<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Palembayan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/palembayan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/palembayan/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Dec 2025 11:07:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Palembayan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/palembayan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Pemkab Agam Matangkan Persiapan Jelang Kunjungan Presiden Prabowo di Palembayan</title>
		<link>https://langgam.id/pemkab-agam-matangkan-persiapan-jelang-kunjungan-presiden-prabowo-di-palembayan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2025 10:18:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Palembayan]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=240553</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Presiden RI, Prabowo Subianto dijadwalkan akan meninjau langsung pos pengungsian serta hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir bandang di kawasan Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Agam, Kamis (18/12/2025). Jelang kedatangan Presiden Prabowo tersebut, Pemkab Agam bersama Forkopimda menggelar rapat teknis untuk mematangkan persiapan di Pos Lapangan Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Rabu (17/12/2025). Hadir dalam rapat tersebut yaitu Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, Dandim 0304/Agam, Letkol Inf Slamet Dwi Santoso SIP dan Kapolres Agam, AKBP Muari. Dalam pertemuan tersebut dibahas secara rinci berbagai aspek teknis dan langkah strategis yang diperlukan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemkab-agam-matangkan-persiapan-jelang-kunjungan-presiden-prabowo-di-palembayan/">Pemkab Agam Matangkan Persiapan Jelang Kunjungan Presiden Prabowo di Palembayan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Presiden RI, Prabowo Subianto dijadwalkan akan meninjau langsung pos pengungsian serta hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir bandang di kawasan Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Agam, Kamis (18/12/2025).</p>



<p>Jelang kedatangan Presiden Prabowo tersebut, Pemkab Agam bersama Forkopimda menggelar rapat teknis untuk mematangkan persiapan di Pos Lapangan Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Rabu (17/12/2025).</p>



<p>Hadir dalam rapat tersebut yaitu Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, Dandim 0304/Agam, Letkol Inf Slamet Dwi Santoso SIP dan Kapolres Agam, AKBP Muari.</p>



<p>Dalam pertemuan tersebut dibahas secara rinci berbagai aspek teknis dan langkah strategis yang diperlukan dalam rangka penyambutan Presiden Prabowo. </p>



<p>Mulai dari pengaturan lokasi, alur kunjungan, pengamanan, hingga kesiapan sarana dan prasarana pendukung di lapangan.</p>



<p>Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal mengungkapkan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang solid lintas sektor, baik antara pemerintah daerah, TNI-Polri, relawan, maupun unsur terkait lainnya.</p>



<p>&#8220;Hal ini agar seluruh persiapan dapat berjalan optimal dan kunjungan Presiden RI berlangsung lancar, aman, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana,&#8221; ujar Iqbal dilansir dari amcnews.co.id.</p>



<p>Ia mengharapkan dengan rapat teknis ini, seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama terkait tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga penyambutan Presiden RI dapat terlaksana dengan tertib dan maksimal. <strong>(*/y)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pemkab-agam-matangkan-persiapan-jelang-kunjungan-presiden-prabowo-di-palembayan/">Pemkab Agam Matangkan Persiapan Jelang Kunjungan Presiden Prabowo di Palembayan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">240553</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Cerita Kapolsek Palembayan Hilang Kontak Terjebak Galodo</title>
		<link>https://langgam.id/cerita-kapolsek-palembayan-hilang-kontak-terjebak-galodo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S. Taufiq]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 01:41:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Palembayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=239678</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Hujan yang masih belum reda hingga Kamis sore (27/11/2025) menunda niat Kapolsek Palembayan, AKP Alwiz S pulang dari Jorong Subarang Laweh, Nagari Salareh Aia Timur. Hari itu ia meninjau pembukaan jalan yang terputus akibat timbunan longsor. Sejumlah titik longsor mengakibatkan jalan dari alternatif menuju Lubuk Basung terputus. &#8220;Sore itu pekerjaan sedikit lagi hampir selesai, jadi kita kerjakan sampai siap baru balik kanan. Ditambah saat itu masih hujan,&#8221; ujar AKP Alwis bercerita kepada langgam.id. Tidak lama berselang, sekitar pukul 17.15 WIB, Alwis bersama rombongan dikejutkan oleh suara gemuruh yang semakin kencang. Seketika ia mendengar teriakan warga galodo-galodo. Posisi Alwis</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cerita-kapolsek-palembayan-hilang-kontak-terjebak-galodo/">Cerita Kapolsek Palembayan Hilang Kontak Terjebak Galodo</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Hujan yang masih belum reda hingga Kamis sore (27/11/2025) menunda niat Kapolsek Palembayan, AKP Alwiz S pulang dari Jorong Subarang Laweh, Nagari Salareh Aia Timur. Hari itu ia meninjau pembukaan jalan yang terputus akibat timbunan longsor.</p>



<p>Sejumlah titik longsor mengakibatkan jalan dari alternatif menuju Lubuk Basung terputus. &#8220;Sore itu pekerjaan sedikit lagi hampir selesai, jadi kita kerjakan sampai siap baru balik kanan. Ditambah saat itu masih hujan,&#8221; ujar AKP Alwis bercerita kepada langgam.id.</p>



