<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Kasus Mutilasi di Padang Pariaman Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/kasus-mutilasi-di-padang-pariaman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/kasus-mutilasi-di-padang-pariaman/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jun 2025 08:28:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Kasus Mutilasi di Padang Pariaman Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/kasus-mutilasi-di-padang-pariaman/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Keluarga Korban Mutilasi Bantah Pengakuan Terduga Pelaku Soal Adanya Utang</title>
		<link>https://langgam.id/keluarga-korban-mutilasi-bantah-pengakuan-terduga-pelaku-soal-adanya-utang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2025 08:20:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Mutilasi di Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Mutilasi]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=228239</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Keluarga Septia Adinda (25), korban dugaan pembunuhan dan mutilasi di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), tidak terima pengakuan terduga pelaku, Satria Juhanda alias Wanda (25). Terduga pelaku mengaku kepada polisi bahwa korban memiliki utang sebesar Rp3,5 juta. Utang-piutang inilah menjadi pemicu pembunuhan sekaligus mutilasi. &#8220;Enggak pernah, enggak ada anak saya pernah bercerita punya utang sama orang. Saya tidak terima,&#8221; ujar Dasrizal, ayah Septia Adinda kepada wartawan, Jumat (20/6/2025). Dasrizal meminta kepolisian mengungkap kasus ini secara terang, termasuk mendalami motif sebenarnya. Begitupun, agar pelaku dapat dihukum setimpal. &#8220;Kalau saya bisa, bisa eksekusi dia langsung, kalau tidak bisa, hukum</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/keluarga-korban-mutilasi-bantah-pengakuan-terduga-pelaku-soal-adanya-utang/">Keluarga Korban Mutilasi Bantah Pengakuan Terduga Pelaku Soal Adanya Utang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Keluarga Septia Adinda (25), korban dugaan pembunuhan dan mutilasi di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), tidak terima pengakuan terduga pelaku, Satria Juhanda alias Wanda (25).</p>



<p>Terduga pelaku mengaku kepada polisi bahwa korban memiliki utang sebesar Rp3,5 juta. Utang-piutang inilah menjadi pemicu pembunuhan sekaligus mutilasi.</p>



<p>&#8220;Enggak pernah, enggak ada anak saya pernah bercerita punya utang sama orang. Saya tidak terima,&#8221; ujar Dasrizal, ayah Septia Adinda kepada wartawan, Jumat (20/6/2025).</p>



<p>Dasrizal meminta kepolisian mengungkap kasus ini secara terang, termasuk mendalami motif sebenarnya. Begitupun, agar pelaku dapat dihukum setimpal.</p>



<p>&#8220;Kalau saya bisa, bisa eksekusi dia langsung, kalau tidak bisa, hukum mati saja,&#8221; kata dia.</p>



<p>Septia Adinda telah hilang sejak Minggu (15/6/2025). Dasrizal mengaku, keluarga ketika itu telah berupaya melakukan pencarian. Namun tidak membuahkan hasil.</p>



<p>&#8220;Saya mencari ke rumah teman-temannya tidak dapat jawaban,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Usai empat hari hilang, Dasrizal lalu mendapat kabar, ada potongan mayat di Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Ia lalu bergegas pergi.</p>



<p>Potongan tangan menjadi petunjuk awal, bahwa mayat ini adalah Septia Adinda. Pada jari di potong tangan terdapat dua cincin yang terpasang.</p>



<p>&#8220;Saya melihat bahwa itu jenazah anak saya,&#8221; imbuhnya.</p>



<p><strong><a href="https://langgam.id/motif-perempuan-di-sumbar-dimutilasi-dipicu-utang-piutang-jasad-dipotong-10-bagian/">Baca juga: Motif Perempuan di Sumbar Dimutilasi Dipicu Utang-piutang, Jasad Dipotong 10 Bagian</a></strong></p>



<p>Teman-teman Septia Adinda juga mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara. Mereka juga menyakini bahwa potongan mayat itu adalah Septia Adinda, karena cincin didesain dan dipesan khusus.</p>



<p>Dari diketahuinya identitas potongan mayat ini, kepolisian berhasil menyelidiki dalang di balik dugaan pembunuhan dan mutilasi itu adalah Wanda.</p>



