<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Banjir di Pesisir Selatan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<atom:link href="https://langgam.id/tag/banjir-di-pesisir-selatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://langgam.id/tag/banjir-di-pesisir-selatan/</link>
	<description>Berita Terkini - Berita Terbaru - Berita Hari Ini</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Mar 2024 07:12:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2019/01/cropped-langgam-512a.png?fit=32%2C32&#038;ssl=1</url>
	<title>Berita Banjir di Pesisir Selatan Terbaru Hari Ini &#8211; Langgam.id</title>
	<link>https://langgam.id/tag/banjir-di-pesisir-selatan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">159480384</site>	<item>
		<title>Demokrat Sumbar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan</title>
		<link>https://langgam.id/demokrat-sumbar-salurkan-bantuan-untuk-korban-banjir-dan-longsor-di-pesisir-selatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Mar 2024 07:03:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Palanta]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir di Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=200079</guid>

					<description><![CDATA[<p>InfoLanggam &#8211; Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumatera Barat (Sumbar) menyalurkan bantuan untuk para korban banjir dan longsor di Kabupaten Pesisir Selatan pada Minggu (24/3/2024). Penyaluran bantuan ini dikemas dalam kegiatan bertajuk &#8220;Demokrat Sumbar Peduli dan Berbagi&#8221;. Seperti diketahui, terdapat 16 kecamatan terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Pesisir. Sekertaris Partai Demokrat Sumbar, Doni Harsiva Yandra mengatakan, kegiatan penyaluran bantuan ini dipusatkan di beberapa titik kecamatan yang terdampak bencana. Penyerahan bantuan ini diserahkan langsung oleh Pengurus DPD Partai Demokrat dipimpin oleh Kabakomstra Ari Prima didampingi Korlap Roni Trinoveta bersama sejumlah kader lainnya. &#8220;Yang kami bagikan ada sekitar 3.000-an paket</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/demokrat-sumbar-salurkan-bantuan-untuk-korban-banjir-dan-longsor-di-pesisir-selatan/">Demokrat Sumbar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>InfoLanggam &#8211; </strong>Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumatera Barat (Sumbar) menyalurkan bantuan untuk para korban banjir dan longsor di Kabupaten Pesisir Selatan pada Minggu (24/3/2024).</p>



<p>Penyaluran bantuan ini dikemas dalam kegiatan bertajuk &#8220;Demokrat Sumbar Peduli dan Berbagi&#8221;. Seperti diketahui, terdapat 16 kecamatan terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Pesisir.</p>



<p>Sekertaris Partai Demokrat Sumbar, Doni Harsiva Yandra mengatakan, kegiatan penyaluran bantuan ini dipusatkan di beberapa titik kecamatan yang terdampak bencana. </p>



<p>Penyerahan bantuan ini diserahkan langsung oleh Pengurus DPD Partai Demokrat dipimpin oleh Kabakomstra Ari Prima didampingi Korlap Roni Trinoveta bersama sejumlah kader lainnya.</p>



<p>&#8220;Yang kami bagikan ada sekitar 3.000-an paket sembako dan pakaian,&#8221; kata Doni dalam keterangannya, Senin (25/3/2024).</p>



<p>Doni mengungkapkan, bantuan untuk korban bencana yang disalurkan bersumber dari para pengurus partai serta anggota DPRD dari Fraksi Demokrat. Selain itu, juga terkumpul bantuan dari sejumlah donatur.</p>



<p>&#8220;Kegiatan Demokrat Sumbar Peduli dan Berbagi ini diharapkan bisa membantu para korban yang ditimpa musibah. Apalagi juga banyak rumah yang rusak parah akibat bencana ini,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan telah memperpanjang masa tanggap darurat banjir dan longsor selama 14 hari ke depan atau hingga 4 April 2024. Hal ini sesuai dengan surat keputusan Bupati Pesisir Selatan.</p>



<p>Data Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, total kerugian dari bencana alam ini diperkirakan mencapai Rp1 triliun. Kerugian terbesar yakni ribuan rumah warga rusak berat, sedang hingga ringan.</p>



<p>Termasuk banyak ternak warga yang mati. Selain itu, akibat banjir dan longsor tersebut, dari data BNPB per tanggal 16 Maret 2024, 25 orang dinyatakan meninggal dunia dan empat orang lainnya masih dicari. <strong>(*)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/demokrat-sumbar-salurkan-bantuan-untuk-korban-banjir-dan-longsor-di-pesisir-selatan/">Demokrat Sumbar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">200079</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kerugian Banjir dan Longsor di Pessel Capai Rp1 Triliun, Pemkab: Pendataan Terus Dilakukan</title>
		<link>https://langgam.id/kerugian-banjir-dan-longsor-di-pessel-capai-rp1-triliun-pemkab-pendataan-terus-dilakukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2024 07:06:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir di Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=199820</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Kerugian akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatra Barat (Sumbar), beberapa waktu lalu mencapai Rp1 triliun. Kepala Ex officio Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel, Mawardi Roska mengatakan bahwa data yang sudah masuk dan dianalisis, jumlah kerugian aset daerah maupun harta benda milik masyarakat mencapai Rp1 triliun. &#8220;Mulai dari sarana prasarana (sapras) negara seperti jalan, jembatan, sekolah, puskesmas, fasilitas air minum, juga harta benda masyarakat, rumah, ternak, lahan pertanian, dane tambak. Dari jumlah itu kerugian mencapai angka Rp1 triliun,&#8221; ujar Mawardi dikutip dari pesisirselatankab.go.id, Senin (24/3/2024). Mawardi yang juga Sekretaris Kabupaten (Sekkab)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kerugian-banjir-dan-longsor-di-pessel-capai-rp1-triliun-pemkab-pendataan-terus-dilakukan/">Kerugian Banjir dan Longsor di Pessel Capai Rp1 Triliun, Pemkab: Pendataan Terus Dilakukan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Kerugian akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatra Barat (Sumbar), beberapa waktu lalu mencapai Rp1 triliun.</p>