<p>Tidak lama berselang, sekitar pukul 17.15 WIB, Alwis bersama rombongan dikejutkan oleh suara gemuruh yang semakin kencang. Seketika ia mendengar teriakan warga galodo-galodo. Posisi Alwis saat itu tidak jauh dari Sungai Nanggang yang memisahkan Jorong Subarang Aia dan Koto Alam.</p>



<p>&#8220;Kami langsung menghampiri lokasi dan di Sungai Nanggang sudah mengalir banjir bandang membawa bebatuan. Di arus itu muncul uap seperti kabut mungkin dari gesekan batu batu yang dibawa banjir,&#8221; kata Alwis, Jumat (6/12/2025).</p>



<p>Tidak lama berselang hari bertambah gelap, Alwis memerintahkan polisi Polsek Palembayan yang ikut bersamanya melakukan evakuasi kepada korban saat itu. Sebab, puluhan rumah di dekat sungai Nanggang lenyap disapu galodo.</p>



<p>Kata Alwis, evakuasi pertama diprioritaskan kepada warga yang masih selamat. Malam itu ada empat orang luka-luka cukup parah yang dibawa dari lokasi banjir. Selain itu juga ada dua korban dalam kondisi meninggal dunia.</p>



<p>&#8220;Total ada enam korban yang bisa kami bantu pada malam setelah kejadian. Empat selamat dengan kondisi luka parah, lalu dua orang meninggal dunia,&#8221; ujar Alwis.</p>



<p>Selain anggota Polsek Palembayan, evakuasi darurat itu juga dibantu oleh warga Subarang Aia. Malam itu para korban dikumpulkan di musala terdekat.</p>



<p>Alwis menyebutkan ada kepanikan di tengah masyarakat malam itu. Selain akses yang terputus karena jembatan di bawa arus galodo, arus listrik juga padam. Sehingga keadaan desa gelap total. Kemudian jaringan komunikasi juga terputus.</p>



<p>Keesokan harinya, Alwis bersama tiga polisi yang terjebak di Subarang Aia menyusuri hulu sungai untuk mencari akses yang bisa ditempuh mencapai daerah seberang. Sementara itu beberapa polisi tetap bertahan di Subarang Aia untuk membantu warga.</p>



<p>&#8220;Sekitar 3 kilometer kami berjalan ke arah hulu di mana arus sungai bekas banjir sudah surut dan bisa dilewati. Akhirnya kami bisa menyeberang melewati sungai berlumpur dan keluar di Gumarang,&#8221; katanya.</p>



<p>Ia kemudian bergegas ke kantor Polsek Palembayan untuk memberikan laporan serta mengerahkan bantuan personel ke daerah terdampak banjir.</p>



<p>&#8220;Saya sempat hilang kontak dengan daerah luar hari itu,&#8221; kata Alwis.</p>



<p>Wali Jorong Subarang Aia, Irlan menyebutkan proses evakuasi pada Kamis malam itu dikomandoi oleh kepolisian dari Polsek Palembayan, sehingga lebih teroganisir. </p>



<p>&#8220;Kami warga diarahkan untuk mengutamakan korban yang masih bisa diselamatkan, agar jumlah meninggal tidak terus bertambah,&#8221; ujarnya. <strong>(fx/y)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/cerita-kapolsek-palembayan-hilang-kontak-terjebak-galodo/">Cerita Kapolsek Palembayan Hilang Kontak Terjebak Galodo</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">239678</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Subarang Aia Agam Gali Empat Kuburan Massal untuk Pemakaman Korban Galodo</title>
		<link>https://langgam.id/warga-subarang-aia-agam-gali-empat-kuburan-massal-untuk-pemakaman-korban-galodo/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S. Taufiq]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 11:02:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Palembayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=239522</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Masyarakat Jorong Subarang Aia, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, menggali empat kuburan massal untuk pemakaman korban meninggal banjir bandang atau galodo Kamis pekan lalu. Kuburan massal tersebut spontan dilakukan oleh masyarakat lantaran jenazah korban banjir bandang menumpuk pada Jumat (28/11/2025) sehari setelah kejadian. &#8220;Jumat pagi itu sudah banyak korban meninggal yang kami temukan. Para tokoh masyarakat nagari kemudian mengusulkan untuk dikubur secara masal,&#8221; ujar Wali Jorong Subarang Aia, Irlan, Rabu (2/12/2025). Ia mengatakan ada empat kuburan masal yang dibuat masyarakat hari itu di dua lokasi yang tidak berjauhan. Kuburan masal itu berisikan empat sampai tujuh</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/warga-subarang-aia-agam-gali-empat-kuburan-massal-untuk-pemakaman-korban-galodo/">Warga Subarang Aia Agam Gali Empat Kuburan Massal untuk Pemakaman Korban Galodo</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Masyarakat Jorong Subarang Aia, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, menggali empat kuburan massal untuk pemakaman korban meninggal banjir bandang atau galodo Kamis pekan lalu.</p>



<p>Kuburan massal tersebut spontan dilakukan oleh masyarakat lantaran jenazah korban banjir bandang menumpuk pada Jumat (28/11/2025) sehari setelah kejadian. </p>



