InfoLanggam - Pimpinan Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang periode 2025–2029 melakukan silaturahmi dengan Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah di Istana Gubernur, Jumat (29/8/2025).
Rombongan dipimpin langsung Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof Dr H Martin Kustati MPd bersama para wakil rektor dan jajaran pimpinan lainnya. Pertemuan ini menjadi ajang perkenalan sekaligus penyampaian agenda strategis kampus yang membutuhkan dukungan pemerintah daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Martin menyampaikan sejumlah program penting. Di antaranya SEIBA International Festival yang akan digelar selama sepekan pada akhir September hingga awal Oktober 2025, serta Festival Ekoteologi yang juga dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2025.
“Kedua agenda ini akan menghadirkan tamu nasional dan internasional, sehingga dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatra Barat sangat kami harapkan,” ungkap Martin.
Kemudian, Martin juga memaparkan rencana pembentukan Badan Wakaf UIN Imam Bonjol Padang sebagai upaya memperkuat ekosistem pendanaan sosial-keagamaan.
Ia menyebutkan, pengelolaan wakaf yang profesional diharapkan mampu menopang pengembangan kampus secara berkelanjutan.
Di bidang akademik, UIN Imam Bonjol mendorong kerja sama dengan Dinas Pendidikan Sumbar untuk meningkatkan minat masyarakat pada Fakultas Sains dan Teknologi.
“Ini langkah awal kami memperkuat peran fakultas agar semakin relevan dan berdampak,” beber Martin.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh. Ia menegaskan bahwa hal pertama yang ingin ia sampaikan adalah ucapan selamat kepada Rektor.
“Pertama-tama, saya ucapkan selamat kepada Ibu Rektor Prof Dr H Martin Kustati MPd yang kembali dipercaya memimpin UIN Imam Bonjol Padang. Mudah-mudahan periode kepemimpinan ini semakin sukses. InsyaAllah, Pemprov Sumbar akan mendukung agenda-agenda internasional kampus, termasuk penguatan ekonomi Islam, pengembangan green economy, serta penguatan ketahanan keluarga di Sumatra Barat,” sebutnya. (*)