya takbenda oleh UNESCO. &#8220;Kita patut bersyukur UNESCO telah menetapkan pantun sebagai warisan budaya tak benda bersama Indonesia dan Malaysia. Ini juga kebanggaan bagi kita semua,&#8221; katanya di Padang, Jumat (18/12/2020). Baca juga: Disindir Berkali-kali, Gubernur Sumbar Tetap Berpantun di Depan Jusuf Kalla Dijelaskannya, pantun harus dikembangkan dalam aspek kehidupan sehari-hari, sebab pantun</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/unesco-sahkan-pantun-jadi-warisan-budaya-ini-kata-irwan-prayitno/">UNESCO Sahkan Pantun Jadi Warisan Budaya, Ini Kata Irwan Prayitno</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Organisasi pendidikan, keilmuan, dan kebudayaan dunia UNESCO menetapkan pantun sebagai warisan dunia takbenda dari Indonesia dan Malaysia. Keputusan itu ditetapkan di Kantor Pusat UNESCO Paris, Perancis, Kamis (17/12/2020).</p>
<p>Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengaku bangga pantun menjadi tradisi budaya Indonesia ke-11 yang merupakan warisan budaya takbenda oleh UNESCO.</p>
<p>&#8220;Kita patut bersyukur UNESCO telah menetapkan pantun sebagai warisan budaya tak benda bersama Indonesia dan Malaysia. Ini juga kebanggaan bagi kita semua,&#8221; katanya di Padang, Jumat (18/12/2020).</p>
<h4>Baca juga: <a href="https://langgam.id/disindir-berkali-kali-gubernur-sumbar-tetap-berpantun-di-depan-jusuf-kalla/">Disindir Berkali-kali, Gubernur Sumbar Tetap Berpantun di Depan Jusuf Kalla</a></h4>
<p>Dijelaskannya, pantun harus dikembangkan dalam aspek kehidupan sehari-hari, sebab pantun juga tak bisa pisah dari budaya, apalagi bagi masyarakat Sumbar. Menurutnya pantun tidak hanya sebagai alat komunikasi sosial namun juga kaya akan nilai-nilai moral yang menjadi budaya dalam berbagai kegiatan adat Minangkabau.</p>
<p>Irwan Prayitno yang terkenal dengan gubernur suka berpantun tercatat sebagai pemegang rekor versi Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI). Ia sangat produktif mencipta pantun, bahkan lebih dari 55.000 pantun secara spontan diciptakannya pada saat ia menyampaikan dalam sambutan kegiatan.</p>
<p>Ia menyampaikan, jika bicara pantun, tentunya tidak lepas dari masyarakat Indonesia dan Malaysia, karena pantun termasuk bagian budaya Melayu. Pantun memiliki arti penting yang bisa merefleksikan kedekatan dua negara serumpun yang berbagi identitas, budaya, dan tradisi Melayu.</p>
<p>&#8220;Pantun ini harus dikembangkan dari berbagai aspek kehidupan sehari-hari, karena membawa nilai-nilai luhur bahkan bisa membawa suatu ketenangan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, dalam berpantun tidak hanya mengucapkan, tapi ritme memberikan makna luar biasa pada pantun yang disampaikan, sehingga menjadi pantun yang bermakna. Ia mengimbau masyarakat untuk menjadikan pantun sebagai budaya dan kebiasaan sehari-hari.</p>
<p>&#8220;Saya berharap Indonesia dan Malaysia berkomitmen untuk terus melakukan berbagai upaya untuk melindungi Pantun sebagai Warisan Budaya Takbenda,&#8221; katanya. <strong>(Rahmadi/ABW)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/unesco-sahkan-pantun-jadi-warisan-budaya-ini-kata-irwan-prayitno/">UNESCO Sahkan Pantun Jadi Warisan Budaya, Ini Kata Irwan Prayitno</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">81914</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Disindir Berkali-kali, Gubernur Sumbar Tetap Berpantun di Depan Jusuf Kalla</title>
		<link>https://langgam.id/disindir-berkali-kali-gubernur-sumbar-tetap-berpantun-di-depan-jusuf-kalla/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Sep 2019 07:28:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Sumbar Irwan Prayitno]]></category>
		<category><![CDATA[Jusuf Kalla]]></category>