<p>&#8220;Jumat pagi itu sudah banyak korban meninggal yang kami temukan. Para tokoh masyarakat nagari kemudian mengusulkan untuk dikubur secara masal,&#8221; ujar Wali Jorong Subarang Aia, Irlan, Rabu (2/12/2025).</p>



<p>Ia mengatakan ada empat kuburan masal yang dibuat masyarakat hari itu di dua lokasi yang tidak berjauhan. Kuburan masal itu berisikan empat sampai tujuh jenazah.</p>



<p>Irlan mengatakan data jumlah korban yang dikubur massal itu sebanyak 22 jenazah. &#8220;Semuanya bisa kami identifikasi dan memang merupakan warga setempat,&#8221; katanya.</p>



<p>Ia menyebutkan, Jumat pagi tersebut banyak korban meninggal ditemukan di pinggir Sungai Nanggang tempat arus galodo mengalir. 30 rumah di pinggiran sungai tersebut hilang disapu oleh banjir bandang.</p>



<p>Irlan mengatakan, total warga Subarang Aia yang hilang sebanyak 62 orang. Sejauh yang sudah ditemukan sebanyak 35 orang. Hingga hari ketujuh setelah galodo tim gabungan masih melakukan pencarian. (<strong>fx)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/warga-subarang-aia-agam-gali-empat-kuburan-massal-untuk-pemakaman-korban-galodo/">Warga Subarang Aia Agam Gali Empat Kuburan Massal untuk Pemakaman Korban Galodo</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">239522</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Gerilya Konten Kreator Lokal Merespons Bencana Besar di Sumbar, Himpun Donasi dari Medsos Lalu Salurkan ke Daerah Terisolir</title>
		<link>https://langgam.id/gerilya-konten-kreator-lokal-merespons-bencana-besar-di-sumbar-himpun-donasi-dari-medsos-lalu-salurkan-ke-daerah-terisolir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yose Hendra]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2025 08:04:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Galodo]]></category>
		<category><![CDATA[Galodo Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Palembayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=239492</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Mendapati informasi Palembayan porak-poranda, dikubur lumpur,&#160;sebagian kampung terisolir karena jalan putus, Rico Saptahadi, tapi orang mengenalnya sebagai Dalipp, konten kreator Minang populer di dunia maya, mengkoordinir bala bantuan melalui media sosial. Semua itu bermuara, bagaimana bantuan cepat mengalir ke mereka yang membutuhkan, terutama penyintas yang masih sulit dijangkau. Banjir bandang yang terjadi pada Kamis (27/11/2025), Palembayan menjadi salah satu titik yang paling terisolir. Jalan putus, sinyal lenyap, dan listrik mati berhari-hari. Informasi tersendat, stok makanan habis, dan banyak titik tak bisa ditembus kendaraan roda empat. Namun di titik-titik gelap itulah Dalipp memilih bergerak. “Dua hari lalu, saya mulai</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gerilya-konten-kreator-lokal-merespons-bencana-besar-di-sumbar-himpun-donasi-dari-medsos-lalu-salurkan-ke-daerah-terisolir/">Gerilya Konten Kreator Lokal Merespons Bencana Besar di Sumbar, Himpun Donasi dari Medsos Lalu Salurkan ke Daerah Terisolir</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Mendapati informasi Palembayan porak-poranda, dikubur lumpur,&nbsp;sebagian kampung terisolir karena jalan putus, Rico Saptahadi, tapi orang mengenalnya sebagai Dalipp, konten kreator Minang populer di dunia maya, mengkoordinir bala bantuan melalui media sosial. Semua itu bermuara, bagaimana bantuan cepat mengalir ke mereka yang membutuhkan, terutama penyintas yang masih sulit dijangkau.</p>



<p>Banjir bandang yang terjadi pada Kamis (27/11/2025), Palembayan menjadi salah satu titik yang paling terisolir. Jalan putus, sinyal lenyap, dan listrik mati berhari-hari. Informasi tersendat, stok makanan habis, dan banyak titik tak bisa ditembus kendaraan roda empat.</p>



<p>Namun di titik-titik gelap itulah Dalipp memilih bergerak. “Dua hari lalu, saya mulai koordinasi bantuan ke Palembayan,” kata Dalipp, Selasa (2/12/2025).</p>



<p>“Karena saya orang Palembayan, saya tahu persis kampung mana yang paling sulit dijangkau.”</p>



<p>Laporan-laporan pertama justru datang dari netizen perantau. Mereka tak bisa menghubungi keluarga di kampung. Sinyal mati. Listrik padam. Akses jalan longsor. Celah informasi itu hanya bisa ditembus lewat media sosial dan Dalipp menjadi simpulnya.</p>



<p>Ia membuka donasi di Instagram. Dalam 24 jam pertama, terkumpul Rp60 juta. Hari kedua melonjak lagi hingga lebih dari Rp100 juta.</p>



