Status Padang Kembali PPKM Level 4 Saat PTM Terbatas Dimulai

sekolah tatap muka

Ilustrasi sekolah. [pixabay.com]

Langgam.id – Kota Padang kembali berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4. Penetapan status ini disampaikan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam konferensi pers secara virtual, Senin (4/10/2021).

Status PPKM level 4 tersebut diperpanjang dari tanggal 5 sampai 18 Oktober 2021. Dalam aturan PPKM level 4, Proses Belajar Mengajar (PBM) di satuan pendidikan dilaksanakan melalui pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Sementara itu Pemerintah Kota Padang telah menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang hari pertamanya dilaksanakan pada Senin (4/10/2021).

Penjabat Sekretaris Kota (Sekko) Padang, Arfian mengakui, pihaknya baru saja mendapatkan informasi tersebut tentang status level PPKM di Kota Padang masih berada di level 4.

“Kota Padang masih di level 4, padahal kami sudah menyelenggarakan PTM terbatas di seluruh sekolah. Jadi tentu dengan keputusan ini kami akan lakukan koordinasi lagi untuk mengambil langkah selanjutnya,” kata Arfian, Senin (4/10/2021).

Arfian mengaku bingung dengan kebijakan maupun keputusan yang diambil oleh pemerintah pusat yang masih menetapkan status PPKM Kota Padang masih berada di level 4. Padahal, seluruh indikator agar bisa turun ke level 3 sudah terpenuhi.

Salah satu indikator, kata dia, capaian vaksinansi covid-19 sudah memenuhi standar telah ditetapkan. Saat ini capaian vaksinansi covid-19 di Kota Padang lebih dari 37 persen.

“Tentunya dengan keputusan ini, kami akan segera melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait apalagi kami telah mengambil kebijakan untuk pelaksanaan PTM terbatas,” ujarnya.

Baca Juga

Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Pakar Hukum Tegaskan Pelaku VCS Bupati Limapuluh Kota Tak Bisa Restorative Justice Meski Dimaafkan
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Safni Editan, Pakar Hukum: Harus Uji Digital Forensik, Tak Bisa Pengakuan Pelaku Saja
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Pembuat Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Ternyata Narapidana di Jambi, Polisi Malah Upayakan RJ
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Tanpa Libatkan Pakar, Polisi Sebut Rekaman VCS Bupati Limapuluh Kota Safni Hasil Editan
Djangan sekali-kali meninggalkan sedjarah! Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sedjarahnya sendiri. Dari sedjarah
Gala Adat dan Pertaruhan Marwah
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar
Profil Riki Chandra, Alumni Komunikasi Penyiaran Islam UIN IB yang Jadi Anggota KPID Sumbar