<p>Dari kasus mutilasi ini, terungkap juga adanya korban lain yang ikut dibunuh Wanda. Korban lainnya ada dua yaitu mahasiswi bernama Siska Oktavia Rusdi (23), Adek Gustiana (24).</p>



<p>Siska dan Adek telah hilang sejak Januari 2024. Terduga pelaku ternyata membuang dan kubur jasad dua korban ini di dalam sumur tua belakang rumahnya.</p>



<p>Hubungan Siska dengan pelaku adalah pacaran. Korban Adek merupakan teman dari keduanya. (*/y)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/keluarga-korban-mutilasi-bantah-pengakuan-terduga-pelaku-soal-adanya-utang/">Keluarga Korban Mutilasi Bantah Pengakuan Terduga Pelaku Soal Adanya Utang</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228239</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Potongan Paha Diduga Milik Korban Mutilasi di Padang Pariaman Ditemukan</title>
		<link>https://langgam.id/potongan-paha-diduga-milik-korban-mutilasi-di-padang-pariaman-ditemukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2025 13:09:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Mutilasi di Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Mutilasi]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=228187</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Potongan tubuh berupa paha diduga milik Septia Adinda (25) ditemukan di aliran sungai Batang Anai, tepatnya di Korong Duku, Nagari Kasang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (19/6/2025). Korban diduga dibunuh dan dimutilasi oleh Satria Juhanda alias Wanda (25). Sebelumnya, kaki dan badan Septia Adinda juga ditemukan di aliran sungai tersebut. Sementara kepala dan tangan ditemukan di TPI Padang Sarai, Kota Padang. Wali Korong Duku, Ramilis Datuak Pangeran, mengatakan potongan tubuh ini awalnya ditemukan seorang warga pencari pasir. &#8220;Sesuai informasi, ini adalah bagian dari potongan mayat yang ditemukan sebelumnya,&#8221; kata Ramilis kepada wartawan. Potongan tubuh ini sudah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/potongan-paha-diduga-milik-korban-mutilasi-di-padang-pariaman-ditemukan/">Potongan Paha Diduga Milik Korban Mutilasi di Padang Pariaman Ditemukan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Potongan tubuh berupa paha diduga milik Septia Adinda (25) ditemukan di aliran sungai Batang Anai, tepatnya di Korong Duku, Nagari Kasang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (19/6/2025). Korban diduga dibunuh dan dimutilasi oleh Satria Juhanda alias Wanda (25).</p>



<p>Sebelumnya, kaki dan badan Septia Adinda juga ditemukan di aliran sungai tersebut. Sementara kepala dan tangan ditemukan di TPI Padang Sarai, Kota Padang.</p>



<p>Wali Korong Duku, Ramilis Datuak Pangeran, mengatakan potongan tubuh ini awalnya ditemukan seorang warga pencari pasir.</p>



<p>&#8220;Sesuai informasi, ini adalah bagian dari potongan mayat yang ditemukan sebelumnya,&#8221; kata Ramilis kepada wartawan.</p>



<p>Potongan tubuh ini sudah dibawa kepolisian ke Bhayangkara Padang. Dari keterangan terduga pelaku, Septia Adinda dibunuh dan dimutilasi di sebuah kebun pada Minggu (15/6/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.</p>



<p><strong>Dipotong 10 Bagian</strong></p>



<p>Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, mengungkapkan terduga pelaku mengunakan parang untuk mengeksekusi korban.</p>



<p>&#8220;Potongannya, hasil pengakuan pelaku sebanyak 10 potong. Leher, lengan 2, tangan 2, paha 2, betis 2. Baru ditemukan 4 potong,&#8221; ujar Faisol.</p>



<p>Polisi terus mendalami lokasi-lokasi pembuangan potongan tubuh korban. Hal ini akan diketahui dari olah TKP nantinya.</p>



<p>&#8220;Karena potongan tubuh ditemukan berbeda-beda. (Kepala dan tangan) Ini ditemukan beda jalur sungai,&#8221; ucap Faisol.</p>



<p><strong><a href="https://langgam.id/motif-perempuan-di-sumbar-dimutilasi-dipicu-utang-piutang-jasad-dipotong-10-bagian/">Baca juga: Motif Perempuan di Sumbar Dimutilasi Dipicu Utang-piutang, Jasad Dipotong 10 Bagian</a></strong></p>