<p>“Hari pertama masuk ke rekening Rp.60 juta. Dibelanjakan kemudian dengan sisa Rp.14 juta. Terus naik sampai 50 juta lagi di rekening. Kalau dimutasi hamper Rp.100 juta,” kata Dalip, kemarin.</p>



<p>Dengan akses Padang–Bukittinggi putus, Dalipp mengalihkan jalur bantuan melalui teman-temannya di Bukittinggi. Mereka yang berbelanja, menyalur, dan mengirim hingga batas akhir jalan yang masih bisa dilewati.</p>



<p>Bantuan menuju Matua berhenti di Kampung Pisang. Bantuan ke Palembayan hanya sampai Simpang Patai.</p>



<p>“Setelah mobil mentok, bantuan dilansir pakai motor oleh warga,” katanya. “Anak-anak kampung saya yang jemput ke titik putus,” alumni Ilmu Sejarah Universitas Andalas ini menambahkan.</p>



<p>Proses itu semuanya diatur via media sosial, dari mencari warga yang bisa menjemput, menentukan jorong mana yang paling butuh bantuan, hingga membagikan rute aman bagi relawan.</p>



<p>“Bersuara di sosmed,” ujar Dalipp. “Akhirnya ketemu penghubung di kampung-kampung terisolir.”</p>



<p>Banyak daerah yang dibantu Dalipp sebenarnya tidak berada di titik bencana utama. Rumah warga masih berdiri. Sungai tidak meluap. Namun desa-desa itu terjebak isolasi total.</p>



<p>“Aksesnya tertutup, sinyal tak ada, lampu mati seminggu,” ucapnya. “Stok makanan mulai habis.”</p>



<p>Bantuan paling mendesak bukan hanya beras dan mie instan, tapi juga bensin yang menjadi komoditas paling kritis.</p>



<p>“Karena lampu padam, orang bertahan pakai genset. Tapi bensinnya habis,” katanya.</p>



<p>Selain itu, kebutuhan dasar lain mendesak: telur, makanan kering, diapers, pembalut, dan air mineral untuk lansia.</p>



<p>“Target kami memang daerah terisolir,” ujar Dalipp. “Karena di Padang bantuan banyak. Yang susah dijangkau itu yang harus dikejar.”</p>



<p>Ketika Bantuan Datang dari Jakarta Lewat Konten</p>



<p>Upaya Dalipp dkk. makin meluas saat sebuah koneksi tak terduga terbuka.</p>



<p>Seorang artis Minang di Jakarta, Komo Riki, melihat gerakan ini. Ia kemudian menghubungkan Dalipp ke ulama kondang Gus Miftah.</p>



<p>Hasilnya mengejutkan. “Alhamdulillah, kami dapat bantuan Rp500 juta dari Gus Miftah melalui Komo Riki,” kata Dalipp.</p>



<p>Uang itu langsung dibelanjakan dan diarahkan ke titik-titik yang selama ini tak tersentuh bantuan besar.</p>



<p>“Kami minta bantuan itu di-highlight, supaya jelas pertanggungjawabannya,” ujarnya. “Karena ini permintaan pihak yang berdonasi.”</p>



<p>Jika selama ini dikenal sebagai konten kreator yang wara-wiri di media sosial, kini Dalipp dan kawan-kawan berpacu dengan waktu, mengurus logistik, menembus lumpur, membelah jalan rusak, menyambungkan koordinasi dengan ponsel yang sinyalnya naik turun.</p>



<p>Ia semakin gencar membuat konten bersifat mengggalang bantuan, menyentuh sisi kemanusiaan, dengan mengumumkan kebutuhan nagari atau kampung tertentu, ketika harus melaporkan penyaluran donasi, atau memastikan bahwa bantuan sampai pada orang yang tepat.</p>



<p>“Kami manfaatkan sosial media untuk mengoordinasi semua,” jelasnya. “Itu satu-satunya cara untuk menembus isolasi.” (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/gerilya-konten-kreator-lokal-merespons-bencana-besar-di-sumbar-himpun-donasi-dari-medsos-lalu-salurkan-ke-daerah-terisolir/">Gerilya Konten Kreator Lokal Merespons Bencana Besar di Sumbar, Himpun Donasi dari Medsos Lalu Salurkan ke Daerah Terisolir</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">239492</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Lima Nagari di Agam Masih Terisolasi Karena Akses Terputus</title>
		<link>https://langgam.id/lima-nagari-di-agam-masih-terisolasi-karena-akses-terputus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S. Taufiq]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 23:41:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Galodo]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Palembayan]]></category>
		<category><![CDATA[Salareh Aia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=239463</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211;Lima nagari di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, masih terisolasi lantaran akses jalan terputus dan tertimbun longsor. Sepakan lebih, sekitar 18 ribu jiwa di daerah tersebut terdampak dan membutuhkan bantuan. Lima nagari itu adalah Nagari IV Koto, Nagari Baringin, Nagari Sungai Puar, Nagari Sipinang, serta sebagian wilayah Nagari III Koto Silungkang. Posko bencana mencatat total sekitar 18 ribu jiwa tinggal di kawasan yang terdampak tersebut. Kelompok Siaga Bencana Pemerintahan Nagari III Koto Silungkang, Nasril, mengatakan hingga saat ini pihaknya bersama kepolisian masih membersihkan material lumpur yang menutupi jalan. “Di Nagari III Koto Silungkang saja masih ada sekitar 17</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lima-nagari-di-agam-masih-terisolasi-karena-akses-terputus/">Lima Nagari di Agam Masih Terisolasi Karena Akses Terputus</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong>Lima nagari di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, masih terisolasi lantaran akses jalan terputus dan tertimbun longsor. Sepakan lebih, sekitar 18 ribu jiwa di daerah tersebut terdampak dan membutuhkan bantuan.</p>