<p>Kepala Ex officio Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel, Mawardi Roska mengatakan bahwa data yang sudah masuk dan dianalisis, jumlah kerugian aset daerah maupun harta benda milik masyarakat mencapai Rp1 triliun.</p>



<p>&#8220;Mulai dari sarana prasarana (sapras) negara seperti jalan, jembatan, sekolah, puskesmas, fasilitas air minum, juga harta benda masyarakat, rumah, ternak, lahan pertanian, dane tambak. Dari jumlah itu kerugian mencapai angka Rp1 triliun,&#8221; ujar Mawardi dikutip dari pesisirselatankab.go.id, Senin (24/3/2024).</p>



<p>Mawardi yang juga Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pesisir Selatan ini menambahkan bahwa pendataan terus dilakukan dan secara bertahap disampaikan kepada pemerintah. </p>



<p>Hal itu tersebut disampaikan Mawardi saat rapat evaluasi tanggap darurat tahap I dan langkah-langkah kegiatan untuk masa tanggap darurat tahap II pada Minggu (24/3/2024) di ruang Rapat Bupati.</p>



<p>Rapat tersebut dihadiri langsung Bupati Rusma Yul Anwar, Forkopimda Kapolres Pessel, Dandim 0311, Asisten dan para kepala OPD Camat se-Pesisir Selatan, juga dihadiri oleh Basarnas, serta PMI. </p>



<p>Bupati Pessel Rusma Yul Anwar mengatakan, terkait masa tanggap darurat kembali diperpanjang, hal ini karena fakta di lapangan bahwa para korban masih butuh penanganan.</p>



<p>&#8220;Masih ada empat orang lagi yang masih hilang, rumah-rumah penduduk yang belum bisa didiami karena material atau sedimen banjir masih belum tertangani, dan proses pendataan yang terus dilakukan,&#8221; bebernya.</p>



<p>Rusma mengungkapkan, dengan perpanjangan masa tanggap darurat itu, maka proses rehabilitasi dan rekontruksi dapat dilakukan dengan segala sumberdaya yang ada. </p>



<p>Ia mengatakan, bahwa kerugian terbesar akibat bencana ini di antaranya 537 rumah rusak berat, 2.749 rusak sedang, 7.048 rusak ringan.</p>



<p>&#8220;Sementara itu ribuan ternak yang mati, d iantaranya, sapi sebanyak 666 ekor, kerbau 8 ekor, kambing 357 ekor, ayam 36.527 ekor, dan itik sebanyak 19.210 ekor pula,&#8221; kata Rusma. <strong>(*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/kerugian-banjir-dan-longsor-di-pessel-capai-rp1-triliun-pemkab-pendataan-terus-dilakukan/">Kerugian Banjir dan Longsor di Pessel Capai Rp1 Triliun, Pemkab: Pendataan Terus Dilakukan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199820</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Masa Tanggap Darurat Bencana di Pesisir Selatan Diperpanjang 14 Hari</title>
		<link>https://langgam.id/masa-tanggap-darurat-bencana-di-pesisir-selatan-diperpanjang-14-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Mar 2024 03:14:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir di Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=199640</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) memperpanjang masa tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan. Perpanjangan itu terhitung mulai 22 Maret hingga 4 April yang ditetapkan melalui Keputusan Bupati Pesisir Selatan Nomor 100.3.3.2/130/Kpts/BPT-PS/2024 tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan. Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pessel, Mawardi Roska, mengatakan, hal ini dilakukan untuk memaksimalkan penanganan masyarakat yang menjadi korban dan terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 7-8 Maret 2024. &#8220;Masa tanggap darurat bencana 14 hari pertama akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi 7 Maret 2024 lalu berakhir hari ini (21/3).</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/masa-tanggap-darurat-bencana-di-pesisir-selatan-diperpanjang-14-hari/">Masa Tanggap Darurat Bencana di Pesisir Selatan Diperpanjang 14 Hari</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id</strong> &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan (Pessel) memperpanjang masa tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan. Perpanjangan itu terhitung mulai 22 Maret hingga 4 April yang ditetapkan melalui Keputusan Bupati Pesisir Selatan Nomor 100.3.3.2/130/Kpts/BPT-PS/2024 tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan.</p>