<p>Dari kasus mutilasi ini, terungkap juga bahwa pelaku membunuh dua perempuan lainnya, yaitu Siska Oktavia Rusdi (23) dan Adek Gustiana (24). Siska adalah pacar pelaku, sementara Adek teman Siska.</p>



<p>Jasad Siska dan Adek dikubur di dalam sumur tua di belakang rumah pelaku. Sebelumnya, mahasiswi ini telah dinyatakan hilang sejak Januari 2024. (*/y)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/potongan-paha-diduga-milik-korban-mutilasi-di-padang-pariaman-ditemukan/">Potongan Paha Diduga Milik Korban Mutilasi di Padang Pariaman Ditemukan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228187</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Ibu dari Korban Perempuan yang Dibunuh Terduga Pelaku Mutilasi di Sumbar Meninggal</title>
		<link>https://langgam.id/ibu-dari-korban-perempuan-yang-dibunuh-terduga-pelaku-mutilasi-di-sumbar-meninggal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2025 10:16:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Mutilasi di Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pembunuhan Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Mutilasi]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=228159</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Suasana duka menyelimuti rumah Siska Oktavia Rusdi (23) di Korong Kampung Apar, Kenagarian Sungai Buluh Utara, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar). Terpal berwarna oranye terpasang di rumah semi permanen ini. Cika&#8211;sapan akrabnya, satu dari tiga korban yang diduga dibunuh oleh Satria Juhanda alias Wanda (25), si terduga pelaku mutilasi. Dua korban lagi adalah Adek Gustiana (24) dan Septia Adinda (25). Untuk Septia Adinda, jasadnya dimutilasi lalu ditemukan di aliran sungai di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang. Sedangkan Cika dan Adek, dibuang ke sumur tua. Cika dan Adek telah hilang sejak Januari 2024. Terduga</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ibu-dari-korban-perempuan-yang-dibunuh-terduga-pelaku-mutilasi-di-sumbar-meninggal/">Ibu dari Korban Perempuan yang Dibunuh Terduga Pelaku Mutilasi di Sumbar Meninggal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Suasana duka menyelimuti rumah Siska Oktavia Rusdi (23) di Korong Kampung Apar, Kenagarian Sungai Buluh Utara, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar). Terpal berwarna oranye terpasang di rumah semi permanen ini.</p>



<p>Cika&#8211;sapan akrabnya, satu dari tiga korban yang diduga dibunuh oleh Satria Juhanda alias Wanda (25), si terduga pelaku mutilasi. Dua korban lagi adalah Adek Gustiana (24) dan Septia Adinda (25).</p>



<p>Untuk Septia Adinda, jasadnya dimutilasi lalu ditemukan di aliran sungai di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang. Sedangkan Cika dan Adek, dibuang ke sumur tua.</p>



<p>Cika dan Adek telah hilang sejak Januari 2024. Terduga pelaku mengakui telah membunuh keduanya lalu dibuang ke sumur di belakang rumahnya.</p>



<p>Ibu Cika, Nila Yusnita (49), sempat mendatangi lokasi sumur, tempat jasad anak tercintanya dibuang. Namun malang, di pertengahan jalan, 500 meter dari lokasi sumur, ia pingsan.</p>



<p><strong><a href="https://langgam.id/polisi-bongkar-sumur-tempat-2-korban-lain-yang-dibunuh-terduga-pelaku-mutilasi-di-sumbar/">Baca juga: Polisi Bongkar Sumur Tempat 2 Korban Lain yang Dibunuh Terduga Pelaku Mutilasi di Sumbar</a></strong></p>



<p>&#8220;Pas kejadian penemuan, ibu Cika ingin ke lokasi. Tapi shock, anaknya sudah ditemukan terkubur di sumur tua,&#8221; ujar Sepupu Cika, Randa Yulianda, Kamis (19/6/2025).</p>



<p>Almarhumah Nila sempat dilarikan ke Puskesmas, namun nyawanya tidak tertolong. Keterangan dokter, kata Randa, ibu Cika alami serangan jantung.</p>



<p>&#8220;Belum dimakamkan, tunggu anaknya dari Jambi dulu. Kemungkinan malam ini dimakamkan,&#8221; ucap Randa.</p>



<p><strong>Cika dan Terduga Pelaku Pacaran</strong></p>



<p>Keberadaan jasad Cika dan Adek diketahui setelah terduga pelaku ditangkap, berdasarkan kasus mutilasi Septia Adinda. Dalam interogasi, terduga pelaku mengaku telah membunuh dua korban lain dan mayatnya dikubur di sumur tua.</p>