<p>Lima nagari itu adalah Nagari IV Koto, Nagari Baringin, Nagari Sungai Puar, Nagari Sipinang, serta sebagian wilayah Nagari III Koto Silungkang. Posko bencana mencatat total sekitar 18 ribu jiwa tinggal di kawasan yang terdampak tersebut.</p>



<p>Kelompok Siaga Bencana Pemerintahan Nagari III Koto Silungkang, Nasril, mengatakan hingga saat ini pihaknya bersama kepolisian masih membersihkan material lumpur yang menutupi jalan. “Di Nagari III Koto Silungkang saja masih ada sekitar 17 titik longsor. Untuk nagari lain saya tidak tahu pasti, tapi kemungkinan ada puluhan titik juga,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).</p>



<p>Longsor tersebut terjadi sejak Senin (24/11/2025) setelah kawasan itu diguyur hujan deras. Material longsor menutup jalan provinsi Lubuk Basung–Bukittinggi serta memutus akses ke sejumlah nagari.</p>



<p>Nasril menyebutkan pembersihan material longsor terkendala biaya operasional alat berat, sebab unit yang mereka gunakan hanya dipinjamkan kepolisian. “Sementara untuk konsumsi dan BBM kami tanggung sendiri. Kendalanya sekarang BBM sudah habis,” katanya.</p>



<p>Jorong Silungkang, Basri Budiman, mengatakan masih ada dua jorong yang terisolir, yaitu Jorong Silungkang dan Tamtaman. Warga tidak bisa keluar dan sangat membutuhkan bantuan makanan.</p>



<p>Ia bersama para pemuda harus menjemput bantuan ke nagari tetangga. Bantuan itu kemudian dipikul ke dalam jorong dengan berjalan kaki sekitar 5 km. “Bantuan kami bawa ke dapur umum untuk diolah menjadi makanan yang dibagikan ke warga,” ujarnya.</p>



<p>Selain itu, ia menyebut sejak hujan lebat akhir November lalu, wilayah Silungkang telah ditetapkan sebagai zona merah longsor. “Warga sudah kami imbau untuk mengungsi karena kondisinya sangat rawan longsor,” katanya.</p>



<p>Kapolres Agam, AKBP Muari, menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk menambah alat berat guna mempercepat pembersihan material longsor. Ia mengatakan selain longsor, terdapat pula jalan terban yang harus dibangun ulang. Hingga kini, belum dapat dipastikan kapan akses jalan bisa dibuka kembali.</p>



<p>“Kendalanya saat ini kekurangan alat berat untuk membuka akses jalan, karena baru tersedia dua unit,” ujarnya. (Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/lima-nagari-di-agam-masih-terisolasi-karena-akses-terputus/">Lima Nagari di Agam Masih Terisolasi Karena Akses Terputus</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">239463</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pencarian Korban Galodo di Salareh Aia Agam, Petugas Terhadang Lumpur Setinggi Bahu</title>
		<link>https://langgam.id/pencarian-korban-galodo-di-salareh-aia-agam-petugas-terhadang-lumpur-setinggi-bahu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S. Taufiq]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 11:43:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Galodo Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Palembayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=239439</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tim gabungan pencari korban banjir bandang atau galado masih terkendala dengan medan yang masih ditimbun lumpur yang cukup tinggi. Salah satunya di daerah Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Bahkan terdapat satu area di Kayu Pasak yang masih belum dijamah secara keseluruhan oleh tim gabungan lantaran lumpur tebal serta kayu berdiameter besar yang menghalangi proses evakuasi. &#8220;Ada satu titik yang cakupan dampak kerusakannya cukup luas sehingga belum bisa dicover yaitu di Kayu Pasak bagian selatan, serta di Sawah Laweh,&#8221; ujar Kapolres Agam AKBP Muari di posko pencarian, Selasa (2/12/2025). Ia menyebutkan, tim gabungan sudah mencoba</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pencarian-korban-galodo-di-salareh-aia-agam-petugas-terhadang-lumpur-setinggi-bahu/">Pencarian Korban Galodo di Salareh Aia Agam, Petugas Terhadang Lumpur Setinggi Bahu</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Tim gabungan pencari korban banjir bandang atau galado masih terkendala dengan medan yang masih ditimbun lumpur yang cukup tinggi. Salah satunya di daerah Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.</p>



<p>Bahkan terdapat satu area di Kayu Pasak yang masih belum dijamah secara keseluruhan oleh tim gabungan lantaran lumpur tebal serta kayu berdiameter besar yang menghalangi proses evakuasi. </p>