<p>Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pessel, Mawardi Roska, mengatakan, hal ini dilakukan untuk memaksimalkan penanganan masyarakat yang menjadi korban dan terdampak bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada 7-8 Maret 2024.</p>



<p>&#8220;Masa tanggap darurat bencana 14 hari pertama akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi 7 Maret 2024 lalu berakhir hari ini (21/3). Karena kondisi di lapangan masih membutuhkan, maka dilakukan penambahan selama 14 hari ke depan. Kami sudah melakukan koordinasi dengan BNPB dan pihak terkait lainnya,&#8221; katanya, dicuplik dari <em>Pesisirselatankab.go.id,</em> Jumat (22/3/2024).</p>



<p>Mawardi menjelaskan bahwa saat ini penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana masih terus dilakukan, termasuk operasional dapur umum bagi warga yang berada di tenda-tenda pengungsian di beberapa titik di Kecamatan Koto XI Tarusan, IV Jurai, dan Kecamatan Sutera.</p>



<p>&#8220;Dengan diperpanjangnya masa tanggap darurat ini, maka upaya maksimal bisa kita lakukan di lapangan terhadap warga yang terdampak bencana tersebut,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Selama masa penambahan tersebut, tim tanggap bencana di lapangan akan tetap melakukan pembukaan akses jalan dan mencari lahan untuk relokasi bagi warga yang menjadi korban bencana alam banjir bandang dan longsor. Hal ini terutama dilakukan terhadap rumah yang tertimbun longsor dan berada pada zona rawan banjir dan longsor.</p>



<p>Mawardi menambahkan bahwa pihaknya juga telah memerintahkan camat dan wali nagari untuk melakukan pendataan terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir dan tanah longsor.</p>



<p>Berdasarkan data sementara, terdapat 489 rumah rusak berat akibat banjir dan tanah longsor.</p>



<p>&#8220;Dari jumlah itu, paling banyak terdapat di Kecamatan Sutera, yakni sebanyak 127 unit, kemudian Linggo Sari Baganti 115 unit, Tarusan 86 unit, Lengayang 83 unit, Kecamatan IV Jurai 49 unit, Batang Kapas 20 unit, dan di kecamatan lainnya sebanyak 8 unit,&#8221; tutupnya. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/masa-tanggap-darurat-bencana-di-pesisir-selatan-diperpanjang-14-hari/">Masa Tanggap Darurat Bencana di Pesisir Selatan Diperpanjang 14 Hari</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199640</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BNPB: Korban ke-25 Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan Ditemukan, 4 Orang Lagi dalam Pencarian</title>
		<link>https://langgam.id/bnpb-korban-ke-25-banjir-dan-longsor-di-pesisir-selatan-ditemukan-4-orang-lagi-dalam-pencarian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Mar 2024 04:37:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir di Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Bnpb]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=199265</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Memasuki hari kesepuluh pencarian korban banjir dan longsor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan mencatat total jumlah korban yang ditemukan meninggal dunia per Sabtu (16/3) sebanyak 25 orang. Korban ke-25 yang ditemukan adalah AZ, anak perempuan berusia lima tahun, warga Nagari Gantiang Mudiak Utara, Kecamatan Sutera. Empat orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian. Menurut keterangan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pesisir Selatan Defrisiswardi, operasi pencarian dan penyelamatan telah melalui hari terakhir perpanjangan masa operasi selama tiga hari. Terkait pencarian empat orang yang masih dilaporkan hilang, selanjutnya akan dibicarakan dengan keluarga korban dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bnpb-korban-ke-25-banjir-dan-longsor-di-pesisir-selatan-ditemukan-4-orang-lagi-dalam-pencarian/">BNPB: Korban ke-25 Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan Ditemukan, 4 Orang Lagi dalam Pencarian</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Memasuki hari kesepuluh pencarian korban banjir dan longsor, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan mencatat total jumlah korban yang ditemukan meninggal dunia per Sabtu (16/3) sebanyak 25 orang. Korban ke-25 yang ditemukan adalah AZ, anak perempuan berusia lima tahun, warga Nagari Gantiang Mudiak Utara, Kecamatan Sutera.</p>



<p>Empat orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.</p>



<p>Menurut keterangan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pesisir Selatan Defrisiswardi, operasi pencarian dan penyelamatan telah melalui hari terakhir perpanjangan masa operasi selama tiga hari. Terkait pencarian empat orang yang masih dilaporkan hilang, selanjutnya akan dibicarakan dengan keluarga korban dan pimpinan daerah.</p>



<p>Dengan penambahan korban yang ditemukan di Pesisir Selatan hari ini, maka total korban banjir dan longsor di wilayah Sumatra Barat mencapai 28 korban meninggal dunia terdiri dari 25 orang warga Kabupaten Pesisir Selatan dan tiga orang warga Kabupaten Padang Pariaman serta korban hilang sebanyak empat orang.</p>



<p>BNPB Dampingi Proses Pendataan Kerusakan Infrastruktur</p>



<p>Sementara proses pencarian dan penyelamatan korban hilang di Pesisir Selatan masih dilaksanakan oleh tim gabungan, Basarnas, dan para relawan, proses pendataan kerusakan infrastruktur dan rumah warga terdampak juga dilaksanakan beriringan.</p>