<p>Randa mengungkapkan, keluarga Cika tidak menyangka ternyata terduga pelaku adalah orang terdekat. Sebab, Cika dan pelaku telah menjalin hubungan pacaran cukup lama.</p>



<p><strong><a href="https://langgam.id/polisi-tangkap-terduga-pelaku-mutilasi-di-sumbar-ada-2-korban-lain-yang-dibunuh/">Baca juga: Polisi Tangkap Terduga Pelaku Mutilasi di Sumbar, Ada 2 Korban Lain yang Dibunuh</a></strong></p>



<p>Bahkan ketika kedua korban dinyatakan hilang, terduga pelaku juga sempat menemani orang tua Cika untuk melapor ke kepolisian.</p>



<p>&#8220;Awalnya kami curiga dengan pacarnya Adek. Soalnya pelaku ini berkilah, lalu menuduh pacar Adek,&#8221; kata Randa.</p>



<p>&#8220;Kami sempat geledah rumahnya pelaku ini setelah lima hari Cika hilang. Tapi tidak menemukan tanda-tanda. Pelaku sangat tenang seakan tidak melakukan perbuatannya dan santai sekali ketika itu,&#8221; sambungnya.</p>



<p><strong>Dalami Kasus Pembunuhan Cika dan Adek</strong></p>



<p>Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir membenarkan dari keterangan terduga pelaku, ia telah membunuh dua perempuan lainnya. Kuat dugaan, jasad di dalam sumur adalah Cika dan Adek.</p>



<p>&#8220;Berdasarkan keterangan pelaku dua korban lagi. Masih kami dalami, karena tinggal tulang belulang. Dua korban ini kemungkinan dua mahasiswi yang hilang Januari 2024 lalu. Kami cocokkan. Kami masih dalami motifnya. Cara membunuhnya juga kami dalami,&#8221; kata Faisol. <strong>(*/y)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ibu-dari-korban-perempuan-yang-dibunuh-terduga-pelaku-mutilasi-di-sumbar-meninggal/">Ibu dari Korban Perempuan yang Dibunuh Terduga Pelaku Mutilasi di Sumbar Meninggal</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228159</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Motif Perempuan di Sumbar Dimutilasi Dipicu Utang-piutang, Jasad Dipotong 10 Bagian</title>
		<link>https://langgam.id/motif-perempuan-di-sumbar-dimutilasi-dipicu-utang-piutang-jasad-dipotong-10-bagian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2025 07:17:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Mutilasi di Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Pembunuhan Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Mutilasi]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Padang Pariaman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=228138</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Polisi membeberkan motif kasus pembunuhan dan mutilasi perempuan bernama Septia Adinda (25 tahun) ternyata dipicu persoalan utang-piutang. Terduga pelaku dalam kasus ini adalah Satria Juhanda alias Wanda (25). Hasil pemeriksaan, terduga pelaku mengaku korban memiliki utang kepadanya. Saat ditagih, korban tidak bisa melakukan pembayaran sehingga pelaku sakit hati. Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir mengatakan hubungan terduga pelaku dan korban hanya sebatas teman. &#8220;Sakit hati karena ada pinjaman yang belum dibayarkan. Jadi korban pinjam uang ke pelaku sebesar Rp3,5 juta. Itu belum dibayar lalu dilakukan penagihan,&#8221; kata Faisol di Mapolres Padang Pariaman, Kamis (19/6/2025). Dimutilasi di Kebun</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/motif-perempuan-di-sumbar-dimutilasi-dipicu-utang-piutang-jasad-dipotong-10-bagian/">Motif Perempuan di Sumbar Dimutilasi Dipicu Utang-piutang, Jasad Dipotong 10 Bagian</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Polisi membeberkan motif kasus pembunuhan dan mutilasi perempuan bernama Septia Adinda (25 tahun) ternyata dipicu persoalan utang-piutang. Terduga pelaku dalam kasus ini adalah Satria Juhanda alias Wanda (25).</p>



<p>Hasil pemeriksaan, terduga pelaku mengaku korban memiliki utang kepadanya. Saat ditagih, korban tidak bisa melakukan pembayaran sehingga pelaku sakit hati.</p>