<p>&#8220;Ada satu titik yang cakupan dampak kerusakannya cukup luas sehingga belum bisa dicover yaitu di Kayu Pasak bagian selatan, serta di Sawah Laweh,&#8221; ujar Kapolres Agam AKBP Muari di posko pencarian, Selasa (2/12/2025).</p>



<p>Ia menyebutkan, tim gabungan sudah mencoba untuk menjelajahi titik tersebut namun lumpur masih setinggi bahu orang dewasa. Selain itu masih ada aliran sungai baru yang muncul di sana. Dasar untuk pijakan kaki di bawah juga masih lunak sehingga evakuasi ke medan tersebut cukup berat.</p>



<p>Tim pencari korban, terang Muari, kini sedang membersihkan kayu yang menghambat aliran baru sungai tersebut, agar ketinggian lumpur turun terbawa arus air. </p>



<p>&#8220;Namun kondisi cuaca pada hari keenam wilayah Salareh Aia sempat diguyur hujan setengah hari sehingga berdampak pada proses evakuasi,&#8221; bebernya.</p>



<p>Muari mengatakan, kawasan Kayu Pasak area selatan tersebut menjadi salah satu titik fokus penyisiran pencarian korban, sebab ia menduga masih ada korban di lokasi tersebut. </p>



<p>&#8220;Dalam beberapa hari terakhir selalu ada korban yang kami temukan di sana, kemungkinan masih ada korban yang tertimbun di sana,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Ia menegaskan untuk area lain sudah bisa diakses oleh tim pencari termasuk jorong yang terisolir sebelumnya. Beberapa jembatan darurat menggunakan batang pinang telah bisa menghubungkan seluruh wilayah terdampak.</p>



<p>Hingga Selasa siang, tim pencari korban telah menemukan 1 jenazah yang telah dibawa ke RSUD untuk diidentifikasi. &#8220;Sampai siang ini baru satu yang ditemukan,&#8221; tutur Muari.</p>



<p>Sementara itu, data BPBD Agam mencatat jumlah korban meninggal sudah mencapai 106 orang akibat bencana di Kecamatan Palembayan, sedangkan 60 orang lainnya masih hilang.</p>



<p>&#8220;Kami masih mengimbau kepada warga yang anggota keluarganya yang hilang bisa segera melapor ke posko,&#8221; katanya. <strong>(fx/y)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pencarian-korban-galodo-di-salareh-aia-agam-petugas-terhadang-lumpur-setinggi-bahu/">Pencarian Korban Galodo di Salareh Aia Agam, Petugas Terhadang Lumpur Setinggi Bahu</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">239439</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Keenam Pencarian Korban Galodo di Salareh Aia dalam Kondisi Diguyur Hujan</title>
		<link>https://langgam.id/hari-keenam-pencarian-korban-galodo-di-salareh-aia-dalam-kondisi-diguyur-hujan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[S. Taufiq]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 02:51:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Galodo]]></category>
		<category><![CDATA[Palembayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=239403</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Hujan mengguyur Nagari Salareh Aia Timur sejak Selasa subuh (2/12/2025) di hari ke enam pencarian korban banjir bandang atau galodo. Sejak banjir melanda Kamis (27/11/2025) kemarin ini kali wilayah tersebut kembali dituruni hujan. Sebelumnya Salareh Aia Timur cuaca cerah sehingga memudahkan pencarian korban. &#8220;Sejak hari pertama pencarian ini perdana hujan,&#8221; ujar Personel BPBD Iwan, Selasa (2/12/2025). Ia mengatakan pencarian korban galodo tetap dijalankan hari ini. Namun, jika debit air sungai naik pencarian akan di hentikan sementara. Iwan mengatakan, pencarian korban masih merata di sepanjang bentaran sungai, sebab laporan dari masyarakat ada dugaan korban yang tertimbun di pemukiman yang</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hari-keenam-pencarian-korban-galodo-di-salareh-aia-dalam-kondisi-diguyur-hujan/">Hari Keenam Pencarian Korban Galodo di Salareh Aia dalam Kondisi Diguyur Hujan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Hujan mengguyur Nagari Salareh Aia Timur sejak Selasa subuh (2/12/2025) di hari ke enam pencarian korban banjir bandang atau galodo.</p>



<p>Sejak banjir melanda Kamis (27/11/2025) kemarin ini kali wilayah tersebut kembali dituruni hujan. Sebelumnya Salareh Aia Timur cuaca cerah sehingga memudahkan pencarian korban.</p>



<p>&#8220;Sejak hari pertama pencarian ini perdana hujan,&#8221; ujar Personel BPBD Iwan, Selasa (2/12/2025).</p>



<p>Ia mengatakan pencarian korban galodo tetap dijalankan hari ini. Namun, jika debit air sungai naik pencarian akan di hentikan sementara.</p>



<p>Iwan mengatakan, pencarian korban masih merata di sepanjang bentaran sungai, sebab laporan dari masyarakat ada dugaan korban yang tertimbun di pemukiman yang hancur diterjang galodo.</p>