<p>Hal ini sesuai dengan arahan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., M.M. dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan Banjir dan Longsor Provinsi Sumatra Barat di Kantor Gubernur Sumatra Barat, Kota Padang, Senin (11/3) lalu.</p>



<p>Kepala BNPB mendorong agar upaya pendataan kerusakan infrastruktur dapat diakselarasi sehingga pembangunan rumah relokasi dapat segera dilakukan agar masyarakat terlalu lama menunggu.</p>



<p>Merespons hal tersebut, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansyah datang langsung ke Sumatra Barat guna memimpin Rapat Koordinasi Pendataan Rumah Rusak Terdampak Banjir Longsor Sumatra Barat pada Sabtu (16/3).</p>



<p>Berdasarkan hasil kaji cepat BPBD Provinsi Sumatra Barat tercatat kerusakan rumah warga akibat banjir dan longsor antara lain 1.051 rumah rusak berat, 725 rumah rusak sedang, dan 1.661 rumah rusak ringan.</p>



<p>Selain rumah, banjir dan longsor juga menyebabkan 54 rumah ibadah terdampak, 41 jembatan rusak, 13 saluran irigasi rusak, 29 fasilitas pendidikan terdampak, 64 ruas jalan terdampak, 1,09 juta ha lahan terdampak, 81 fasilits umum dan kantor terdampak, 4 unit sarana kesehatan terdampak, dan 2.221 ekor hewan ternak terdampak. (Rls/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/bnpb-korban-ke-25-banjir-dan-longsor-di-pesisir-selatan-ditemukan-4-orang-lagi-dalam-pencarian/">BNPB: Korban ke-25 Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan Ditemukan, 4 Orang Lagi dalam Pencarian</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199265</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Menteri Sosial Sambangi Lokasi Bencana di Pesisir Selatan</title>
		<link>https://langgam.id/menteri-sosial-sambangi-lokasi-bencana-di-pesisir-selatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Mar 2024 05:05:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir di Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Tri Risma Harini]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=199144</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga korban banjir dan tanah longsor, saat menyambangi lokasi bencana di Kabupaten Pesisir Selatan, kemarin. Pada saat itu, ia juga memberikan bantuan bahan makan cepat saji dan kebutuhan rumah tangga lainnya bagi korban bencana yang dikunjunginya. Setelah Bungo Pasang, Mensos dan rombongan langsung menuju Batang Kapas, dan berhenti diujung jembatan Lubuk Nyiur. Menteri Tri Rismaharini bersama Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar meninjau langsung kondisi ujung jembatan yang amblas. Setelah itu rombongan bergerak ke Sutera, tujuan Nagari Gantiang Mudiak Selatan Surantiah, Batu Bala dan Langgai yang merupakan daerah</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/menteri-sosial-sambangi-lokasi-bencana-di-pesisir-selatan/">Menteri Sosial Sambangi Lokasi Bencana di Pesisir Selatan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga korban banjir dan tanah longsor, saat menyambangi lokasi bencana di Kabupaten Pesisir Selatan, kemarin.</p>



<p>Pada saat itu, ia juga memberikan bantuan bahan makan cepat saji dan kebutuhan rumah tangga lainnya bagi korban bencana yang dikunjunginya.</p>



<p>Setelah Bungo Pasang, Mensos dan rombongan langsung menuju Batang Kapas, dan berhenti diujung jembatan Lubuk Nyiur. Menteri Tri Rismaharini bersama Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar meninjau langsung kondisi ujung jembatan yang amblas.</p>



<p>Setelah itu rombongan bergerak ke Sutera, tujuan Nagari Gantiang Mudiak Selatan Surantiah, Batu Bala dan Langgai yang merupakan daerah terparah diterjang banjir dan tanah longsor.</p>



<p>Setiba di Kayu Aro, Menteri Tri Rismaharini dan rombongan meninjau Dapur Umum Mandiri (DUM) yang sudah beroperasi beberapa hari terakhir yang melayani masyarakat yang terdampak bencana di daerah itu.</p>



<p>Pada kesempatan itu, dicuplik dari <em>pesisirselatankab.go.id,</em> juga datang rombongan Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi dan bergabung di tenda DUM lalu bersama-sama melanjutkan perjalanan ke Batu Bala.</p>



<p>Pada beberapa kesempatan Menteri Risma turun sembari memberikan petunjuk dan instruksi. Salah satu yang menjadi atensi terkait dengan&nbsp; penambahan tanki-tanki air bersih yang bersumber dari pegunungan sekitar.</p>