		<category><![CDATA[Pantun Irwan Prayitno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=13505</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno kembali berpantun ria di hadapan Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika menghadiri Minang Entrepreneurship Award (MEA) II di auditorium Universitas Negeri Padang (UNP) Selasa (3/9/2019). Setidaknya, ada 12 pantun yang dibacakan Irwan Prayitno dalam paparan pidatonya. Padahal, sebelumnya, saat acara silahturahmi bersama Forkopimda dan tokoh Sumbar pada Senin (2/9) malam di Grand Inna Padang, Jusuf Kalla sempat menyoalkan cara Irwan Prayitno berpidato  karena terlalu banyak berpantun. Bahkan, orang nomor nomor dua di Indonesia itu mengaku sangking banyaknya pantun, dirinya kurang mengerti isi dalam pantun yang dibacakan Irwan Prayitno tersebut. Sindiran tersebut bukan kali</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/disindir-berkali-kali-gubernur-sumbar-tetap-berpantun-di-depan-jusuf-kalla/">Disindir Berkali-kali, Gubernur Sumbar Tetap Berpantun di Depan Jusuf Kalla</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno kembali berpantun ria di hadapan Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika menghadiri Minang Entrepreneurship Award (MEA) II di auditorium Universitas Negeri Padang (UNP) Selasa (3/9/2019). Setidaknya, ada 12 pantun yang dibacakan Irwan Prayitno dalam paparan pidatonya.</p>
<p>Padahal, sebelumnya, saat acara silahturahmi bersama Forkopimda dan tokoh Sumbar pada Senin (2/9) malam di Grand Inna Padang, Jusuf Kalla sempat menyoalkan cara Irwan Prayitno berpidato  karena terlalu banyak berpantun.</p>
<p>Bahkan, orang nomor nomor dua di Indonesia itu mengaku sangking banyaknya pantun, dirinya kurang mengerti isi dalam pantun yang dibacakan Irwan Prayitno tersebut.</p>
<p>Sindiran tersebut bukan kali pertama dilayang JK. Bahkan, sejak beberapa tahun belakangan, setiap berkunjung ke Sumbar, JK kerap menyindir kebiasaan berpantun Irwan Prayitno yang dianggap terlalu banyak.</p>
<p>Berikut 12 pantun Irwan Prayitno yang dihimpun <strong>langgam.id</strong> di hadapan Jusuf Kalla dan para tamu yang hadir serta ribuan mahasiswa UNP di MEA II 2018/2019.</p>
<p><em>NKRI mesti kita bela</em><br />
<em>Pengeboranan kita tak lah sia-sia</em><br />
<em>Selamat datang Pak Jusuf Kalla</em><br />
<em>Wakil Presiden Republik Indonesia</em></p>
<p>&#8220;Kami sangat senang hadirnya Bapak bersama kami untuk kesekian kalinya,&#8221; kata Irwan Prayitno dalam sambutannya.</p>
<p><em>Enaknya minum jus kuini</em><br />
<em>Jus diminum cukup segelas</em><br />
<em>Kami senang Bapak hadir di sini </em><br />
<em>Di acara penganugerahan MEA 2019</em></p>
<p><em>Ada tikungan di Nagari Cupak </em><br />
<em>Elok ditebang si pohon sirih</em><br />
<em>Karena dukungan dari Bapak </em><br />
<em>Gedung gedung megah sudah berdiri</em></p>
<p><em>Tumbuh jati di pinggir rawa </em><br />
<em>Kiri kanan bertambah liat </em><br />
<em>Tentu memotivasi para mahasiswa</em><br />
<em>Untuk bisa lebih giat</em></p>
<p>&#8220;Ini bentuk ucapan terima kasih kami (kepada Wakil Presiden),&#8221; ujar Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.</p>
<p>Irwan Prayitno mengatakan, hadirnya Jusuf Kalla dalam MEA II kali ini merupakan momentum tepat dan baik. Sebab, sosok Jusuf Kalla patut dicontoh, khususnya bagi para generasi muda.</p>
<p>&#8220;Untuk meniru, mengikuti modelnya Pak Jusuf Kalla yang juga seorang pengusaha, beliau sebagai entrepreneur, pedagang, saudagar. Yang lengkap mungkin sebutan entrepreneur yang patut kita tiru untuk kita semua khususnya generasi muda,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Menurut Irwan Prayitno, Jusuf Kalla patut dijadikan panutan dalam dunia bisnis. Sebab, sepak terjangnya salam dunia bisnis telah dilakukan sejak muda hingga sampai saat ini di usia tua.</p>