<p>Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir mengatakan hubungan terduga pelaku dan korban hanya sebatas teman.</p>



<p>&#8220;Sakit hati karena ada pinjaman yang belum dibayarkan. Jadi korban pinjam uang ke pelaku sebesar Rp3,5 juta. Itu belum dibayar lalu dilakukan penagihan,&#8221; kata Faisol di Mapolres Padang Pariaman, Kamis (19/6/2025).</p>



<p><strong>Dimutilasi di Kebun</strong></p>



<p>Faisol mengungkapkan penyidik masih mendalami keterangan terduga pelaku, termasuk alasannya dengan tega melakukan mutilasi. Tubuh korban dimutilasi sebanyak 10 bagian.</p>



<p>Lokasi eksekusi, terduga pelaku melakukan pembunuhan dan mutilasi adalah kebun. Terduga Pelaku melakukannya pada Minggu (15/6/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Alat yang digunakan, pelaku mengaku mengunakan parang.</p>



<p><strong><a href="https://langgam.id/polisi-potongan-tubuh-diduga-korban-mutilasi-di-sumbar-seorang-perempuan/">Baca juga: Polisi: Potongan Tubuh Diduga Korban Mutilasi di Sumbar Seorang Perempuan</a></strong></p>



<p>&#8220;Potongannya, hasil pengakuan pelaku sebanyak 10 potong. Leher, lengan 2, tangan 2, paha 2, betis 2. Baru ditemukan 4 potong,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Polisi mendalami lokasi-lokasi pembuangan potongan tubuh korban. Hal ini akan diketahui dari olah TKP nantinya.</p>



<p>&#8220;Karena potongan tubuh ditemukan berbeda-beda. Ini beda jalur sungai,&#8221; ucap Faisol.</p>



<p><strong>Cincin di Jari Jadi Petunjuk Pelaku</strong></p>



<p>Pelaku terungkap setelah beberapa bagian potongan tubuh korban ditemukan pada dua hari berturut-turut. Pertama pada Selasa (17/6/2025), ditemukan potongan tubuh tanpa kepala, kaki, tangan di aliran sungai Batang Anai.</p>



<p>Berjarak 3 kilometer, pada Rabu (18/6/2025) ditemukan potongan kaki. Masih di hari yang sama, ditemukan kepada dan tangan di TPI Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.</p>



<p>Faisol menyebutkan, di potongan tangan, terpasang 2 cincin di jari korban. Saat bersamaan, datang warga yang mengaku mengenali cincin tersebut.</p>



<p><strong><a href="https://langgam.id/ada-2-cincin-di-jari-tangan-potongan-tubuh-diduga-korban-mutilasi-di-sumbar/">Baca juga: Ada 2 Cincin di Jari Tangan Potongan Tubuh Diduga Korban Mutilasi di Sumbar</a></strong></p>



<p>&#8220;Ada cincin sekaligus penjelasan dari diduga keluarga korban dan teman, sehingga kami bergerak melakukan penyelidikan. Kemudian ditemukan nama yang kuat dekat dengan korban,&#8221; jelas Faisol.</p>



<p>&#8220;Kami bergerak dan mencari pelaku ini. Tepat jam 02.00 WIB, pelaku mengaku dia yang bunuh berikut dengan bukti-bukti yang kami sita, ada parang dan handphone serta sepeda motor yang dimiliki korban,&#8221; sambungnya. (*/y)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/motif-perempuan-di-sumbar-dimutilasi-dipicu-utang-piutang-jasad-dipotong-10-bagian/">Motif Perempuan di Sumbar Dimutilasi Dipicu Utang-piutang, Jasad Dipotong 10 Bagian</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228138</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Polisi Bongkar Sumur Tempat 2 Korban Lain yang Dibunuh Terduga Pelaku Mutilasi di Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/polisi-bongkar-sumur-tempat-2-korban-lain-yang-dibunuh-terduga-pelaku-mutilasi-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Irwanda Saputra]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2025 05:38:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus Mutilasi di Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Mutilasi]]></category>
		<category><![CDATA[Padang Pariaman]]></category>
		<category><![CDATA[Penemuan Mayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=228133</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Polisi melakukan pengembangan kasus pembunuhan dan mutilasi jasad Septia Adinda (25), potongan mayatnya ditemukan di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang. Terduga pelaku bernama Wanda (25), kini telah ditangkap dan menjalani pemeriksaan intensif. Terbaru, terduga pelaku mengaku juga melakukan pembunuhan terhadap dua perempuan lainnya. Mereka diduga mahasiswi, bernama Siska Oktavia Rusdi (23) dan Adek Gustiana (24). Siska dan Adek telah hilang sejak Januari 2024 silam. Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir mengatakan dari keterangan terduga pelaku, dua korban lainnya ini dibuang ke dalam sumur. Lokasi sumur berada tidak jauh dari lokasi kediaman terduga pelaku yakni di Korong</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-bongkar-sumur-tempat-2-korban-lain-yang-dibunuh-terduga-pelaku-mutilasi-di-sumbar/">Polisi Bongkar Sumur Tempat 2 Korban Lain yang Dibunuh Terduga Pelaku Mutilasi di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Polisi melakukan pengembangan kasus pembunuhan dan mutilasi jasad Septia Adinda (25), potongan mayatnya ditemukan di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang. Terduga pelaku bernama Wanda (25), kini telah ditangkap dan menjalani pemeriksaan intensif.</p>