<p>Salah satunya di Sawah Laweh, salah satu jorong paling terdampak akibat galodo. &#8220;Pagi ini kami ke Sawah Laweh, kemarin ada laporan jenazah yang terhimpit batang kayu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Hingga pukul 09.00 WIB, hujan gerimis masih turun di Silareh Aia. Akibatnya tanah material longsor yang sebelumnya mengering kambali menjadi lumpur karena dibasahi hujan. Sejumlah jalan pun sempat tertutup lumpur tebal dan tidak bisa dilintasi. (Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/hari-keenam-pencarian-korban-galodo-di-salareh-aia-dalam-kondisi-diguyur-hujan/">Hari Keenam Pencarian Korban Galodo di Salareh Aia dalam Kondisi Diguyur Hujan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">239403</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BPBD Agam: Korban Bencana Meninggal di Agam Sudah 130 Orang</title>
		<link>https://langgam.id/bpbd-agam-korban-bencana-meninggal-di-agam-sudah-130-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 02:44:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Palembayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=239401</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Badan Penanggunalangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam mencatat per tanggal 1 Desember 2025 total korban meninggal dunia di kabupaten Agam mencapai 130 orang, dengan angka korban tertinggi di Kecamatan Palembayan mencapai 106 orang. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Agam, Abdul Ghofur mengatakan dari 130 orang korban meninggal dunia di seluruh kecamatan se-Kabupaten Agam, dengan Kecamatan Palembayan yang tertinggi. “Tidak hanya tingginya korban meninggal dunia, dari 71 orang korban yang belum ditemukan 61 orang berasal dari Kecamatan Palembayan,” ujarnya, dilansir dari AMC, Selasa (2/12/2025). Ditambahkan saat ini sudah lebih dari 6.300 orang korban mengungsi. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bpbd-agam-korban-bencana-meninggal-di-agam-sudah-130-orang/">BPBD Agam: Korban Bencana Meninggal di Agam Sudah 130 Orang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Badan Penanggunalangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam mencatat per tanggal 1 Desember 2025 total korban meninggal dunia di kabupaten Agam mencapai 130 orang, dengan angka korban tertinggi di Kecamatan Palembayan mencapai 106 orang.</p>



<p>Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Agam, Abdul Ghofur mengatakan dari 130 orang korban meninggal dunia di seluruh kecamatan se-Kabupaten Agam, dengan Kecamatan Palembayan yang tertinggi.</p>



<p>“Tidak hanya tingginya korban meninggal dunia, dari 71 orang korban yang belum ditemukan 61 orang berasal dari Kecamatan Palembayan,” ujarnya, dilansir dari <em>AMC,</em> Selasa (2/12/2025).</p>