<p>Secara gerak cepat Menteri Tri Rismaharini minta bawahannya jika diperlukan untuk menambah DUM dan mendistribusikan pakaian yang sudah disiapkan. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/menteri-sosial-sambangi-lokasi-bencana-di-pesisir-selatan/">Menteri Sosial Sambangi Lokasi Bencana di Pesisir Selatan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">199144</post-id>	</item>
		<item>
		<title>IKPS Riau Dirikan Posko Kemanusian Galang Bantuan ke Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan</title>
		<link>https://langgam.id/ikps-riau-dirikan-posko-kemanusian-galang-bantuan-ke-warga-terdampak-banjir-dan-longsor-di-pesisir-selatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2024 14:31:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir di Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Perantau Minang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=198947</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Keluarga besar Pesisir Selatan yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Pesisir Selatan (IKPS) Riau dirikan Posko Bantuan Kemanusian bagi warga terdampak korban bencana alam banjir serta longsor di kampung halaman. Ketua IKPS Riau, Datuak Jhon Sastri didampingi Sekretaris IKPS Riau Zulpardisyah menyebutkan donasi yang terkumpul segera disalurkan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan. &#8220;Kita mengumpulkan sumbangan, baik berupa uang tunai, maupun pakaian layak pakai&#8221; ujar Datuak Jhon Satri, Selasa, (12/3/2024). Bagi warga ingin menyumbangkan pakaian, sembako serta uang dan lainnya bisa langsung mengantarkannya ke Posko Kemanusian Korban Banjir Pesisir Selatan di Percetakan CV Gema Lestari, Jalan Nenas atau Utama, Sukajadi,</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ikps-riau-dirikan-posko-kemanusian-galang-bantuan-ke-warga-terdampak-banjir-dan-longsor-di-pesisir-selatan/">IKPS Riau Dirikan Posko Kemanusian Galang Bantuan ke Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Keluarga besar Pesisir Selatan yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Pesisir Selatan (IKPS) Riau dirikan Posko Bantuan Kemanusian bagi warga terdampak korban bencana alam banjir serta longsor di kampung halaman.</p>



<p>Ketua IKPS Riau, Datuak Jhon Sastri didampingi Sekretaris IKPS Riau Zulpardisyah menyebutkan donasi yang terkumpul segera disalurkan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan.</p>



<p>&#8220;Kita mengumpulkan sumbangan, baik berupa uang tunai, maupun pakaian layak pakai&#8221; ujar Datuak Jhon Satri, Selasa, (12/3/2024).</p>



<p>Bagi warga ingin menyumbangkan pakaian, sembako serta uang dan lainnya bisa langsung mengantarkannya ke Posko Kemanusian Korban Banjir Pesisir Selatan di Percetakan CV Gema Lestari, Jalan Nenas atau Utama, Sukajadi, Pekanbaru.</p>



<p>Datuak Jhon Satri mengatakan bantuan dari warga Riau sudah disalurkan sebagian ke warga terdampak di Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan.</p>



<p>&#8220;Lumpo kami dapat info juga termasuk lokasi yang terendam dan kondisi masyarakat butuh makanan dan pakaian&#8221; sebutnya didampingi Ketua Bampers, Sesmardi dan Son Makuwan.</p>



<p>Menurut Datuak Jhon Satri warga rantau sangat peduli terhadap penderitaan yang dialami oleh orang kampung.</p>



<p>&#8220;Kami atas nama perkumpulan turut prihatin dan empati yang besar atas musibah yang terjadi&#8221; tuturnya.</p>



<p>Tokoh-tokoh masyarakat Pessel di perantauan khususnya Riau juga berharap semua pihak khususnya perantau dimanapun berada untuk peduli.</p>



<p>&#8220;Tentu perasaan perantau pasisie dimanapun berada pasti sama, sedih, prihatin dan mendoakan semoga masyarakat yg terkena musibah diberi kesabaran&#8221; harapnya.</p>



<p>Zulpardisyah mengatakan, penggalangan bantuan ini dilakukan oleh seluruh DPD IKPS/BAMPER&#8217;S kabupaten dan kota yg ada di Provinsi Riau dan saat ini masih berlangsung pengumpulan sumbangan tersebut. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/ikps-riau-dirikan-posko-kemanusian-galang-bantuan-ke-warga-terdampak-banjir-dan-longsor-di-pesisir-selatan/">IKPS Riau Dirikan Posko Kemanusian Galang Bantuan ke Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198947</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembersihan dan Perbaikan Konektivitas Jalan Padang-Painan Ditarget Rampung 2 Minggu</title>
		<link>https://langgam.id/pembersihan-dan-perbaikan-konektivitas-jalan-padang-painan-ditarget-rampung-2-minggu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Mar 2024 06:34:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir di Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian pupr]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=198924</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, pembersihan dan perbaikan konektivitas Jalan Raya Padang-Painan di Kabupaten Pesisir Selatan yang sempat lumpuh akibat banjir, ditargetkan rampung dan kembali normal dalam waktu dua minggu. Hal itu disampaikan Basuki saat meninjau penanganan pascabanjir di Pessel pada Senin (11/3/2024). Saat peninjauan itu, ia didampingi Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dan Bupati Pessel, Rusma Yul Anwa. Basuki mengungkapkan, dari 12 kabupaten yang terdampak banjir, 5 kabupaten mengalami kerusakan parah dengan kondisi terparah di Pessel. Saat ini terangnya, jalur lintas barat Sumatra Bengkulu-Painan hingga Padang telah dibuka dan bisa dilalui kendaraan roda empat. Namun material longsoran dan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pembersihan-dan-perbaikan-konektivitas-jalan-padang-painan-ditarget-rampung-2-minggu/">Pembersihan dan Perbaikan Konektivitas Jalan Padang-Painan Ditarget Rampung 2 Minggu</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, pembersihan dan perbaikan konektivitas Jalan Raya Padang-Painan di Kabupaten Pesisir Selatan yang sempat lumpuh akibat banjir, ditargetkan rampung dan kembali normal dalam waktu dua minggu.</p>