<p>Terbaru, terduga pelaku mengaku juga melakukan pembunuhan terhadap dua perempuan lainnya. Mereka diduga mahasiswi, bernama Siska Oktavia Rusdi (23) dan Adek Gustiana (24).</p>



<p>Siska dan Adek telah hilang sejak Januari 2024 silam.</p>



<p>Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir mengatakan dari keterangan terduga pelaku, dua korban lainnya ini dibuang ke dalam sumur.</p>



<p>Lokasi sumur berada tidak jauh dari lokasi kediaman terduga pelaku yakni di Korong Lakuak, Nagari Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman.</p>



<p>&#8220;Ini sumur sudah lama. Kondisi sumur seperti biasa,&#8221; ujar Faisol, Kamis (19/6/2025).</p>



<p><strong><a href="https://langgam.id/polisi-tangkap-pelaku-mutilasi-di-sumbar-ada-2-korban-lain-yang-dibunuh/">Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Mutilasi di Sumbar, Ada 2 Korban Lain yang Dibunuh</a></strong></p>



<p>Pantauan di lokasi, tampak lokasi sumur berada di belakang bagian rumah kediaman terduga pelaku. Ratusan warga memadati kawasan ini.</p>



<p>Polisi memasang garis polisi di sekeliling rumah pelaku. Tim inafis dan BPBD terlihat membongkar sumur tersebut untuk mengevakuasi jasad dua korban lainnya yang dibunuh terduga pelaku.</p>



<p>Belum ada keterangan kepolisian bagaimana kondisi jasad korban, apakah meninggal dengan cara dibunuh dan dimutilasi juga. Polisi masih menunggu proses pembongkaran sumur.</p>



<p>&#8220;Nanti hasil autopsi. Pengakuan pelaku menyebut (di sumur) ini kasus sudah lama,&#8221; ucap Faisol.</p>



<p><strong>Dikenal Anak Baik</strong></p>



<p>Sementara itu, warga di sekitar kediaman terduga pelaku tidak menyangka dengan kejadian pembunuhan dan mutilasi ini. Sebab, warga mengenal terduga pelaku sebagai kepribadian yang baik.</p>



<p>Seorang warga setempat, Rosniati (75), menyebut terduga pelaku dikenal anak yang baik dan sangat suka menyapa warga sekitar.</p>



<p>&#8220;Suka nyapa dia. Dari beberapa saudara, dia yang paling baik. Tidak neko-neko orang. Kami tidak menyangka seperti ini dilakukannya,&#8221; ucap Rosniati.</p>



<p>Sepengetahuan Rosniati, terduga pelaku bekerja sebagai seorang satpam di salah satu pabrik bata ringan. Ia tidak mengetahui persis kondisi sumur tempat pelaku membuang dua korban lainnya.</p>



<p>&#8220;Sejak air PDAM masuk, sumur ini tidak terpakai lagi,&#8221; ungkapnya.<strong> </strong>(*/y)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/polisi-bongkar-sumur-tempat-2-korban-lain-yang-dibunuh-terduga-pelaku-mutilasi-di-sumbar/">Polisi Bongkar Sumur Tempat 2 Korban Lain yang Dibunuh Terduga Pelaku Mutilasi di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">228133</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 26/29 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-04 03:06:54 by W3 Total Cache
-->