<p>“Baik dari sejarah dan latar belakangan, berbisnis masih dalam usia muda sampai usia saat ini lebih 70-an tetap terus berbisnis. Saya rasa praktek bisnis beliau (Jusuf Kalla) sangat bagus. Artinya dalam agama, halal dikerjakan, benar secara aturan dan memberikan suatu kontribusi tida hanya terhadap keluarga diri beliau tapi juga bangsa dan negara ini,” bebernya.</p>
<p>Irwan berharap, generasi muda bisa mencontoh sosok Jusuf Kalla sebagai bentuk motivasi untuk menjadi entrepreneur.</p>
<p>&#8220;Kami ingin ananda para mahasiswa bisa menjadikan contoh dan menyair sebagai bentuk memotivasi menjadi entrepreneur. Kalau pun tidak seperti beliau betul, setidaknya generasi muda bisa mandiri dari entrepreneur,&#8221; katanya.</p>
<p><em>Ikan todak dalam tambak</em><br />
<em>Berputar putar ikan tenggiri</em><br />
<em>Kalaupun nanti tidak seperti Bapak</em><br />
<em>Menimal bisa untuk mandiri</em></p>
<p><em>Belah lah aur dengan kapak</em><br />
<em>Di belah juga si pohon aru </em><br />
<em>Tokoh entrepreneur adalah bapak</em><br />
<em>Wajarlah Bapak kita tiru</em></p>
<p>&#8220;Itulah harapan kita semua (kepada generasi muda),&#8221; jelasnya.</p>
<p>Irwan Prayitno menekankan agar mahasiswa tidak menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun diharapkan menjadi seorang entrepreneur.</p>
<p>“Kalau ingin jadi ASN itu sangat terbatas dan gajinya hanya untuk bisa hidup. Kalau lebih dari itu pasti korupsi. Nah, jika ananda pengen lebih hidupnya bisa membantu masyarakat dan beragama ingin berhaji serta berzakat, maka entrepreneur jalannya, bukan ASN,&#8221; pintanya.</p>
<p><em>Tumbuh aren di dalam semak </em><br />
<em>Banyak tumbuh di hutan belantara</em><br />
<em>Penerimaan ASN tak lah banyak</em><br />
<em>Juga untuk Badan Usaha Milk Negara</em></p>
<p>Irwan Prayitno mengapresiasi penghargaan MEA II yang juga diinisiasi oleh Wakil Presiden tersebut. Apalagi, sebanyak lima provinsi tetangga juga telah bergabung dalam kompetensi itu.</p>
<p>“Kami tentu memberikan apresiasi. MEA II dapat menguntungkan bagi daerah karena banyaknya generasi muda terjun ke entrepreneur menjadi pengusaha,&#8221; katanya.</p>
<p><em>Kue putu enak terasa </em><br />
<em>Rasa kenyang dimakan buah</em><br />
<em>MEA itu luar biasa</em><br />
<em>Motivasi bagi semua mahasiswa</em></p>
<p><em>Jalan setapak menuju jurang </em><br />
<em>Elok ditempuh di waktu pagi </em><br />
<em>Ambilah nanti, Pak JK serahkan hadiah </em><br />
<em>Tentu pengaruhnya sangat tinggi</em></p>
<p>&#8220;Harapan kita, dan mudah-mudahan ke depan, Sumbar maju dari entrepreneur dari generasi muda yang semakin geliat. Insyallah kesejahteraan dapat kita peroleh, kemiskinan, pengangguran berkurang pendapat bertambah,&#8221; katanya.</p>
<p><em>Ada ketan ada keju</em><br />
<em>Minuman tersedia ala sorbat </em><br />
<em>Dengan entrepreneur bisa maju</em><br />
<em>Insyaallah Sumbar akan hebat</em></p>
<p><em>Hinggap di kaca lebah penyengat</em><br />
<em>Dari jendela pindah ke belakang</em><br />
<em>Semoga MEA penambahan semangat</em><br />
<em>Selamat juga kepada pemenang</em></p>
<p><em>Di era kedepan jangan tersisih </em><br />
<em>Kuasailah entrepreneur secara utuh </em><br />
<em>Cukup sekian terima kasih</em><br />
<em>Wassalamu&#8217;alaikum warahmatullahi Warahmatullah</em></p>
<p><strong>(Irwanda</strong><strong>/RC</strong><strong>)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/disindir-berkali-kali-gubernur-sumbar-tetap-berpantun-di-depan-jusuf-kalla/">Disindir Berkali-kali, Gubernur Sumbar Tetap Berpantun di Depan Jusuf Kalla</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">13505</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/40 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-06-21 13:43:02 by W3 Total Cache
-->