<p>Hal itu disampaikan Basuki saat meninjau penanganan pascabanjir di Pessel pada Senin (11/3/2024). Saat peninjauan itu, ia didampingi Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dan Bupati Pessel, Rusma Yul Anwa.</p>



<p>Basuki mengungkapkan, dari 12 kabupaten yang terdampak banjir, 5 kabupaten mengalami kerusakan parah dengan kondisi terparah di Pessel. </p>



<p>Saat ini terangnya, jalur lintas barat Sumatra Bengkulu-Painan hingga Padang telah dibuka dan bisa dilalui kendaraan roda empat. Namun material longsoran dan rumah warga terdampak masih dalam tahap pembersihan.</p>



<p>&#8220;Pada jalur ini utamanya ada objek vital Pertamina yang rantai distribusinya ke kabupaten/kota lain tidak boleh terputus, termasuk ke Pelabuhan Teluk Bayur dan pengangkutan CPO dari Bengkulu,&#8221; ujar Basuki dikutip dari akun Instagram Kementerian PUPR pada Selasa (12/3/2024).</p>



<p>&#8220;Untuk itu saya minta jalan yang terdampak longsor sudah bersih semua dalam waktu seminggu,&#8221; ucap Basuki.</p>



<p>Sementara itu terang Basuki, untuk menangani longsor di tepi sungai yang mengikis badan jalan nasional, Kementerian PUPR akan memasang dinding penahan tebing (sheetpile).</p>



<p>Selain itu, Kementerian PUPR juga akan menginvestigasi delapan jembatan gantung di Pessel yang rusak akibat banjir.</p>



<p>&#8220;Kami akan menyurvei jembatan gantung tersebut, apakah perlu diganti karena rusak berat atau bisa diperbaiki. Sedangkan penanganan rumah warga yang rusak masih menunggu hasil pendataan dari BNPB,&#8221; bebernya.</p>



<p>Basuki mengatakan, bahwa untuk pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga terdampak bencana, Kementerian PUPR segera menyiapkan sumur bor. </p>



<p>Hal itu dilakukan sekaligus untuk membantu Pemkab Pessel memulihkan kondisi layanan jaringan air bersih PDAM Kota Painan.<strong> (*/yki)</strong></p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/pembersihan-dan-perbaikan-konektivitas-jalan-padang-painan-ditarget-rampung-2-minggu/">Pembersihan dan Perbaikan Konektivitas Jalan Padang-Painan Ditarget Rampung 2 Minggu</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">198924</post-id>	</item>
		<item>
		<title>100 KK Warga Pesisir Selatan Mengungsi Akibat Banjir</title>
		<link>https://langgam.id/100-kk-warga-pesisir-selatan-mengungsi-akibat-banjir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Aug 2023 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir di Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pengungsian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=186256</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Banjir kembali melanda Pesisir Selatan, Sumatra Barat hingga hari ini, Rabu (16/8/2023). Sebelumnya peristiwa ini diberitakan surut pada Senin kemarin (14/8/2023). BPBD setempat melaporkan masih adanya genangan di rumah warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan mencatat sekitar 100 kepala keluarga (KK) di wilayahnya mengungsi ke tempat aman. Personel BPBD turut membantu warga untuk melakukan evakuasi dari tempat tinggalnya. Beberapa warga berada di beberapa pos pengungsian. Menurut Kepala Bidang Kedarurata dan Logistik BPBD Kabupaten Pesisir Selatan Defrisiswardi, titik pengungsian belum terpusat. “Pengungsian masih tersebar, ada yang di rumah kerabat atau saudara serta gedung serbaguna,” jelasnya. Pantauan</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/100-kk-warga-pesisir-selatan-mengungsi-akibat-banjir/">100 KK Warga Pesisir Selatan Mengungsi Akibat Banjir</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Banjir kembali melanda Pesisir Selatan, Sumatra Barat hingga hari ini, Rabu (16/8/2023). Sebelumnya peristiwa ini diberitakan surut pada Senin kemarin (14/8/2023). BPBD setempat melaporkan masih adanya genangan di rumah warga.</p>



<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesisir Selatan mencatat sekitar 100 kepala keluarga (KK) di wilayahnya mengungsi ke tempat aman. Personel BPBD turut membantu warga untuk melakukan evakuasi dari tempat tinggalnya. Beberapa warga berada di beberapa pos pengungsian.</p>



<p>Menurut Kepala Bidang Kedarurata dan Logistik BPBD Kabupaten Pesisir Selatan Defrisiswardi, titik pengungsian belum terpusat. “Pengungsian masih tersebar, ada yang di rumah kerabat atau saudara serta gedung serbaguna,” jelasnya.</p>