<p>Ditambahkan saat ini sudah lebih dari 6.300 orang korban mengungsi. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bpbd-agam-korban-bencana-meninggal-di-agam-sudah-130-orang/">BPBD Agam: Korban Bencana Meninggal di Agam Sudah 130 Orang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">239401</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Korban Ke-4 Tertimbun Longsor di Agam Ditemukan, Total Meninggal Jadi 3 Orang</title>
		<link>https://langgam.id/korban-ke-4-tertimbun-longsor-di-agam-ditemukan-total-meninggal-jadi-3-orang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Nov 2022 04:41:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Palembayan]]></category>
		<category><![CDATA[Utama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=164667</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Tim gabungan akhirnya menemukan korban terakhir tertimbun longsor galian tanah di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (9/11/2022). Korban diketahui bernama Doni (32). Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian mengatakan, kondisi korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia. Dengan demikian, total korban jiwa berjumlah tiga orang. &#8220;Baru ditemukan korban terkahir atas nama Doni. Kondisi pada saat evakuasi kepala terkena alat berat,&#8221; ujar Ferry, Rabu (9/11/2022). Setelah kepala korban kena alat berat, kata Ferry, tim gabungan kemudian menggali tubuh korban. Sebelumnya, saat longsor korban sempat terseret.&#8221;Korban terseret, kalau dalamnya tertimbun tidak begitu dalam, hanya sekitar tiga meter,&#8221; jelasnya.</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/korban-ke-4-tertimbun-longsor-di-agam-ditemukan-total-meninggal-jadi-3-orang/">Korban Ke-4 Tertimbun Longsor di Agam Ditemukan, Total Meninggal Jadi 3 Orang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Tim gabungan akhirnya menemukan korban terakhir tertimbun longsor galian tanah di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (9/11/2022). Korban diketahui bernama Doni (32).</p>
<p>Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian mengatakan, kondisi korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia. Dengan demikian, total korban jiwa berjumlah tiga orang.</p>
<p>&#8220;Baru ditemukan korban terkahir atas nama Doni. Kondisi pada saat evakuasi kepala terkena alat berat,&#8221; ujar Ferry, Rabu (9/11/2022).</p>
<p>Setelah kepala korban kena alat berat, kata Ferry, tim gabungan kemudian menggali tubuh korban. Sebelumnya, saat longsor korban sempat terseret.&#8221;Korban terseret, kalau dalamnya tertimbun tidak begitu dalam, hanya sekitar tiga meter,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Seperti diketahui, longsor galian tanah ini terjadi pada Selasa (8/11/2022) sekitar pukul 15.30 WIB. Total terdapat empat orang pekerja yang tertimbun, satu di antaranya ditemukan selamat yakni Fauzan (22).</p>
<p>Sedangkan korban meninggal adalah Isup (35) Agung Sanjaya (25) yang ditemukan beberapa jam setelah kejadian. Terkahir, tim gabungan baru menemukan jenazah Doni pada pencarian hari kedua. (*/SS)</p>
<p>&#8212;</p>
<h4>Ikuti berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update </strong>di tautan <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a> atau mengikuti Langgam.id di Google News pada <a href="https://news.google.com/publications/CAAiEOFfL6UhA3p22pJaSaYeHlsqFAgKIhDhXy-lIQN6dtqSWkmmHh5b?ceid=ID:id&amp;oc=3">tautan ini</a>.</h4>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/korban-ke-4-tertimbun-longsor-di-agam-ditemukan-total-meninggal-jadi-3-orang/">Korban Ke-4 Tertimbun Longsor di Agam Ditemukan, Total Meninggal Jadi 3 Orang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164667</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Longsor di Palembayan Agam: 3 Korban Sudah Ditemukan, 2 Meninggal</title>
		<link>https://langgam.id/longsor-di-palembayan-agam-3-korban-sudah-ditemukan-2-meninggal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2022 12:51:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agam]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Palembayan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=164635</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Satu lagi korban tertimbun longsor galian tanah di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar) kembali ditemukan. Korban tertimbun dengan kondisi telah meninggal dunia. &#8220;Korban ketiga ditemukan sekitar pukul 17.33 WIB. Korban masih di Klinik Permata Mulia Padang Sawah, Kabupaten Pasaman,&#8221; ujar Kepala Pelaksanaan BPBD Kabupaten Agam, Bambang Warsito, Selasa (8/11/2022). Bambang menyebutkan, total korban yang tertimbun berjumlah empat orang. Untuk sementara, jumlah korban meninggal dua orang, satu korban selamat. &#8220;Satu korban lagi masih dalam proses pencarian. Satu unit truk juga tertimbun,&#8221; katanya. Baca Juga: 4 Warga di Palembayan Agam Tertimbun Longsor: 1 Meninggal Dunia, 2 Lagi Masih</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/longsor-di-palembayan-agam-3-korban-sudah-ditemukan-2-meninggal/">Longsor di Palembayan Agam: 3 Korban Sudah Ditemukan, 2 Meninggal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Satu lagi korban tertimbun longsor galian tanah di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar) kembali ditemukan. Korban tertimbun dengan kondisi telah meninggal dunia.</p>
<p>&#8220;Korban ketiga ditemukan sekitar pukul 17.33 WIB. Korban masih di Klinik Permata Mulia Padang Sawah, Kabupaten Pasaman,&#8221; ujar Kepala Pelaksanaan BPBD Kabupaten Agam, Bambang Warsito, Selasa (8/11/2022).</p>
<p>Bambang menyebutkan, total korban yang tertimbun berjumlah empat orang. Untuk sementara, jumlah korban meninggal dua orang, satu korban selamat.</p>
<p>&#8220;Satu korban lagi masih dalam proses pencarian. Satu unit truk juga tertimbun,&#8221; katanya.</p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong><a href="https://langgam.id/4-warga-di-palembayan-agam-tertimbun-longsor-1-meninggal-dunia-2-lagi-masih-dicari/">4 Warga di Palembayan Agam Tertimbun Longsor: 1 Meninggal Dunia, 2 Lagi Masih Dicari</a></strong></p>
<p>Proses pencarian dilakukan tim gabungan dengan mengerahkan satu unit alat berat. Pencarian juga dibantu masyarakat setempat.</p>
<p>Longsoran galian tanah ini diketahui terjadi pada Selasa (8/11/2022) sekitar pukul 15.30 WIB.</p>
<p>Para korban disinyalir melakukan penggalian tanah tebing dengan cara manual. Namun dari laporan BPBD, curah hujan mengakibatkan tanah tebing longsor sehingga menimbun para korban. (*/SS)</p>
<p>&#8212;</p>
<h4>Ikuti berita Sumatra Barat hari ini, terbaru dan terkini dari Langgam.id.  Anda bisa bergabung di Grup Telegram <strong>Langgam.id News Update </strong>di tautan <a href="https://t.me/langgamid" rel="nofollow">https://t.me/langgamid</a> atau mengikuti Langgam.id di Google News pada <a href="https://news.google.com/publications/CAAiEOFfL6UhA3p22pJaSaYeHlsqFAgKIhDhXy-lIQN6dtqSWkmmHh5b?ceid=ID:id&amp;oc=3">tautan ini</a>.</h4>
<p>&nbsp;</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/longsor-di-palembayan-agam-3-korban-sudah-ditemukan-2-meninggal/">Longsor di Palembayan Agam: 3 Korban Sudah Ditemukan, 2 Meninggal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">164635</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 28/39 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-06 16:29:54 by W3 Total Cache
-->