<p>Pantauan BPBD menyebutkan air kembali naik pada Selasa malam (15/8) sehingga pemukiman warga terendam. Sedangkan di Nagari Air Hitam, air cenderung surut dan beberapa titik masih ada genangan.</p>



<p>Upaya darurat yang telah dilakukan yaitu evakuasi warga dan pendistribusian bantuan kepada warga terdampak. Bersama dengan Camat Silaut dan forum pimpinan di tingkat kecamatan, BPBD Kabupaten Pesisir Selatan memberikan bantuan makanan, selimut dan matras. Di samping itu, petugas BPBD masih terus melakukan pendataan warga yang mengungsi ke tempat aman.</p>



<p>Tim kaji cepat BPBD mengidentifikasi kebutuhan mendesak untuk warga terdampak, antara lain makanan siap saji, air bersih dan dukungan pelayanan kesehatan.</p>



<p>Wilayah desa atau nagari terdampak yaitu Nagari Sanbungo, Air Hitam, Sungai Seri, Sungai Pulai, Silaut, Lubuk Bunta, Pasir Binjai, Sungai Sirah, Durian Seribu dan Talang Binja. Wilayah terdampak banjir yang tinggi muka air sempat mencapai 175 cm ini berada sekitar 170 km dari kota utama, Painan.</p>



<p>Tercatat 713 KK atau 2.432 jiwa yang tersebar di desa ini terdampak banjir.</p>



<p>Peringatan dini cuaca hingga hari ini (16/8) dan esok, Provinsi Sumatra Barat masih berpeluang hujan dengan intensitas lebat yang disertai petir atau kilat dan angin kencang. Sedangkan pada periode waktu dua hari ini wilayah Pesisir Selatan berpeluang hujan dengan intensitas ringan.</p>



<p>BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga tetap waspada dan siap siaga dalam menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi basah, meskipun saat ini berada pada musim kemarau. Salah satu langkah kesiapsiagaan, warga dapat menyiapkan tempat evakuasi berbasis komunitas dan menyiapkan ketersediaan logistik jika terjadi banjir yang mengharuskan masyarakat untuk mengungsi. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/100-kk-warga-pesisir-selatan-mengungsi-akibat-banjir/">100 KK Warga Pesisir Selatan Mengungsi Akibat Banjir</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">186256</post-id>	</item>
		<item>
		<title>10 Nagari di Pesisir Selatan Terdampak Banjir</title>
		<link>https://langgam.id/10-nagari-di-pesisir-selatan-terdampak-banjir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Tim Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Aug 2023 09:08:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir di Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Bnpb]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=186186</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Banjir menggenangi sekitar 10 nagari di Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, kemarin, telah surut. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, meskipun banjir telah surut di Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiagakan perahu karet di wilayah terdampak. Tim reaksi cepat BPBD juga bersiaga apabila ada warga membutuhkan evakuasi. Pihaknya telah melakukan asesmen dampak banjir. Kesepuluh nagari terdampak yaitu Nagari Sanbungo, Air Hitam, Sungai Seri, Sungai Pulai, Silaut, Lubuk Bunta, Pasir Binjai, Sungai Sirah, Durian Seribu dan Talang Binja. BPBD Kabupaten Pesisis Selatan mencatat 713 KK terdampak. Namun</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/10-nagari-di-pesisir-selatan-terdampak-banjir/">10 Nagari di Pesisir Selatan Terdampak Banjir</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211;</strong> Banjir menggenangi sekitar 10 nagari di Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, kemarin, telah surut. </p>



<p>Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, meskipun banjir telah surut di Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiagakan perahu karet di wilayah terdampak. Tim reaksi cepat BPBD juga bersiaga apabila ada warga membutuhkan evakuasi. Pihaknya telah melakukan asesmen dampak banjir.</p>



<p>Kesepuluh nagari terdampak yaitu Nagari Sanbungo, Air Hitam, Sungai Seri, Sungai Pulai, Silaut, Lubuk Bunta, Pasir Binjai, Sungai Sirah, Durian Seribu dan Talang Binja.</p>



<p>BPBD Kabupaten Pesisis Selatan mencatat 713 KK terdampak. Namun demikian tidak ada laporan korban jiwa atau pun warga yang melakukan pengungsian.</p>



<p>Fenomena banjir terjadi setelah hujan lebat berlangsung pada Senin (14/7), pukul 16.00 WIB.</p>



<p>Peringatan dini cuaca hingga esok hari (16/8), Provinsi Sumatra Barat masih berpeluang hujan dengan intensitas lebat yang disertai petir atau kilat dan angin kencang. </p>



<p>Sedangkan wilayah Pesisir Selatan berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Selasa ini (15/8).</p>



<p>BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk waspada dan siap siaga dalam menghadapi potensi bahaya hidrometeorologi basah, seperti banjir, tanah longsor dan angin kencang. Salah satu langkah kesiapsiagaan, warga dapat menyiapkan tas siaga bencana apabila harus melakukan evakuasi ke tempat pengungsian. (*/Yh)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/10-nagari-di-pesisir-selatan-terdampak-banjir/">10 Nagari di Pesisir Selatan Terdampak Banjir</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">186186</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Daerah di Sumbar</title>
		<link>https://langgam.id/banjir-dan-longsor-terjang-sejumlah-daerah-di-sumbar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[M. Afdal Afrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 May 2023 06:41:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir di Pesisir Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://langgam.id/?p=181723</guid>

					<description><![CDATA[<p>Langgam.id &#8211; Hujan dengan intensitas tinggi di Sumatra Barat (Sumbar) sejak kemarin sampai saat ini menyebabkan beberapa daerah di Sumbar mengalami banjir dan longsor. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Rumainur mengatakan, daerah yang sangat terdampak banjir adalah Kabupaten Pesisir Selatan, sedangkan mengenai tanah longsor terjadi di Kabupaten Agam. Sampai saat ini, sambungnya, hujan deras masih terjadi dibeberapa daerah itu. “Di Pessel itu dampak banjir tersebar di empat Kecamatan. Mulai dari Kecamatan Lengayang, Kecamatan Batang Kapas, Kecamatan Rahul, dan Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan. Untuk korban tidak ada,” katanya saat dihubunggi langgam.id, Minggu (7/5/2023). Lebih lanjut, menurutnya banjir ini</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/banjir-dan-longsor-terjang-sejumlah-daerah-di-sumbar/">Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Daerah di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Langgam.id &#8211; </strong>Hujan dengan intensitas tinggi di Sumatra Barat (Sumbar) sejak kemarin sampai saat ini menyebabkan beberapa daerah di Sumbar mengalami banjir dan longsor.</p>



<p>Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Rumainur mengatakan, daerah yang sangat terdampak banjir adalah Kabupaten Pesisir Selatan, sedangkan mengenai tanah longsor terjadi di Kabupaten Agam. Sampai saat ini, sambungnya, hujan deras masih terjadi dibeberapa daerah itu. </p>



<p>“Di Pessel itu dampak banjir tersebar di empat Kecamatan. Mulai dari Kecamatan Lengayang, Kecamatan Batang Kapas, Kecamatan Rahul, dan Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan. Untuk korban tidak ada,” katanya saat dihubunggi langgam.id, Minggu (7/5/2023).</p>



<p>Lebih lanjut, menurutnya banjir ini disebabkan oleh meluapnya sungai di sana. Untuk kecamatan Lengayang, ia menyebut ketinggian air lebih kurang 2 meter. Korban yang terdampak menurutnya tersebar di 120 rumah warga di Lakitab Timur.</p>



<p>Selain itu, ia menambahkan, untuk Kecamatan Batang Kapas banjir terjadi di sejumlah nagari. Nagari itu mulai dari Nagari Kampung Jambak Bagari IV Koto Ilir dan Kampung Gurun Lae dan Nagari Sungai Nyalo.</p>



<p>“Ketinggian air lebih kurang 120 centimeter. Banjir juga merendam rumah warga dan berdampak ke 10 hektare lahan pertanian di Nagari itu. Sehingga juga menyebabkan terputusnya akses jalan beberapa nagari disana,” jelasnya.</p>



<p>Rumainur menambahkan, di Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan terdampat 150 rumah yang terdampak banjir, 150 rumah itu tersebar di empat nagari.</p>



<p>“Saat ini hujan sudah mulai reda, semoga ketingian air cepat menyusut,” ungkapnya.</p>



<p>Sedangkan mengenai longsong, ia menyebut longsor terjadi di empat Kecamatan di Agam. Titik longsor itu menurutnya terjadi mulai di Kecamatan Malalak di Jorong Ambacang Nagari Malalak Timur. Katanya, dampak lonsor itu menutupi akses jalan dengan ketinggian material 1 meter lebih, serta panjang 15 meter lebih.</p>



<p>“Tadi laporan yang saya dapat saat ini sedang proses pembersihan, sebelumnya akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan roda 2 maupun roda 4,” jelasnya.</p>



<p>Menurutnya, di Kecamatan Ampek Nagari Longsor juga menutupi badan jalan yang berdampak tertutupnya saluran irigasi dan juga menimpa tiang Telkom. Sedangkan mengenai jalan disana, katanya kondisi jalan sudah bisa dilalui kembali sejak pukul 07.50 WIB.</p>



<p>“Untuk Kecamatan Palembayan, longsor menutupi ruas jalan Provinsi sepanjang 10 meter lebih kurang, serta ketinggian longsor 2 meter. Dan juga mengakibatkan terputusnya akses jalan Matur dan Padang Koto Gadang,”ujarnya.</p>



<p>Menurutnya, sampai saat ini material longsor sedang dibersihkan. Ia juga berharap pada masyarakat agar tetap berhati-hati karena curah hujan di Sumbar yang tergolong tinggi. (YH)</p>
<p>The post <a href="https://langgam.id/banjir-dan-longsor-terjang-sejumlah-daerah-di-sumbar/">Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Daerah di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://langgam.id">Langgam.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">181723</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 24/93 objects using Redis
Page Caching using Disk: Enhanced 
Content Delivery Network Full Site Delivery via cloudflare
Fragment Caching 3/5 fragments using Redis

Served from: langgam.id @ 2026-04-12 19:36:17 by W3 Total Cache
-->